Krakatau Steel Raih ISO 50001 Sistem Manajemen Energi, Pertama dan Satu-Satunya di Kota Cilegon - Koran Mandalika

Krakatau Steel Raih ISO 50001 Sistem Manajemen Energi, Pertama dan Satu-Satunya di Kota Cilegon

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon (18/06) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada Juni 2025 secara resmi memperoleh Sertifikat ISO 50001:2018 dalam hal Manajemen Energi dari PT Sucofindo Indonesia. Prosesi penyerahan sertifikat dilaksanakan di Wisma Krakatau Steel Cilegon dan diserahkan langsung oleh Kepala Cabang Sucofindo Cilegon Iyus D. Purnama, kepada VP of Research & Technology Fathurrahmi Dasril, dan VP of Operation Excellence Tumpal H Simatupang yang mewakili Manajemen Perseroan serta Tim Sistem Manajemen Energi.

“Penghargaan
ini merupakan satu-satunya dan yang pertama diberikan di Kota Cilegon. ISO
50001:2018 merupakan standar internasional yang berfokus pada sistem manajemen
energi dan pengelolaan sumber daya yang optimal sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2023 dan hal ini sejalan
dengan visi Perseroan untuk menjadi perusahaan baja yang kompetitif,
menguntungkan, dan terpercaya, serta mendukung semangat “Committed to
Transform”
dalam mewujudkan transformasi berkelanjutan,” jelas
Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan.

Baca Juga :  BRI Region 6/Jakarta 1 Rayakan HUT ke-130 dengan Tumpengan dan Penghargaan

Kepala Cabang Sucofindo Cilegon Iyus D. Purnama (kedua dari kiri) Menyerahkan Sertifikasi kepada VP of Research & Technology Krakatau Steel Fathurrahmi Dasril (kedua dari kanan)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut
Akbar menyatakan bahwa di tengah tantangan industri baja global yang semakin
kompleks dan dinamis, pengelolaan energi yang efisien bukan lagi sebuah opsi,
melainkan suatu keharusan. Kenaikan harga energi, yang menjadi komponen biaya
operasional terbesar ke-dua setelah bahan baku, ditambah kondisi overcapacity
global
yang menyebabkan masuknya baja murah ke pasar domestik, semakin mempertegas
urgensinya.

Baca Juga :  Andrea Wiwandhana dan Kampanye #NoBuyChallenge: Kritik Moderat terhadap Konsumerisme

“Perolehan
sertifikat ini bukan sekadar bentuk pengakuan formal, tetapi merupakan tonggak
penting dalam perjalanan Krakatau Steel 
untuk terus meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi, dan
memastikan keberlanjutan operasional,” tambah Akbar.

Menutup
pernyataannya Akbar menyampaikan bahwa Krakatau Steel dan Group terus
berkomitmen untuk menerapkan praktik bisnis berkelanjutan melalui sistem
manajemen yang terintegrasi dan siap melangkah lebih jauh dalam
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan di seluruh proses bisnis, memperkuat
kontribusi perusahaan bagi industri nasional, serta meningkatkan daya saing di
tingkat global.

Berita Terkait

Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026
Membentuk Masa Depan Hospitality: Wawasan dari THINC Indonesia 2026 dan Potensi Destinasi Leisure Baru yang Belum Tergali
55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium
Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat
KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas
Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan
Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru