Fenomena Pak Ogah Menjamur, Kadishub Loteng: Anggap Sukarelawan - Koran Mandalika

Fenomena Pak Ogah Menjamur, Kadishub Loteng: Anggap Sukarelawan

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Fenomena pengatur lalu lintas liar atau yang dikenal dengan sebutan Pak Ogah menjamur di Kabupaten Lombok Tengah.

Kepala Dinas Perhubungan Lombok Tengah Lalu Herdan menjelaskan hal itu memang tidak memiliki izin operasi.

“Itu inisiatif mereka (Pak Ogah, red) untuk membantu kelancaran lalu lintas,” kata Lalu Herdan, Kamis (22/2).

Pihaknya tidak memungkiri bahwa operasi tersebut menimbulkan pro kontra di tengah masyarakat atau pengguna jalan.

“Pada situasi tertentu kadang mereka sangat dibutuhkan,” ujar Lalu Herdan.

Pria yang pernah menjabat Kabag Humas Lombok Tengah itu mengatakan pekerjaan menjadi Pak Ogah dianggap cukup menjanjikan sehingga mereka tetap bertahan meski berada di bawah terik matahari.

Baca Juga :  Begini Kronologis Keracunan Puluhan Siswa SDN Mentokok

“Kami anggap mereka sebagai sukarelawan yang cukup membantu dalam hal penertiban lalu lintas,” jelas Lalu Herdan.

Dia mengaku selama ini belum menerima keluhan dari masyarakat terkait keberadaan Pak Ogah.

“Biarkan saja, toh juga mereka cukup membantu dalam penertiban lalu lintas,” tambah Lalu Herdan. (wan)

Berita Terkait

FP4 NTB Tuntut Keseriusan Pol PP Tegakkan Perda Nomor 6 Tahun 2012
Dugaan Pungutan Biaya Perpisahan SD, FP4 NTB Bakal Surati Pemda
Komisi IV DPRD Loteng Usul Perbup Terkait Aturan Kecimol
Tax Gathering KPP Praya dengan Pemkab Loteng, Bahas Apa?
Bawaslu Lombok Tengah Buka Pendaftaran PKD, Segini Gajinya
Kasus Penyerangan di Meninting, Pemkab Loteng Upayakan Damai
Wacana Pembentukan Kabupaten Mandalika Mencuat, Ketua DPRD: Sah-sah Saja
Begini Kronologis Keracunan Puluhan Siswa SDN Mentokok

Berita Terkait

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:22

Tiga Risiko yang Berpotensi Hambat Indonesia Emas 2045?

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:18

Produk Tembakau Alternatif Tekan Penyakit Akibat Kebiasaan Merokok

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:13

Memahami Kejahatan Siber di Era Serba Digital

Jumat, 21 Juni 2024 - 16:00

Buka Peluang Lebih Dini untuk Kerja, BINUS University Hadirkan Kuliah 2,5 Tahun

Jumat, 21 Juni 2024 - 15:57

Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Beralih dari Kebiasaan Merokok

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:19

VRITIMES Memperkuat Kerjasama Media dengan NasionalDetik.com, Wartaperubahan.online, Kriminal24.com, dan Bara-News.com

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:00

Golden Rama Hadirkan Deal of the Month Sebagai Salah Satu Strategi Penjualan Unggulan

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:26

PERTAMA HADIR DI INDONESIA LIBURAN BERSAMA FINN DAN BORA DI BEBEFINN PLAYTIME – MALL OF INDONESIA

Berita Terbaru

Teknologi

Tiga Risiko yang Berpotensi Hambat Indonesia Emas 2045?

Jumat, 21 Jun 2024 - 16:22

Teknologi

Memahami Kejahatan Siber di Era Serba Digital

Jumat, 21 Jun 2024 - 16:13