Kementerian PU Pastikan Percepatan Peningkatan Jalan Daerah Payakumbuh–Sitangkai Sesuai Rencana - Koran Mandalika

Kementerian PU Pastikan Percepatan Peningkatan Jalan Daerah Payakumbuh–Sitangkai Sesuai Rencana

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATERA BARAT, Januari 2026 – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung progres penanganan ruas jalan Inpres Jalan Daerah (IJD) Payakumbuh–Sitangkai di Sumatera Barat, Rabu (28/1). Kunjungan kerja ini dilakukan bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, dan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi. Proyek IJD Payakumbuh–Sitangkai di Sumatera Barat sendiri merupakan bagian dari program percepatan peningkatan konektivitas wilayah guna mendukung swasembada pangan dan energi nasional.

Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan Menteri PU di Sumatera Barat setelah meninjau sejumlah lokasi infrastruktur di Kabupaten Agam hingga Kabupaten Lima Puluh Kota. Dalam kunjungannya, Menteri Dody menegaskan bahwa penanganan jalan daerah ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Kebijakan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan membantu pemerintah daerah menangani jalan-jalan strategis yang selama ini terkendala keterbatasan anggaran daerah.

“IJD ini memang salah satu hasil dari instruksi langsung dari Pak Presiden Prabowo. Hampir 6 kilometer kita bangun dengan beton (rigid pavement), sisanya dibangun dengan aspal,” ujar Menteri Dody.

Menteri Dody juga menjelaskan bahwa pemilihan material beton didasari oleh kondisi lalu lintas harian yang didominasi kendaraan pengangkut material tambang (Galian C). “Di sini banyak Galian C, kalau semuanya dibangun dengan aspal dikhawatirkan tidak bertahan lama dan terjadi lubang,” jelas Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait progres konstruksi, Menteri Dody menerangkan bahwa Kementerian PU telah menyelesaikan penanganan sepanjang 2,9 kilometer pada ruas IJD Payakumbuh–Sitangkai. Sementara itu, sisa penanganan jalan akan dilanjutkan secara bertahap.

Baca Juga :  Rachmat PDIP Beri 50 Mesin Jahit dan Obras kepada UMKM di Mataram

“Sekitar 2,9 kilometer sudah jadi. Sisanya akan kita mulai di tahun 2026. Untuk ruas lanjutan sampai Batusangkar sekitar 25 kilometer, insyaallah bisa kita mulai lagi setelah ini, mungkin pertengahan tahun,” tambah Menteri Dody.

Dukungan DPR RI dan Komitmen Pemerintah Daerah

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengapresiasi Kementerian PU dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur daerah. “Kita bersyukur Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp75 miliar untuk pembangunan IJD Payakumbuh–Sitangkai ini. Sebanyak 2,9 kilometer dibangun dengan aspal dan 5,8 kilometer sisanya dibangun dengan beton. Insyaallah akan ada lanjutan sekitar 25 kilometer aspal menuju Batusangkar,” ungkap Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.

Andre juga menekankan pentingnya peran Pemerintah Daerah dalam aspek pemeliharaan. “Kami sudah sampaikan ke Gubernur Sumatera Barat, dan beliau berkomitmen untuk menjaga jalan ini. Jangan sampai jalan yang sudah dibangun rusak dalam satu-dua tahun,” kata Andre Rosiade.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyatakan kesiapan pemerintah provinsi untuk bersinergi menjaga aset infrastruktur yang telah dibangun oleh Kementerian PU.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PU. Insyaallah kami siap mendukung segala sesuatu yang terkait dengan tugas provinsi. Termasuk mengendalikan penggunaan jalan ini sesuai dengan izin yang kami berikan untuk truk-truk pengangkut material,” kata Gubernur Mahyeldi.

Selain meninjau progres pembangunan infrastruktur jalan daerah di Sumatera Barat, Menteri PU beserta jajaran juga meninjau rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasar Koto Baru dan Pasar Payakumbuh. Penanganan ini diusulkan sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur ekonomi masyarakat pascabencana akhir tahun lalu. Saat ini, rekomendasi dan desain dasar (basic design) untuk pasar tersebut sudah tersedia. Terkait hal ini, Menteri Dody menegaskan bahwa Kementerian PU berkomitmen membantu masyarakat bangkit lebih baik.

Baca Juga :  Peduli Warga Miskin, Rachmat PDIP Janji Bagi Bansos di Tanjung Luar

“Kita lihat dulu kesiapannya, karena rekomendasi dan basic design sudah ada. Selanjutnya kita kerjakan grand design dan dapat dilanjutkan koordinasi dengan tim Kementerian PU di Sumatera Barat. Setelah Detail Engineering Design (DED) selesai, baru akan keluar perhitungan anggarannya,” ungkap Menteri Dody.

Menteri Dody juga menambahkan bahwa peran pasar sangat vital sebagai urat nadi perekonomian rakyat. “Sesuai arahan Presiden, Kementerian PU wajib membantu masyarakat untuk bangkit lebih baik lagi, terutama di daerah terdampak bencana. Yang terpenting adalah komitmen kita bersama,” pungkas Menteri Dody.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global
Dorong Akses Motor Premium, BRI Finance Tawarkan Skema Pembiayaan Mulai 0,7%
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Long Weekend 1–3 Mei, LRT Jabodebek Operasikan 270 Perjalanan per Hari, Jadi Solusi Mobilitas Liburan yang Efisien, Tepat Waktu, dan Terintegrasi
Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
KA Sangkuriang Bandung–Ketapang Resmi Berangkat Perdana Hari Ini, Buka Konektivitas Baru Jawa Barat hingga Ujung Timur Jawa
Dukung Ketahanan Pangan, Holding Perkebunan Nusantara Lewat PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi
Perkuat Literasi dan Solusi Finansial Nasabah, BRI Life Hadirkan “Wealth and Tax Excellence 2026” di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:43

FP4 NTB Soroti Kebijakan Anggaran Bupati Lombok Tengah terkait Nakes

Rabu, 15 April 2026 - 21:02

Camat Sape Resmi Buka MTQ ke-III Yayasan Tahfidz Salahuddin Al Ayyubi 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani

Selasa, 14 April 2026 - 08:30

Diakui Nasional, Bupati Lombok Tengah Terima TOP Pembina BUMD Award 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:44

Kejari Lombok Tengah dan Poltekpar Lombok Perkuat Kolaborasi, Hadirkan Inovasi Jaksa Sahabat Disabilitas

Jumat, 10 April 2026 - 12:37

Fokus dan Siap Total! Peserta Paskibraka Lombok Tengah Hadapi Tahap Penentuan

Jumat, 10 April 2026 - 10:16

Wabup Nursiah Dorong Aturan Ketat HP Anak, Sekolah Diminta Berinovasi

Kamis, 9 April 2026 - 13:46

Pipa Induk Rusak, Dirut PDAM Loteng: Tak Ada Dampak Signifikan Terhadap Pelayanan

Kamis, 9 April 2026 - 07:10

Musrenbang Lombok Tengah 2026, DPRD Tegaskan Pentingnya Perencanaan Berpihak pada Rakyat

Berita Terbaru