BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang - Koran Mandalika

BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan dukungan pembiayaan, ketersediaan pasokan rumah, serta kemudahan akses informasi, penyaluran FLPP diharapkan dapat semakin optimal dan menjangkau lebih banyak MBR di Kabupaten Subang.

Subang, 5 Oktober 2026 – Badan Pengelola Tabungan Perumahan
Rakyat (BP Tapera) terus mendorong percepatan penyaluran Fasilitas Likuiditas
Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Kabupaten Subang. Upaya tersebut dilakukan
bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BRI, serta
Pemerintah Kabupaten Subang untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian
layak dan terjangkau.

SEVP Micro Business Empowerment BRI Muhammad Candra Utama
menyampaikan bahwa BRI terus mendukung sektor perumahan, baik dari sisi
pembiayaan masyarakat maupun pelaku usaha. Hingga 1 Oktober 2026, BRI mencatat
penyaluran pembiayaan program perumahan sekitar Rp12,54 triliun kepada 85.539
debitur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan pembiayaan tersebut diharapkan dapat memperkuat
kemampuan masyarakat dalam memiliki rumah sekaligus mendorong kapasitas pelaku
usaha yang terlibat dalam pembangunan perumahan.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menyambut
baik program tersebut. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi, industri, investasi,
dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Subang perlu diikuti dengan
peningkatan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Baca Juga :  KAI Daop 8 Surabaya Terima Kunjungan BNN Provinsi Jatim dan BNN Kota Surabaya, Perkuat Kolaborasi Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba

Perkembangan kawasan industri juga dinilai mendorong
peningkatan kebutuhan hunian, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah
dan pekerja di sekitar kawasan pertumbuhan ekonomi baru.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa kebijakan di
sektor perumahan harus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat. Dalam dialog
bersama peserta, Maruarar menggali kondisi pelaku ekosistem perumahan, mulai
dari pengembang, kontraktor, toko bahan bangunan hingga pelaku usaha lainnya.

Ia menekankan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya perlu
diberikan kepada masyarakat yang ingin memiliki rumah, tetapi juga kepada
pelaku usaha di sisi penyediaan agar pembangunan rumah dapat berlangsung lebih
cepat.“Mari kita berlomba-lomba bahagiakan rakyat,” ujar Maruarar.

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho
menyampaikan bahwa target penyaluran FLPP tahun 2026 sebesar 350 ribu unit.
Hingga 4 Oktober 2026, realisasinya telah mencapai 166.938 unit atau 47,69
persen dari target. Jawa Barat mencatat realisasi tertinggi sebanyak 39.140
unit, sementara Kabupaten Subang telah merealisasikan 1.115 unit rumah subsidi.

Kabupaten Subang juga memiliki pasokan sebanyak 1.678 unit
rumah dalam berbagai tahapan, mulai dari booking, kavling, pembangunan hingga
siap huni. Secara nasional, BP Tapera memperkuat ekosistem pembiayaan melalui
kerja sama dengan 43 bank penyalur dan 22 asosiasi pengembang.

Baca Juga :  Explorex Siap Bangun Ekosistem Outdoor Indonesia, Dorong Kolaborasi Industri hingga Penguatan Kompetensi SDM

“BP Tapera terus mendorong percepatan penyaluran FLPP dengan
memperkuat dukungan dari pemerintah daerah, perbankan, pengembang, dan seluruh
pemangku kepentingan. Kabupaten Subang memiliki potensi besar, didukung
pertumbuhan kawasan industri, investasi, serta ketersediaan pasokan rumah yang
dapat semakin memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan
terjangkau,” ujar Heru.

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdi
Kusuma menambahkan, masyarakat dapat memanfaatkan Sikumbang dan aplikasi Tapera
Mobile untuk mencari informasi rumah subsidi, melakukan simulasi pembiayaan,
serta mengakses proses pengajuan KPR FLPP melalui bank penyalur.

“BP Tapera ingin memastikan masyarakat semakin mudah
memahami dan mengakses KPR FLPP, mulai dari mencari rumah yang sesuai,
mengetahui persyaratan, melakukan simulasi pembiayaan, hingga mengajukan KPR
melalui bank penyalur. Kami berharap berbagai kemudahan yang tersedia dapat
semakin membuka akses MBR untuk memiliki rumah pertama yang layak dan
terjangkau,” ujar Sid.

Dengan dukungan pembiayaan, ketersediaan pasokan rumah,
serta kemudahan akses informasi, penyaluran FLPP diharapkan dapat semakin
optimal dan menjangkau lebih banyak MBR di Kabupaten Subang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pastikan Kualitas Rumah Subsidi bagi MBR, BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Buana Subang Raya 2
BP Tapera dan Bank bjb Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat
Proyek Siring Pengaman Sungai di Kalimantan Selatan Gunakan CCSP Waskita Beton Precast
Surat Berharga Multifinance Turun, BRI Finance Tetap Jaga Fleksibilitas Pendanaan
OSL Indonesia Dorong Strategi Investasi Aset Digital yang Lebih Terarah dan Hadirkan Auto-Invest, OSL Elite, dan Launchpool
Odoo POS dan E-Faktur: Pajak Retail Multi-Outlet Tanpa Lembur
Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober
BINUS @Bandung Perkuat Talenta AI Indonesia melalui Program Artificial Intelligence bagi Generasi Muda

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

Pastikan Kualitas Rumah Subsidi bagi MBR, BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Buana Subang Raya 2

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

BP Tapera dan Bank bjb Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02

Proyek Siring Pengaman Sungai di Kalimantan Selatan Gunakan CCSP Waskita Beton Precast

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

OSL Indonesia Dorong Strategi Investasi Aset Digital yang Lebih Terarah dan Hadirkan Auto-Invest, OSL Elite, dan Launchpool

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

Odoo POS dan E-Faktur: Pajak Retail Multi-Outlet Tanpa Lembur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:02

Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02

BINUS @Bandung Perkuat Talenta AI Indonesia melalui Program Artificial Intelligence bagi Generasi Muda

Berita Terbaru