KAI Properti Rampungkan Perpanjangan Jalur Dipo Rejosari untuk Percepat Proses Langsir - Koran Mandalika

KAI Properti Rampungkan Perpanjangan Jalur Dipo Rejosari untuk Percepat Proses Langsir

Kamis, 7 Agustus 2025 - 21:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 7 Agustus 2025 – PT KA Properti Manajemen (KAI Properti), anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), telah merampungkan proyek strategis perpanjangan jalur badug emplasemen di Dipo Gerbong Rejosari. Pembangunan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas langsir, memperbaiki infrastruktur pendukung, serta meminimalkan risiko gangguan operasional akibat kondisi lapangan.

Plt Sekretaris Utama KAI Properti, Ramdhani Subagja, menyatakan bahwa penyelesaian proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran operasi dan perawatan sarana perkeretaapian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peningkatan jalur di Dipo Rejosari tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga mempercepat proses langsir serta meningkatkan keandalan fasilitas perawatan sarana. Proyek ini merupakan wujud kontribusi nyata KAI Properti untuk mendukung operasional KA yang aman, tepat waktu, dan efisien,” ujar Bagja.

Proyek ini mencakup perpanjangan Jalur 11 yang digunakan untuk kegiatan perawatan di Dipo Gerbong Rejosari. Jalur ini berfungsi sebagai lintasan utama untuk proses langsir gerbong yang akan masuk maupun keluar dari fasilitas perawatan. Dengan adanya perpanjangan, proses pergerakan sarana menjadi lebih fleksibel dan tidak menghambat aktivitas langsir lainnya di emplasemen.

Baca Juga :  Tangani Banjir Kaligawe-Sayung, Kementerian PU Bangun Sodetan Darurat Sepanjang 227 Meter dan Tambah Kapasitas Pompa

Image

Salah satu fokus utama pembangunan adalah perbaikan dan pembesaran saluran drainase di kawasan Dipo Rejosari. Pada tahun 2024, tercatat tiga kali kejadian banjir di area ini yang berdampak pada penghentian sementara perjalanan KA (Semboyan 3). Melalui perbaikan dimensi saluran, sistem drainase kini memiliki kapasitas lebih besar untuk mengantisipasi curah hujan tinggi, sehingga risiko genangan yang mengganggu operasional dapat diminimalkan.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan langsir, KAI Properti menambah jumlah jalur langsir dari semula satu menjadi dua lajur langsir. Penambahan ini memungkinkan proses pergerakan gerbong atau rangkaian kereta yang akan menjalani perawatan dapat dilakukan secara paralel. Dengan demikian, waktu tunggu langsir dapat ditekan dan produktivitas dipo meningkat signifikan.

Baca Juga :  Pinjaman, Solusi untuk Kebutuhan Mendadak dan Peluang Jangka Panjang

Selain penambahan dan perpanjangan jalur, KAI Properti juga melakukan perbaikan elevasi jalur langsir existing agar memenuhi standar kelandaian maksimum untuk jalur emplasemen/langsir. Semula elevasi jalur berada di 3,3 permil, kemudian disesuaikan menjadi 1,5 permil. Perubahan ini bertujuan meningkatkan keamanan langsir serta menjaga stabilitas rangkaian saat bergerak di area emplasemen.

Dengan rampungnya proyek ini, Dipo Gerbong Rejosari diharapkan dapat beroperasi lebih efisien, aman, dan siap mendukung kebutuhan perawatan sarana KA dalam skala yang lebih besar. Peningkatan kapasitas langsir akan berdampak langsung pada kelancaran operasional KA.

“KAI Properti akan terus berkomitmen mendukung KAI Group dalam menjaga dan mengembangkan infrastruktur perkeretaapian. Setiap proyek yang kami jalankan selalu berorientasi pada keselamatan, efisiensi, dan kualitas layanan bagi masyarakat,” pungkas Bagja.

Berita Terkait

Ambulans NHM Bantu Layani 130 Layanan Kemanusiaan untuk Warga
Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Praktis Terima Pembayaran Digital
Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar Anak
BP Tapera Bersama Kementerian PKP Akan Gelar Akad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi dan KUR Perumahan Sebesar Rp880 Miliar “Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera”
BP Tapera Dukung Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Pertemuan Menteri PKP dan Ketua DEN
Ini yang Harus Kamu Lakukan Kalau Ganti Nomor di neobank
RevComm Raih Pendanaan 20,6 Juta Dolar AS pada First Close Seri B, Total Pendanaan Capai 52,8 Juta Dolar AS
Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:02

Ambulans NHM Bantu Layani 130 Layanan Kemanusiaan untuk Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:02

Cara Buat QRIS neobank untuk Usaha Rumahan, Praktis Terima Pembayaran Digital

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:02

Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:02

BP Tapera Bersama Kementerian PKP Akan Gelar Akad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi dan KUR Perumahan Sebesar Rp880 Miliar “Hunian Berkualitas Menuju Indonesia Sejahtera”

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:02

BP Tapera Dukung Penguatan Ekosistem Perumahan dalam Pertemuan Menteri PKP dan Ketua DEN

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

RevComm Raih Pendanaan 20,6 Juta Dolar AS pada First Close Seri B, Total Pendanaan Capai 52,8 Juta Dolar AS

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

Potensi Pasar Tokenisasi Aset Capai US$88 Miliar, Bittime: Tokenized US Stocks Diminati Investor

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:02

ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang

Berita Terbaru