KAI Resmi Mulai Terapkan Jadwal Perjalanan Baru LRT Jabodebek Setelah 14 Hari Masa Uji Coba - Koran Mandalika

KAI Resmi Mulai Terapkan Jadwal Perjalanan Baru LRT Jabodebek Setelah 14 Hari Masa Uji Coba

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI menambah jumlah perjalanan LRT Jabodebek dari 396 menjadi 430 perjalanan per hari, dengan penambahan rangkaian kereta dari 24 menjadi 26. Ini membuat waktu tunggu semakin singkat, yaitu 8 menit 15 detik untuk lintas Jatimulya/Harjamukti – Cawang (PP) dan 4 menit 7,5 detik untuk lintas Cawang – Dukuh Atas BNI

KAI secara resmi memberlakukan penambahan jumlah perjalanan LRT Jabodebek pada hari kerja (weekday) mulai 1 Desember 2025. Penambahan jumlah perjalanan LRT Jabodebek ini membuat jadwal perjalanan LRT Jabodebek mengalami penyesuaian. Penerapan jadwal perjalanan baru LRT Jabodebek ini dilakukan setelah melalui 14 hari masa uji coba mulai 11 November lalu.

Seiring dengan penyesuaian jadwal perjalanan, jumlah perjalanan LRT Jabodebek pada hari kerja juga meningkat dari 396 perjalanan menjadi 430 perjalanan setiap harinya. Selain itu, jumlah rangkaian kereta (trainset) LRT Jabodebek yang dioperasikan juga bertambah, dari 24 rangkaian menjadi 26 rangkaian kereta. Peningkatan ini merupakan upaya berkelanjutan KAI dalam memenuhi harapan pengguna LRT Jabodebek.

Manager Public Relation LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menegaskan bahwa penerapan jadwal baru secara resmi ini setelah melalui evaluasi menyeluruh yang melibatkan tim KAI serta para pemangku kepentingan.

“Kami terus menjaga keseimbangan antara peningkatan kapasitas layanan dan keselamatan operasional. Setiap penyesuaian jadwal dilakukan melalui analisis menyeluruh agar pengguna merasakan manfaat peningkatan layanan tanpa mengurangi faktor keamanan sedikit pun,” ujar Mahendro.

Respons positif pengguna menyambut penyesuaian jadwal perjalanan LRT Jabodebek juga terlihat dengan meningkatnya rata-rata harian pengguna weekday selama 14 hari masa uji coba. Selama masa uji coba tersebut, KAI berhasil melayani 102.291 pengguna LRT Jabodebek. Angka ini meningkat 3% jika dibandingkan dengan rata-rata harian pengguna pada hari kerja sebelum uji coba penambahan perjalanan diberlakukan.

Baca Juga :  Menjelang Ramadhan: Euforia Berbagi, Ledakan Konsumsi, dan Ancaman Krisis Beras Khusus

Penambahan perjalanan dan rangkaian kereta yang dioperasikan ini juga berdampak pada semakin singkatnya waktu tunggu. Pada lintas Jatimulya/Harjamukti – Cawang (PP), waktu tunggu saat jam sibuk kini menjadi 8 menit 15 detik, sementara pada lintas Cawang – Dukuh Atas BNI, waktu tunggu dipangkas menjadi 4 menit 7,5 detik.

Sepanjang tahun 2025, KAI mencatat sebanyak 26.113.546 pengguna telah memanfaatkan layanan LRT Jabodebek. Dengan penambahan perjalanan tersebut, KAI ingin meningkatkan layanan LRT Jabodebek bagi para penggunanya.

Informasi lengkap mengenai jadwal perjalanan terbaru dapat diakses melalui kanal resmi media sosial LRT Jabodebek. Penerapan pola operasi ini sejalan dengan komitmen KAI menghadirkan transportasi publik yang modern, aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah Jabodebek.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026
Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang
Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira
Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal
Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:02

Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Berita Terbaru

NTB Terkini

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:59