Krakatau Steel Group Dukung Ketahanan Pangan & Budaya Bersih - Koran Mandalika

Krakatau Steel Group Dukung Ketahanan Pangan & Budaya Bersih

Senin, 4 Agustus 2025 - 16:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon, 4 Agustus 2025 — Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan budaya kerja berkelanjutan, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di bawah kepemimpinan Akbar Djohan sebagai Direktur Utama, melakukan program pembangunan greenhouse hidroponik bersama pesantren di Cilegon. Selain itu dalam waktu yang relatif bersamaan bersama anak usahanya, PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI) melaksanakan program budaya kerja bersih yang bertajuk GREGET (Gerakan Rapi Elok Gotong Royong Eco-Friendly Tertib ), suatu gerakan budaya bersih dan pemilahan sampah di lingkungan PT KTI.

Inisiatif
ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan
berkelanjutan dan transformasi sosial-ekonomi masyarakat sekitar wilayah Cilegon.

Greenhouse Hidroponik Dorong Ketahanan Pangan
dan Kemandirian Pesantren

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT
Krakatau Steel (Persero) Tbk membangun greenhouse hidroponik di dua
pesantren, yaitu Pesantren Amalul Ummah dan Pesantren Al-Markas, dengan
teknologi pertanian modern yang hemat air dan efisien lahan. Tak hanya
membangun fasilitas, perusahaan juga memberikan pelatihan budidaya, manajemen
usaha, dan strategi pemasaran kepada para santri. Produk hasil panen tersebut nantinya
akan diserap oleh jaringan hotel dan restoran KS Group, serta dapat dipasarkan
secara mandiri oleh pesantren.

Baca Juga :  Percepat Pemulihan Akses Masyarakat di Nagekeo, Jembatan Bailey Teodhae 1 Ditargetkan Rampung 4 Oktober 2025

“Krakatau
Steel Group berkomitmen untuk mendukung program asta cita pemerintah.
Pembangunan Greenhouse adalah contoh nyata komitment KS Group dalam
mendukung ketahanan pangan. Dengan sinergi antara korporasi, lembaga pendidikan
pesantren, dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta ekosistem pertanian yang
tangguh dan mandiri, mendukung cita-cita ketahanan pangan nasional yang lebih
kuat.” ujar Agus Nizar Vidiansyah, sebagai Direktur SDM PT Krakatau Steel
Persero (Tbk) pada saat ground breaking pembangunan Greenhouse
tanggal akhir Juli 2025.

Simbolisasi ground breaking pembangunan green house hidroponik oleh Direktur SDM PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Agus Nizar Vidiansyah (kiri)

GREGET: Gerakan Budaya Bersih dan Pemilahan Sampah di Lingkungan PT KTI

Diawal
Agustus 2025, KTI  meluncurkan GREGET
yang melibatkan seluruh karyawan dan jajaran direksi dalam kegiatan
bersih-bersih serentak di lingkungan kerja. Kegiatan ini juga menjadi media
sosialisasi sistem pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu yang mulai
diterapkan di seluruh area kantor.

Baca Juga :  Menteri PU Dody Hanggodo Paparkan Arah Pembangunan Infrastruktur Nasional di Forum Investasi Indonesia-China

“Diharapkan
dengan adanya GREGET Jumat bersih ini di lingkungan PT Krakatau Tirta Industri,
dijaga oleh teman-teman PT KTI, dinikmati kebersihannya oleh teman-teman PT KTI,
dan dilakukan secara gotong royong,” ujar Hikmah Widyanti, Direktur Keuangan
& SDM PT KTI.

Nunung
Cahyanto Setyawan, Kepala Dinas HSE (Health, Safety, and Environment) PT
KTI, menambahkan bahwa GREGET bertujuan membentuk kebiasaan kerja yang tertib
dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. “Kegiatan GREGET Jumat bersih ini,
merupakan kegiatan sosialisasi kepada karyawan untuk melakukan ataupun peduli
terhadap pemilahan sampah,” ungkapnya.

Karyawan PT Krakatau Tirta Industri bergotong royong dalam kegiatan GREGET

Komitmen ESG dan Transformasi Berkelanjutan

Kedua
kegiatan tersebut mencerminkan semangat Krakatau Steel Group dalam menciptakan
nilai bersama (shared value) antara korporasi dan komunitas. Sebagai
bagian dari komitmen prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance),
Krakatau Steel Group akan terus mendorong program-program yang mendukung
ketahanan pangan, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan perekonomian masyarakat
dan karyawan.

Berita Terkait

Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan
Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115
Menjawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Siapkan Talenta Masa Depan
Erajaya Manfaatkan Solusi Salesforce untuk Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Personal dan Terintegrasi bagi 18 Juta Pelanggan
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun
Broker Lokal dengan Layanan 24 Jam Customer Support di Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 07:00

Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko

Jumat, 10 April 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Jumat, 10 April 2026 - 19:00

SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Jumat, 10 April 2026 - 18:00

Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115

Jumat, 10 April 2026 - 18:00

Menjawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Siapkan Talenta Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 16:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun

Jumat, 10 April 2026 - 15:00

Broker Lokal dengan Layanan 24 Jam Customer Support di Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 15:00

Faktor Utama yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia

Berita Terbaru