Harga Minyak WTI Hari Ini Berpotensi Turun, Ini Analisis Dupoin Futures - Koran Mandalika

Harga Minyak WTI Hari Ini Berpotensi Turun, Ini Analisis Dupoin Futures

Rabu, 30 September 2026 - 11:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) masih bergerak dalam kondisi volatil di tengah ketidakpastian geopolitik dan perkembangan pasokan minyak global. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, secara teknikal WTI masih menghadapi potensi tekanan karena harga belum mampu menembus area supply 96.50–99.06.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, melihat bahwa kegagalan harga WTI melakukan penutupan di atas area supply 96.50–99.06 menjadi sinyal yang perlu diperhatikan. Kondisi tersebut membuka peluang terbentuknya pola ABC Correction yang dapat membawa harga kembali bergerak menuju area support berikutnya.

Menurut analisis Dupoin Futures, apabila tekanan jual berlanjut, WTI berpotensi menguji support pada area 88.67–86.61. Area tersebut menjadi zona penting bagi pergerakan WTI karena dapat menentukan apakah koreksi hanya bersifat sementara atau berkembang menjadi pelemahan yang lebih panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Dupoin Futures menilai faktor fundamental masih dapat memberikan dukungan terhadap harga minyak. Pada perdagangan Rabu, 30 September, WTI tercatat naik sekitar 0,34 dolar AS menjadi US$89,72 per barel. Kenaikan tersebut terjadi setelah Presiden AS Donald Trump membantah adanya kesediaan untuk memberikan pelonggaran sanksi terhadap Iran. Ketidakpastian mengenai hubungan AS-Iran kembali meningkatkan perhatian pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi.

Baca Juga :  Permendag 19/2026 Resmi Berlaku, 6 Poin Penting Ini Wajib Diketahui Pengusaha Digital

Di sisi lain, terdapat perkembangan yang dapat meredakan tekanan pasokan. Reuters melaporkan bahwa pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah mulai kembali pulih, termasuk kembalinya aktivitas pengiriman Arab Saudi melalui pelabuhan Laut Merah setelah East-West Pipeline kembali beroperasi. Ekspor minyak mentah regional juga telah mencapai level tertinggi sejak Februari. Kondisi tersebut dapat menjadi faktor yang membatasi kenaikan harga WTI.

Dupoin Futures juga mencermati perkembangan persediaan minyak Amerika Serikat. Data American Petroleum Institute atau API menunjukkan kenaikan persediaan minyak mentah dan bensin, sementara stok distilat mengalami penurunan. Pasar selanjutnya menunggu data resmi Energy Information Administration (EIA) untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai kondisi persediaan energi AS.

Dari sisi teknikal, Dupoin Futures menilai perbedaan antara dukungan fundamental dan struktur harga perlu menjadi perhatian. Geopolitik masih memberikan katalis positif bagi minyak, tetapi secara teknikal WTI belum mampu menembus supply 96.50–99.06. Kegagalan tersebut membuka ruang bagi pola ABC Correction.

Baca Juga :  Belajar Langsung dari Ahlinya di Komunitas Trading HSB Investasi, Gratis!

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menyebut area 88.67–86.61 sebagai support yang perlu diperhatikan apabila koreksi berlanjut. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas supply 96.50–99.06, tekanan korektif masih berpotensi muncul.

Dengan demikian, berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga WTI masih memiliki peluang bergerak melemah menuju support 88.67–86.61. Namun, perkembangan konflik AS-Iran, jalur diplomasi, kondisi pasokan Timur Tengah, serta data persediaan minyak AS tetap menjadi faktor penting yang dapat mengubah dinamika harga minyak dalam waktu dekat.

Dupoin Futures menilai pelaku pasar perlu mencermati kombinasi antara struktur teknikal dan perkembangan fundamental sebelum menentukan strategi perdagangan WTI, mengingat volatilitas minyak masih tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik dan perubahan ekspektasi pasokan global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Di Bali Tech Week, Tokocrypto Tegaskan Komitmen Dukung Industri Aset Digital Indonesia
Peringati Hari Anak Perempuan Internasional, Waskita Beton Precast Dorong Generasi Perempuan Berkarya di Industri Konstruksi melalui Girls on Site Vol. 4.
Bank Raya Perkuat Inovasi dan Layanan Digital, Dukung Percepatan Inklusi Keuangan Digital di Indonesia
Komitmen Terapkan K3, PT Railink dan Sudin Damkar Jaktim Gelar Diklat Pemadam Kebakaran
neobank PLUS Cashback-nya: Ada Cashback Neo Pinjam hingga Rp200 Ribu
Bittime Soroti Rencana Regulasi Tokenisasi Aset di Indonesia
Binance Luncurkan Fitur Trading AI, Pengguna Bisa Buat Strategi Tanpa Coding
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si. sebagai Pj. Bupati Sinjai: Sosok Birokrat Sederhana dan Merakyat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:49

Kemarau 2026, Kekeringan Landa 9 Kecamatan di Lombok Tengah

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:46

DPRD Lombok Tengah Buka Suara Terkait Rencana Rumah Ibadah 6 Agama di KEK Mandalika

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:10

Drama Kemenangan Tipis hingga Dominasi Tim Raksasa di Mandalika Festival of Speed

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:21

MGPA Dorong Potensi Pembalap Lokal NTB Kuasai Sirkuit Kebanggaan pada Ajang MFOS

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:00

MFOS Round 4 × Kejurnas ITCR 2026: Persaingan Memanas, Dua Race Jadi Penentu Akhir Pekan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:57

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:01

Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:41

Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut

Berita Terbaru