Eratani dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Siap Bersinergi melalui Pemanfaatan Teknologi Modern - Koran Mandalika

Eratani dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan Siap Bersinergi melalui Pemanfaatan Teknologi Modern

Rabu, 4 Desember 2024 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulawesi Selatan, 4 Desember 2024 – Eratani, perusahaan agritech yang memberikan pendampingan pertanian di Indonesia kembali memperkuat komitmennya dalam mentransformasi pertanian nasional dengan memanfaatkan teknologi modern seperti drone dan citra satelit. Upaya ini selaras dengan misi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan, dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan kemandirian pangan. Dalam kunjungan resmi ke Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, Eratani disambut hangat oleh Kepala Dinas, Ir. H. Imran Jausi, M.Pd. Pertemuan ini menandai awal dari potensi kolaborasi yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta keberlanjutan lingkungan dalam sektor pertanian di Sulawesi Selatan.

Sebagai salah satu lumbung padi nasional, Sulawesi Selatan mencatat produksi GKG (Gabah Kering Giling) sebesar 4,88 juta ton pada tahun 2023, menjadikannya salah satu pilar utama ketahanan pangan Indonesia. Bahkan, pada tahun 2022, provinsi ini berkontribusi signifikan terhadap kebutuhan beras nasional dengan menyumbang 25-30% dari total produksi nasional, sekaligus menduduki peringkat pertama dalam pengadaan dan penyaluran beras. Kontribusi menunjukkan potensi besar dalam mendukung kedaulatan pangan nasional. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, penerapan teknologi pertanian modern menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi, mengurangi risiko, serta mendorong pendapatan dan daya saing petani di Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Wonderweeks di Hublife: Temukan Cerita Seru, Mainan Baru, hingga Penawaran Menarik

Kunjungan Eratani ke Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ir. H. Imran Jausi, M.Pd., Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, menyatakan, “Teknologi drone dan satelit yang baru saja diperkenalkan oleh Eratani memiliki potensi besar dalam mempercepat modernisasi dan mengubah wajah pertanian di Sulawesi Selatan. Dengan teknologi yang lebih canggih dan presisi, kami dapat meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan hasil pertanian, serta mengurangi risiko bagi petani. Kami percaya bahwa inovasi ini akan menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, menjadikan pertanian di Sulawesi Selatan lebih maju dan berkelanjutan.”

Adwin Pratama Anas, VP Operations Eratani, menambahkan, “Kami melihat potensi besar dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi ke Sulawesi Selatan, yang dapat menjadi pendorong utama untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing petani Sulawesi Selatan. Dengan informasi yang lebih tepat dan relevan, kami percaya petani dapat membuat keputusan yang lebih cerdas, mengoptimalkan hasil pertanian, mengurangi pemborosan, dan mempercepat proses adaptasi terhadap tantangan pertanian modern. Teknologi ini akan berperan penting dalam memastikan keberlanjutan pertanian, mendukung ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani secara keseluruhan.”

Baca Juga :  Kredit Plastik Semakin Populer. Platform Ini Ingin Mempertahankan Transparansi.

Perkenalan Eratani sebagai perusahaan yang memberikan pendampingan pertanian di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi modern.

Penggunaan drone dalam pertanian modern memberikan beragam manfaat yang signifikan, mulai dari pemupukan hingga penyemprotan pestisida. Dengan kemampuan menjangkau area sawah yang luas secara cepat dan akurat, drone dapat mempercepat perawatan tanaman padi, meningkatkan efisiensi penggunaan bahan, mengurangi pemborosan, serta memastikan tindakan perawatan dilakukan tepat waktu. Di sisi lain, teknologi satelit memberikan kemampuan untuk memantau lahan secara komprehensif, menyediakan data yang terkait dengan kondisi tanaman, kelembaban tanah, dan kesehatan tanaman secara lebih rinci. 

Dengan kombinasi kekuatan drone dan satelit, para petani dapat membuat keputusan berbasis data yang lebih presisi dan terinformasi, yang berdampak pada peningkatan produktivitas, efisiensi, serta keberlanjutan lingkungan dalam sektor pertanian. Penjajakan ini diharapkan dapat dilanjutkan ke tahap studi kelayakan yang lebih mendalam serta langkah-langkah implementasi yang lebih praktis di lapangan. Eratani siap menggali potensi kerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan untuk membuka peluang baru dalam mempercepat transformasi menuju pertanian modern di Indonesia.

Berita Terkait

Bawa Pulang Penghargaan Regional, IndoPsyCare Perkuat Layanan Mental Nasional Lewat Peresmian Klinik Utama
Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%
PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya
Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan
Panduan Memberikan Susu pada Anak Kucing Sesuai Kebutuhan
Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:50

Mensos Ajak Seluruh Kades di NTB Hidupkan Puskesos

Kamis, 16 April 2026 - 17:57

Refleksi atas Instruksi Ketua Umum dan Kegelisahan Lapangan tentang Ketahanan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 16:34

Kemiskinan di NTB Turun Drastis dalam Setahun Terakhir

Rabu, 15 April 2026 - 18:11

Pengiriman Ternak 2026 Lebih Tertata, NTB Klaim Sistem Makin Membaik

Selasa, 14 April 2026 - 18:16

Sekolah Rakyat di NTB Jadi Harapan Baru Anak Rentan, Fasilitas Lengkap dan Aman

Selasa, 14 April 2026 - 16:37

Wamendikdasmen Tegas: Iuran Sekolah Boleh, Tapi Pungli Haram

Senin, 13 April 2026 - 15:41

Pemrpov NTB Gelontorkan Dana Rp 128 Miliar untuk Program Desa Berdaya Tahun Ini

Minggu, 12 April 2026 - 11:05

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Berita Terbaru