KAI Daop 4 Semarang dan DJKA Kemenhub Perkuat Keselamatan melalui Inspeksi Bersama - Koran Mandalika

KAI Daop 4 Semarang dan DJKA Kemenhub Perkuat Keselamatan melalui Inspeksi Bersama

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Daop 4 Semarang bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang dan Direktorat Keselamatan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub RI melaksanakan inspeksi keselamatan perkeretaapian sebagai bentuk kolaborasi dan penguatan kesiapan operasional dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2026.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa inspeksi bersama ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI Daop 4 Semarang dalam menjaga dan meningkatkan standar keselamatan perjalanan kereta api, sekaligus memperkuat sinergi dengan regulator perkeretaapian.

“Seluruh proses inspeksi dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan jajaran teknis KAI dan tim regulator,” ujar Luqman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ruang lingkup inspeksi mencakup pemeriksaan kelayakan dan sertifikasi prasarana perkeretaapian serta penerapan prosedur operasi kereta api. Selain itu, dilakukan pula identifikasi potensi bahaya dan penilaian risiko, evaluasi komunikasi dan koordinasi operasional, kesiapan sumber daya manusia perkeretaapian, serta ketersediaan peralatan dan material khusus untuk penanganan kondisi darurat.

Baca Juga :  8.000 Penjamah Makanan Ikuti Bimtek BGN di Provinsi Riau, Fokus Keamanan Pangan dan Gizi

Pada aspek prasarana jalan rel dan jembatan, inspeksi meliputi kondisi jalan rel mulai dari tubuh baan atau konstruksi tanah, rel, wesel, bantalan, penambat, balas, badan jalan, ruang bebas, hingga sistem drainase dan proteksi lereng. Pemeriksaan jembatan mencakup kondisi abutment, pilar, sheetpile, serta konstruksi jembatan baik baja maupun beton.

Inspeksi juga dilakukan pada emplasemen stasiun yang meliputi kondisi peron, rel, dan wesel, serta terowongan yang mencakup portal, dinding terowongan, baja penyangga, baut batuan, ruang bebas, hingga stabilitas konstruksi. Seluruh temuan menjadi bahan evaluasi bersama antara KAI dan regulator guna menjaga keandalan prasarana perkeretaapian.

Pada sistem persinyalan, inspeksi meliputi persinyalan elektrik dan mekanik melalui pemeriksaan peralatan indoor dan outdoor, termasuk kondisi equipment room dari sisi kebersihan lingkungan dan sistem proteksi kebakaran. Sementara itu, pada aspek telekomunikasi dilakukan pengecekan sarana komunikasi antara Pusat Kendali, stasiun, dan JPL, voice recorder, serta kesesuaian jadwal pemeriksaan.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Premium, BRI Finance Hadirkan Program Eksklusif Selama Periode GJAW 2025

Luqman menyampaikan bahwa kolaborasi dengan regulator menjadi bagian penting dalam penerapan sistem manajemen keselamatan perkeretaapian.

“KAI Daop 4 Semarang secara konsisten melakukan perawatan, evaluasi, dan peningkatan kompetensi SDM. Melalui inspeksi bersama ini, KAI dan regulator dapat memastikan setiap aspek keselamatan berjalan sesuai standar demi memberikan rasa aman bagi pelanggan,” ujarnya.

KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan regulator perkeretaapian sebagai mitra strategis dalam mewujudkan layanan transportasi kereta api yang selamat, nyaman, dan berkelanjutan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Volume Penumpang Stabil di Awal Puasa, KAI Daop 9 Jember Fokus Jaga Kenyamanan Pelanggan
Tokocrypto Tebar THR Rp250 Juta di Ramadan 2026, Ajak Masyarakat Bijak Investasi Kripto
Memasuki Ramadhan 2026, KAI Logistik Catat Peningkatan 16% Pengiriman Retail
MiiTel RecPod Kini Dilengkapi Copilot, Temukan Insight Instan dari Rekaman Meeting di Smartphone
KAI Divre IV Tanjungkarang Tegaskan Komitmen Pencegahan Pelecehan Seksual dan Penerapan Sanksi Tegas Sesuai Hukum
Sinergi PAM JAYA PALJAYA Revitalisasi MCK Komunal di Manggarai, Wujudkan Lingkungan Lebih Sehat untuk Warga
PTPP Sinergikan K3, ESG, dan Transportasi Hijau melalui Penanaman Pohon
Perkuat Ketahanan Ekosistem Muara Beting, SUCOFINDO Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:48

‎Seribu KK Terdampak Banjir Akibat Cuaca Ektrem di Lombok

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:44

‎Dewan RI Lale Syifa: Dana Haji Bukan Sekadar Angka Tapi Amanah dari JCH

Senin, 23 Februari 2026 - 21:09

‎Guru Jangan Galau, Pemprov NTB Pastikan TPG dan THR Tetap Cair

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00

‎Pemprov NTB Siap Intervensi Kenaikan Harga Bahan Pokok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:46

‎Bank NTB Syariah Sepakati Pengalihan Portofolio Pembiayaan ASN Penyuluh Pertanian ke BSI

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:51

‎Pemerintah Pusat Tetapkan Teluk Ekas Sebagai Lokasi Riset Rumput Laut Dunia

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:57

‎Pemprov NTB Sebut Isu Penelantaran WNA Asal Malaysia Tidak Sesuai Fakta

Berita Terbaru