Gadget Rusak? Ini yang Harus Diperhatikan Saat Ingin Mengganti HP - Koran Mandalika

Gadget Rusak? Ini yang Harus Diperhatikan Saat Ingin Mengganti HP

Rabu, 8 Oktober 2025 - 21:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Smartphone sudah jadi bagian penting dari hidup kita. Dari urusan kerja, hiburan, sampai belanja, hampir semuanya bisa dilakukan lewat layar kecil ini. Namun, bagaimana kalau gadget kesayanganmu mulai bermasalah? Misalnya baterai cepat habis, layar retak, atau performa yang makin lemot.

Sebelum buru-buru mengganti dengan model terbaru, ada baiknya kamu mempertimbangkan beberapa hal berikut.

1. Apakah HP masih bisa diperbaiki?

Kadang, kerusakan kecil seperti layar retak, tombol macet, atau baterai drop masih bisa diatasi dengan servis. Biayanya jauh lebih murah dibanding beli HP baru. Coba cek dulu berapa estimasi biaya perbaikan di service center. Kalau biaya servis lebih dari separuh harga HP baru, barulah kamu bisa mulai mikir ganti gadget.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Kebutuhan atau keinginan?

Banyak orang tergoda upgrade HP hanya karena model baru terlihat keren. Padahal, pertanyaannya, apakah fitur HP baru itu benar-benar kamu butuhkan? Misalnya kamera dengan zoom super tinggi mungkin menarik, tapi kalau sehari-hari kamu hanya pakai kamera untuk foto makanan atau selfie sederhana, fitur itu bisa jadi berlebihan.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Liberta Resort Cimande - Bogor, Tren Baru dalam Perhotelan Berkonsep Alam Terpadu

3. Sesuaikan dengan budget

Harga smartphone sekarang sangat bervariasi. Dari yang Rp2 jutaan hingga puluhan juta rupiah. Jangan sampai keinginan memiliki HP flagship malah bikin dompet kering. Buatlah range harga yang sesuai dengan kemampuan finansialmu.

4. Pertimbangkan umur pakai

Saat memilih HP baru, lihat juga daya tahan dan update software yang ditawarkan. HP dengan support pembaruan OS hingga 4–5 tahun tentu lebih worth it daripada yang cepat usang. Ingat, beli gadget itu bukan hanya soal keren di awal, tapi juga investasi penggunaan jangka panjang.

5. Jangan lupa faktor ekosistem

Apakah kamu pengguna Android atau iOS? Biasanya orang lebih nyaman bertahan di ekosistem yang sama karena sinkronisasi data lebih mulus. Misalnya, kamu sudah punya smartwatch, tablet, atau laptop dari brand tertentu. Kalau ganti ke merek lain, bisa jadi tidak sepraktis sebelumnya.

6. Solusi finansial kalau budget terbatas

Kadang, kebutuhan mengganti HP memang mendesak, misalnya karena dipakai untuk kerja remote, bisnis online, atau keperluan belajar. Kalau kondisi ini terjadi tapi tabungan belum cukup, kamu bisa mempertimbangkan opsi pinjaman online dengan cicilan yang sesuai kemampuan.

Baca Juga :  Seru dan Aman, Ini Dia Inspirasi Desain Kolam Renang Apung Keluarga

Dengan pinjaman, kamu bisa segera mendapatkan HP baru tanpa harus menguras seluruh tabungan sekaligus. Namun, pastikan pilih lembaga resmi.

Bagi yang membutuhkan pinjaman bunga rendah untuk beli HP baru, kamu bisa menggunakan Neo Pinjam di neobank dari Bank Neo Commerce. Cara mengajukan pinjaman bunga rendah di neobank juga mudah karena bisa langsung dari HP. Neo Pinjam punya limit hingga Rp100 juta dengan tenor bervariasi sampai 24 bulan.

Ditambah, pinjaman online proses cepat di Neo Pinjam juga bebas biaya admin saat pencairan. Meskipun mudah dan cepat, pengajuan kamu tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah.

Download neobank di PlayStore atau App Store dan ajukan pinjaman di Neo Pinjam sekarang. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Meluncur di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream
Inovasi Untuk IKN Dari IA-ITB Kaltim Hadirkan Ganesha Hub
FLOQ Dukung Bulan Literasi Kripto 2026 dan Penguatan Literasi Aset Digital di Indonesia
Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun
Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan
Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:05

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Sabtu, 11 April 2026 - 10:49

Rapat dengan Menteri ATR/BPN, Gubernur Iqbal Singgung Aset Daerah yang Belum Bersertifikat

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Berita Terbaru

Teknologi

Inovasi Untuk IKN Dari IA-ITB Kaltim Hadirkan Ganesha Hub

Minggu, 12 Apr 2026 - 21:00