Jangan Asal Klik! Penipuan Berkedok Paket Bisa Kuras Data dan Uangmu - Koran Mandalika

Jangan Asal Klik! Penipuan Berkedok Paket Bisa Kuras Data dan Uangmu

Rabu, 30 Juli 2025 - 13:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernahkan kamu dapat pesan seperti ini?
“Pesanan Anda sedang dikirim. Cek resinya di sini!”
Padahal kamu tidak pernah belanja apa-apa? Jangan terburu-buru untuk asal sembarangan klik link-nya! Bisa jadi itu jebakan penipuan yang sedang marak saat ini, atau yang dikenal sebagai modus social engineering.
Penipu menyamar sebagai layanan ekspedisi atau toko online, lengkap dengan logo resmi dan nomer resi palsu. Tujuannya? Membuat kamu lengah dan mengklik link berbahaya. Begitu link di klik, data pribadimu bisa diambil alih, bahkan rekening dan limit kredit bisa dikuras habis.

Bagaimana Modus Penipuan Ini Bekerja?

1. Umpan Pertama: Pesan Palsu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kamu bisa tiba-tiba menerima pesan notifikasi dari “jasa pengiriman” melalui WhatsApp, SMS, atau email. Isinya mengklaim bahwa paket sedang dikirim atau sudah dikirim dan butuh konfirmasi lewat link yang disertakan.

Baca Juga :  Video Processor Turtle AV: Solusi AV Serbaguna untuk Video Wall, Matrix & Multiview

2. Tekanan Psikologis: Telepon Mendesak

Apabila kamu mengabaikan pesan umpan berisi tautan phishing tersebut, pelaku penipuan akan meneleponmu dengan nada sedikit mendesak untuk memancing rasa panik:

“Kalau link-nya tidak diklik sekarang, paket akan dikirim ulang ke pengirim dan kamu terkena beban biaya tambahan.”

3. Aksi Pencurian: Rampas Data Pribadi dan Ambil Alih Akun

Setelah kamu berhasil terpengaruh, kamu akan diminta untuk menekan link berisi malware maupun tautan phishing, diminta install aplikasi palsu. Pelaku bisa mencuri OTP, data pribadi, hingga mengambil alih akun keuanganmu.

4. Kenapa Modus Penipuan Ini Menelan Banyak Korban?

Karena pesan dan tampilannya terlihat sangat meyakinkan:

● Ada logo resmi

● Bahasa sopan dan profesional

● Dikaitkan dengan kebiasaan belanja online kita sehari-hari

● Inilah yang membuat banyak orang lengah dan tidak curiga

Baca Juga :  Kedua Kalinya, Inflow ETF Ethereum Spot Nol: Pertanda Apa?

Cara Ampuh untuk Mencegah

1. Jangan sembarangan klik! Kalau kamu tidak merasa belanja, abaikan saja pesan terindikasi phising tersebut.

2. Cek pesanan langsung di aplikasi resminya. Jangan pernah sembarangan klik link yang dikirim melalui pesan.

3. Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA) di akun-akun penting.

4. Laporkan hal mencurigakan ke pihak berwenang.

5. Gunakan jalur resmi! Bagi pengguna Akulaku, hubungi Call Center 1500920 untuk cek dan verifikasi kebenaran informasi atau untuk melaporkan modus penipuan.

Selalu Waspada

Di era digital, berbagai modus penipuan makin canggih. Satu kecerobohan hanya dengan sembarangan klik tautan phising bisa berujung pada pencurian data, peretasan rekening akun milikmu, dan kerugian finansial

Di era digital, kewaspadaan adalah perlindungan terbaik. Jangan asal klik! Jangan sampai kamu menjadi korbannya.

Bagikan informasi ini ke teman dan keluarga agar kita semua makin waspada!

Berita Terkait

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA
Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur
Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu
Kolaborasi Berlanjut: BINUS @Bandung Gandeng Leave a Nest Malaysia Perkuat Ekosistem Inovasi dan Startup Mahasiswa
PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku
Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner
Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:55

Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:54

Jangan Nekat Ngabuburit di Rel! KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:58

Investasi 4M: Selebgram Vian Armando Gabung Checkervisor, Langkah Baru Memberantas Barang Palsu

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:11

PT. Technosoft Indo Prima Luncurkan Aplikasi Disiplinku

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:10

Brand Besar Tak Butuh Agency, Mereka Butuh Growth Partner

Kamis, 26 Februari 2026 - 05:13

Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 04:42

Langsung Terjun Bersama Industri, Program Hotel Management BINUS University Berikan Pengalaman Table Manner dan Operasional Hotel di Le Meridien, Jakarta

Berita Terbaru