Gawe Adat Inan Dowe II: Momen Anyaman Bambu Desa Loyok Kembali Mendunia - Koran Mandalika

Gawe Adat Inan Dowe II: Momen Anyaman Bambu Desa Loyok Kembali Mendunia

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Timur – Pemuda pemerhati budaya yang tergabung dalam sejumlah organisasi pemuda Desa Loyok, mulai dari Karang Taruna, Bajang Loyok Mentangi, Bajang Drex, Daster, hingga Praja bersama Pemerintah Desa Loyok kembali bersiap menggelar event budaya Gawe Adat Inan Dowe II pada 8 hingga 9 September 2026.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata pemuda dan pemerintah desa dalam melestarikan warisan leluhur,” kata Ketua Panitia Event Gawe Adat Inan Dowe II, Lalu Arya Minggu (30/08/2026).

Penyelenggaraan acara tahun ini dirancang lebih meriah dibanding gelaran sebelumnya karena melibatkan sinergi dari berbagai pihak. Panitia menggandeng jajaran Pemkab Lombok Timur hingga Pemprov NTB guna mendukung kesuksesan agenda perayaan seni budaya lokal tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Inan Dowe ini berasal dari kata inan yang berarti ibu atau pusat yang utama, dan dowe yang berarti harta atau milik kekayaan,” terangnya.

Nama acara tersebut membawa makna filosofis yang sangat mendalam bagi seluruh masyarakat Desa Loyok. Istilah ini merujuk pada identitas desa sebagai pusat kerajinan dan muara utama dari tradisi kriya bambu di kawasan NTB.

Baca Juga :  Selamat! Apriyan Nahkodai PMII Lombok Tengah, Fokus Majukan Organisasi

“Kami menegaskan di event ini bahwa seni anyaman bambu memang milik nenek moyang kami karena banyak pihak yang mengklaimnya,” tegas Arya.

Langkah penegasan klaim historis ini menjadi fokus utama gerakan para pemuda desa dalam festival budaya kali ini. Rangkaian acara sengaja disusun untuk memperkuat pemahaman publik mengenai asal-usul asli karya seni bambu setempat.

“Acara ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur, dan sejumlah pejabat lainnya,” ungkapnya.

Kehadiran para pemangku kebijakan daerah diharapkan membawa dampak positif bagi perkembangan sektor industri kreatif warga. Panitia berupaya menjadikan momentum perayaan ini sebagai panggung publikasi berskala internasional.

“Kami berharap melalui event ini produk anyaman bambu Desa Loyok bisa kembali mendunia,” katanya.

Baca Juga :  Pol PP Tertibkan Lapak Pedagang di Leneng

Dukungan penuh terhadap inisiatif pemuda desa ini juga mengalir deras dari Kepala Desa Loyok, Lalu Bahaidin. Pihaknya menilai kolaborasi lintas generasi menjadi kunci utama keberhasilan pelestarian tradisi daerah.

“Pemerintah desa memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat para pemuda yang terus merawat warisan budaya,” ujar Lalu Bahaidin.

Pihak desa berkomitmen menyediakan fasilitasi maksimal demi kelancaran seluruh tahapan gelaran perayaan tradisi. Langkah ini diambil guna memastikan warisan leluhur tetap lestari dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang melestarikan tradisi, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi warga lokal,” tambahnya.

Sinergi antara pemuda dan pemerintah desa diproyeksikan mampu menyedot perhatian ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Festival ini siap menjadi agenda tahunan unggulan yang memperkokoh posisi Desa Loyok sebagai sentra kerajinan bambu utama.

“Semoga seluruh rangkaian acara berjalan sukses dan membawa kebanggaan bagi daerah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit
Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kirab Budaya HUT Ke-81 Lombok Tengah Semarak, Barongsai hingga Peresean Jadi Simbol Persatuan dalam Keberagaman
Menpar Buka Suara! MotoGP Mandalika Jadi Mesin Baru Pariwisata Indonesia
Rekor Baru MotoGP Mandalika! Antusiasme Penonton Melonjak, Ekonomi Lokal Ikut Dibidik
Bezzecchi Juara Race MotoGP di Mandalika, R. Fernandez dan J. Martin Lengkapi Podium
Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Mandalika, Indonesia Bangga!
ITDC Gandeng BSI, Mandalika Perkuat Identitas Wisata Halal

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:02

Siaran Media – 10 Tahun Astra Property, Perkuat Portofolio Komersial dan Industrial untuk Menjawab Peluang Baru di Pasar Properti Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

Gudang Mau Ditambah Lantai Mezanin, Rangkanya Jangan Asal Pilih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:02

Dukung Akselerasi Keuangan Digital Indonesia, Sanggabiz Rumuskan Peta Jalan Pasca-Lulus Sandbox di Buletin OJK #BeyondInfinity

Berita Terbaru