Kejar Realisasi Keuangan 95 Persen Di Akhir Tahun, Kementerian Pu Terus Kebut Progres - Koran Mandalika

Kejar Realisasi Keuangan 95 Persen Di Akhir Tahun, Kementerian Pu Terus Kebut Progres

Kamis, 21 Agustus 2025 - 21:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 21 Agustus 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menggenjot penyerapan anggarannya untuk tahun 2025. Dengan total pagu mencapai Rp84,1 triliun, kementerian menargetkan realisasi keuangan bisa menembus angka di atas 95 persen hingga akhir tahun nanti.

Hingga 21 Agustus 2025, serapan anggaran
Kementerian PU tercatat sudah mencapai Rp31,06 triliun atau sekitar 37,60
persen. Sementara itu, progres pengerjaan fisik proyek-proyeknya dilaporkan
sudah berjalan 43,65 persen.

Menteri PU, Dody Hanggodo, optimistis
target ambisius tersebut bisa tercapai. Menurutnya, berbagai langkah percepatan
terus dilakukan, termasuk evaluasi rutin untuk mengurai hambatan yang muncul di
lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap minggu kita diskusi dengan seluruh
unit organisasi dan setiap bulan kita review bersama-sama mana yang masih
bermasalah, mana yang menyebabkan hambatan sana-sini. Targetnya tetap 95 persen
plus di akhir 2025 ini, insyaallah bisa,” ujar Dody saat ditemui di Kantor
Kementerian PU, Selasa (19/8/2025).

Lantas, ke mana
saja dana puluhan triliun rupiah itu dialokasikan?

Baca Juga :  Harga BTC Hari Ini Mampukah Menembus Level Resisten di Angka $61.000? Ini Analisisnya

Porsi terbesar
anggaran, yaitu Rp34 triliun, diberikan kepada Direktorat Jenderal (Ditjen)
Sumber Daya Air. Hingga kini, realisasinya sudah mencapai Rp10 triliun
(29,35%). Dana ini difokuskan untuk mendukung ketahanan pangan dan air, seperti
pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi, serta mitigasi bencana
hidrometeorologi.

Pembangunan Jaringan Irigasi oleh Kementerian PU

Selanjutnya, ada
Ditjen Bina Marga yang mendapat alokasi Rp31,2 triliun. Sektor yang mengurusi
jalan dan jembatan ini mencatatkan realisasi tertinggi, yaitu Rp15 triliun atau
48,11%. Anggaran ini digunakan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah lewat
pembangunan jalan baru dan preservasi jalan nasional demi efisiensi logistik.

Kemudian, Ditjen
Cipta Karya menyerap Rp3,8 triliun dari total pagu Rp11,2 triliun (34,17%).
Fokusnya adalah menyediakan layanan dasar bagi masyarakat, seperti air minum,
sanitasi, dan penataan kawasan permukiman.

Terakhir, Ditjen
Prasarana Strategis telah merealisasikan anggaran sebesar Rp1,4 triliun dari
alokasi Rp5,9 triliun (22,69%). Dana ini dipakai untuk mendukung
program-program strategis seperti Instruksi Presiden (Inpres) Irigasi,
pembangunan Sekolah Rakyat (SR), renovasi madrasah, hingga infrastruktur di
Daerah Otonomi Baru (DOB).

Pembangunan Sekolah Rakyat oleh Kementerian PU

Secara lebih
rinci, anggaran besar tersebut diterjemahkan ke dalam program-program prioritas
nasional dengan target sebagai berikut:

Baca Juga :  Nadya Tyandra, Dari BINUS UNIVERSITY ke Apple WWDC24

·        
⁠Ketahanan Air dan Pangan: Membangun 13
ribu hektare jaringan irigasi baru dan merehabilitasi 418 ribu hektare jaringan
irigasi yang sudah ada, dan menjalankan program P3TGAI di 8.000 lokasi.

·        
⁠Peningkatan Konektivitas: Membangun 83 km
jalan baru, preservasi jalan sepanjang 582 km, membangun jembatan sepanjang
2.383 meter, serta pembangunan jalan tol sepanjang 24,77 km.

·        
⁠Layanan Air Minum dan Sanitasi:
Meningkatkan kapasitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sebesar 1.250
liter/detik, perluasan 1.702 SR, membangun sistem pengelolaan air limbah untuk
4.001 Kepala Keluarga (KK) dan sistem pengelolaan persampahan 700 KK.

·        
Prasarana Pendidikan dan
Ekonomi: Membangun 263 unit Sekolah Rakyat, 1.408 unit workshop madrasah,
merehabilitasi 10 unit pasar, serta renovasi 3 unit prasarana olahraga.

Proyek oleh Kementerian PU

Dengan rincian target dan realisasi
anggaran ini, Kementerian PU berupaya memastikan setiap rupiah yang
dibelanjakan dapat memberikan dampak maksimal bagi pembangunan infrastruktur
dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

Berita Terkait

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day
Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026
Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%
Krakatau Steel Goes to Campus Dorong Pemahaman Strategis Integrasi Kawasan Industri dan Konektivitas Distribusi Nasional
Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara
KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”
Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan
Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:00

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:00

Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00

Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00

Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00

Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung

Berita Terbaru