Koran Mandalika, Mataram – Fasilitas kelistrikan berbasis solar cell pada sejumlah rest shelter di tiga jalur pendakian Gunung Rinjani, yakni Timbanuh, Senaru, dan Aik Berik, dilaporkan hilang.
Kasubag TU Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Astekita Ardiaristo, menyampaikan adapun komponen yang hilang, seperti baterai, inverter, hingga lampu penerangan.
“Kalo persisnya kami kurang tahu hilangnya ya, kami dapatkan laporan sudah hilang. Seperti kami sampaikan di medsos ada baterai, inverter, dan lampu (yang hilang),” katanya, Sabtu (17/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, pihaknya belum memastikan untuk mengambil langkah hukum lantaran belum ada bukti yang kuat.
“Sementara belum karena akan sangat sulit melacaknya. Tapi kalo ada bukti mungkin bisa saja,” ucapnya.
Astekita menuturkan untuk alat pemantau seperti CCTV belum ada yang mengarah ke rest shelter tersebut.
“CCTV dimana ya? belum ada CCTV yang menyorot ke rest shelter,” tuturnya.
Ia menegaskan fasilitas kelistrikan tersebut merupakan aset negara yang diperuntukan bagi pendaki maupun guide porter. Sehingga, sudah semestinya menjadi tanggungjawab bersama untuk merawatnya.
“Ya kita akan selalu mengingatkan bahwa fasilitas ini adalah aset negara yang difungsikan sebagai fasilitas bagi pendaki ataupun guide porter. Jadi harus dirawat bersama,” pungkasnya. (dik)

