Holding Perkebunan Nusantara Dukung Konservasi Orang Utan Kalimantan Lewat PalmCo - Koran Mandalika

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Konservasi Orang Utan Kalimantan Lewat PalmCo

Rabu, 20 Agustus 2025 - 23:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Subholding PTPN IV PalmCo, yang mengelola ratusan ribu hektare perkebunan sawit baik Kebun Inti maupun Kebun Plasma, memperluas kontribusinya di bidang konservasi. Salah satau upay ayang dilalukan yakni dengan mendukung program rehabilitasi Orangutan Kalimantan yang terancam punah di tengah krisis habitat hutan tropis.

Melalui kemitraan dengan lembaga konservasi Borneo Orang Utan Survival Foundation (BOSF), PalmCo mendukung proses rehabilitasi penuh bagi sejumlah individu Orang Utan bernama Oka, Christina, dan Zahri. Ketiganya merupakan Orang Utan yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan akibat pemeliharaan ilegal, perdagangan, hingga kehilangan habitat. Setelah melalui tahapan panjang, kini mereka memasuki fase akhir sebelum dilepasliarkan kembali ke hutan bebas.

“Langkah ini adalah bagian dari komitmen kami menjadikan keberlanjutan sebagai aksi nyata yang berdampak pada lingkungan dan spesies asli Indonesia,” ujar Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jatmiko menegaskan, pelestarian satwa endemik seperti Orang Utan harus dipandang sebagai tanggung jawab ekologis perusahaan, bukan sekadar filantropi.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Gelar Sapa Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2025

Tahapan Rehabilitasi Panjang

Program konservasi yang dijalankan PalmCo bersama BOS Foundation meliputi karantina, pemeriksaan medis, hingga rehabilitasi di Sekolah Hutan. Di sini, Orang Utan dilatih kembali memanjat, mencari pakan alami, mengenali bahaya, dan hidup mandiri. Proses ini bisa berlangsung hingga delapan tahun sebelum satwa benar-benar siap dilepasliarkan ke habitat yang aman.

Oka, misalnya, ditemukan dalam kondisi lemah dan positif hepatitis B pada 2018. Setelah perawatan intensif, kini ia aktif menjelajah Pulau Bangamat. Christina, yang dulu dipelihara layaknya bayi manusia dan diberi makanan tidak sesuai, kini telah mandiri di Pulau Salat. Sementara Zahri, hasil sitaan dari warga, tumbuh menjadi penjelajah soliter yang tangguh dan cerdas.

Hendra Wijaya, anggota tim rehabilitasi BOSF, menyebutkan bahwa perkembangan ketiganya sangat positif. “Oka semakin berani menjelajah dan sudah membangun sarangnya sendiri. Christina lebih percaya diri, meski masih cenderung menyendiri. Zahri bahkan sudah tidak terlalu bergantung pada platform pakan. Mereka menunjukkan insting liar yang kuat dan kesiapan untuk hidup bebas,” ungkap Hendra.

Baca Juga :  Prediksi 5 Crypto yang akan Naik 2024, Pantau Lebih Lanjut Jangan Sampai Ketinggalan!

Komitmen ESG PalmCo

Kontribusi PalmCo pada konservasi ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG). Pada Oktober 2024, PalmCo meraih peringkat ESG tertinggi kedua dunia di sektor kelapa sawit menurut S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA). PalmCo juga masuk peringkat 8 besar dari 386 perusahaan global sektor food product, sekaligus tertinggi di kategori agribisnis Asia Tenggara. “Bagi kami, ESG bukan sekadar kepatuhan, tapi pondasi untuk memastikan masa depan industri ini tetap lestari,” kata Jatmiko.

Ke depan, PalmCo bersama BOSF akan memperluas dukungan konservasi dan restorasi habitat, mengintegrasikan energi terbarukan melalui fasilitas biogas, serta melibatkan masyarakat sekitar dalam menjaga ekosistem.

“Kolaborasi dengan lembaga konservasi ini diharapkan menjadi model bagi industri lain. Bahwa produksi dan pelestarian tak harus dipertentangkan. Dari kebun yang ditanam manusia dengan niat baik, kita bisa ikut memulihkan masa depan alam, insyaallah,” tutup Jatmiko Santosa.

Berita Terkait

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya
Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan
Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00

Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:00

Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00

Kemendes PDT Gandeng Pertamina Foundation Dorong Kemandirian Energi Pedesaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:00

Pacu Ekspansi Global, SUCOFINDO Perkuat SDM melalui Asesmen Asian Network Forum

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00

Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:00

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Transformasi ESG, PalmCo Catat Penurunan Emisi 28,88 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:00

Barantum Bantu Bisnis Respon Pelanggan Lebih Cepat dengan AI Agent

Berita Terbaru

Teknologi

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:00