Holding Perkebunan Nusantara Dorong EBT, PTPN IV Regional III Resmikan PTBg Sei Rokan - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Dorong EBT, PTPN IV Regional III Resmikan PTBg Sei Rokan

Jumat, 19 Desember 2025 - 16:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PTPN IV Regional III, subholding PTPN IV PalmCo di bawah Holding Perkebunan Nusantara, kembali memperkuat posisinya sebagai pelopor pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) berbasis limbah sawit di Provinsi Riau. Satu unit Pembangkit Tenaga Biogas (PTBg) yang berlokasi di kompleks Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Rokan, Kabupaten Rokan Hulu, resmi beroperasi pada awal November 2025.

Region Head PTPN IV Regional III, Ahmad Gusmar Harahap, menyampaikan bahwa pengoperasian instalasi terbaru ini menjadi tonggak penting dalam memperluas pemanfaatan Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai sumber energi ramah lingkungan. “Alhamdulillah. Satu lagi unit instalasi PTBg Co-firing di PKS Sei Rokan resmi beroperasi,” ujar Gusmar dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Jumat (14/11/2025).

Instalasi PTBg Sei Rokan beroperasi berdampingan dengan PKS Sei Rokan, salah satu pabrik sawit terbesar yang dikelola PTPN IV Regional III dengan kapasitas produksi hingga 60 ton/jam. Dengan beroperasinya fasilitas ini, total PTBg yang dikelola PTPN IV Regional III kini berjumlah enam unit.

Sebelumnya, perusahaan telah mengoperasikan lima PTBg yang terdiri dari tiga unit co-firing, yakni PTBg Sei Pagar, PTBg Lubuk Dalam, dan PTBg Tapung. Selain itu juga dua unit pembangkit listrik berbasis biogas, yakni PLTBg Terantam dan PLTBg Tandun. “Kami menyebutnya energi dari sawit untuk sawit. Energi bersih ini digunakan untuk operasional pabrik, jadi semua terintegrasi dan efisien,” jelas Gusmar.

Ia menjelaskan bahwa POME memiliki potensi besar untuk menghasilkan gas metana yang secara alami merupakan gas rumah kaca dengan daya pemanasan 25 kali lebih besar dari karbon dioksida. Melalui teknologi anaerobic digester, gas metana ditangkap dan diubah menjadi energi baru terbarukan yang aman dan ramah lingkungan. “Kami terus berupaya melakukan beragam inisiatif, terutama transfer pengetahuan, dan membangun kemampuan lokal agar inovasi ini bisa berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga :  Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

Dari seluruh instalasi yang beroperasi, PTBg Lubuk Dalam mencatat pencapaian penting setelah resmi menjadi unit pertama di lingkungan PTPN IV PalmCo yang memperoleh sertifikat pengurangan emisi gas rumah kaca. Dengan sertifikasi ini, PTBg Lubuk Dalam masuk dalam skema perdagangan karbon, membuka peluang baru bagi BUMN perkebunan untuk mendukung green economy nasional.

Langkah PTPN IV Regional III ini selaras dengan komitmen pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Pemanfaatan limbah sawit untuk energi bersih dinilai memiliki dampak strategis mengingat sektor energi dan limbah merupakan kontributor utama emisi nasional.

Transformasi energi ini juga menjadi bukti bahwa industri sawit dapat memberikan kontribusi positif terhadap isu lingkungan global. “Kami percaya masa depan sawit bukan hanya pada hasil panen, tapi pada kemampuan industri ini menghasilkan energi, efisiensi, dan nilai tambah,” tutup Gusmar.

 

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Volume Penumpang Stabil di Awal Puasa, KAI Daop 9 Jember Fokus Jaga Kenyamanan Pelanggan
Tokocrypto Tebar THR Rp250 Juta di Ramadan 2026, Ajak Masyarakat Bijak Investasi Kripto
Memasuki Ramadhan 2026, KAI Logistik Catat Peningkatan 16% Pengiriman Retail
MiiTel RecPod Kini Dilengkapi Copilot, Temukan Insight Instan dari Rekaman Meeting di Smartphone
KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum
Sinergi PAM JAYA PALJAYA Revitalisasi MCK Komunal di Manggarai, Wujudkan Lingkungan Lebih Sehat untuk Warga
PTPP Sinergikan K3, ESG, dan Transportasi Hijau melalui Penanaman Pohon
Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:48

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Senin, 23 Februari 2026 - 21:09

‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00

‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:46

‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51

‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57

‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru