Krakatau Steel Dorong P3DN Hadapi Distorsi Impor Baja - Koran Mandalika

Krakatau Steel Dorong P3DN Hadapi Distorsi Impor Baja

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernyataan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada forum Business Matching Kementerian Perindustrian pada Desember 2025 mengenai kuatnya pengaruh mafia impor menegaskan bahwa tantangan industri nasional bersifat struktural. Dikatakannya, tekanan impor berharga rendah yang tidak mencerminkan struktur biaya wajar telah mendistorsi pasar dan melemahkan industri dalam negeri.

Pengamat industri baja dan pertambangan Widodo Setiadharmaji menilai persoalan impor tidak sehat harus dipahami sebagai isu kebijakan industri. “Ketika pasar terdistorsi oleh impor yang disubsidi dan praktik tidak sehat, kehadiran negara melalui kebijakan menjadi keharusan untuk memulihkan fairness,” tulis Widodo dalam analisanya pada laman SM Insights.

P3DN sebagai Kebijakan Sah dan Sejalan Praktik Global

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks tersebut, kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) melalui TKDN ditempatkan sebagai instrumen korektif yang sah, terukur, dan sejalan dengan ketentuan perdagangan internasional. P3DN bekerja melalui pengadaan publik, bukan pelarangan impor, sekaligus membuka ruang penciptaan lapangan kerja dan penguatan struktur industri nasional.

Widodo menegaskan bahwa pendekatan ini sejalan dengan praktik global. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, India, hingga Jepang secara aktif memanfaatkan preferensi domestik dan pengadaan strategis untuk melindungi industri mereka. “P3DN Indonesia berada dalam arus utama kebijakan industri dunia, bukan penyimpangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Berapa Persentase Self Reward Bulanan dan Apakah Sudah Cukup?

Keberlanjutan Industri Baja Nasional

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS) menilai bahwa P3DN merupakan instrumen kunci dalam menjaga keberlanjutan industri baja nasional, mengingat baja merupakan produk utama dalam berbagai proyek pemerintah dan proyek strategis nasional.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menyampaikan bahwa P3DN memberikan kepastian arah kebijakan bagi industri.

“P3DN adalah sinyal kuat kehadiran negara untuk memastikan persaingan yang adil. Kepastian ini penting agar industri baja nasional dapat terus berinvestasi, berproduksi, dan mendukung pembangunan nasional,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Implementasi P3DN sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan kemandirian ekonomi dan industrialisasi nasional. Melalui P3DN, belanja publik diarahkan untuk menutup ruang praktik impor tidak sehat sekaligus memperkuat fondasi industri strategis nasional.

Baca Juga :  HOVARLAY Transformasikan Aktivasi Brand Lewat AR di Summarecon Golden Expo 2025

Tentang Krakatau Steel Tbk

Sekilas tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel dan Group mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik (power plant), serta beberapa ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang. Saat ini, Krakatau Steel berkomitmen menjalankan transformasi perusahaan melangkah dalam KS Reborn yang mencakupi semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform”. Transformasi ini difokuskan pada peningkatan kinerja perusahaan melalui penguatan tata kelola, transparansi, pengembangan human capital, penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur guna membangun kepercayaan pemangku kepentingan dan menarik investor.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

AIIP Luncurkan Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia: Mendorong Kolaborasi Ekosistem untuk Percepatan Adopsi AI Nasional”
Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis
KAI Daop 4 Semarang dan DJKA Kemenhub Perkuat Keselamatan melalui Inspeksi Bersama
Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025
Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026
Terus Bertumbuh! Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 6 Naik 23% pada 2025

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:43

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:51

Indibiz KTI Kolaborasi dengan Makassar Game Developer Hadirkan Global Game Jam Makassar 2026

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:46

KAI Logistik Optimalkan Kawasan Gudang Kalimas untuk Perkuat Rantai Logistik Terpadu

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:07

Hilirisasi Mineral dan Pengembangan Ekosistem Baterai, Pemerintah Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:45

Pemesanan Tiket Lebaran Terus Meningkat, 178.897 Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 1 Jakarta Telah Terjual

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:10

Krakatau Steel Raih Validasi Pasar Melalui Best Stock Awards 2026

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:07

KAI Services Hadirkan Pelayanan Terbaik di Stasiun Jatake

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:25

Dukung Gerakan Satu Juta Pohon, KAI Logistik Konsisten Tegaskan Komitmen Lingkungan

Berita Terbaru

Teknologi

Memahami Siklus Pasar dalam Pergerakan Harga Aset

Kamis, 5 Feb 2026 - 19:43