Masyarakat Indonesia Ubah Strategi Finansial, Bitcoin Bisa Jadi Solusi - Koran Mandalika

Masyarakat Indonesia Ubah Strategi Finansial, Bitcoin Bisa Jadi Solusi

Kamis, 3 Juli 2025 - 11:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 03 Juli 2025 – Masyarakat Indonesia tengah menghadapi tekanan ekonomi yang mendorong perubahan signifikan dalam strategi pengelolaan keuangan. Berdasarkan laporan terbaru YouGov, banyak individu menyesuaikan cara mereka menabung, berutang, dan berinvestasi untuk merespons kenaikan biaya hidup yang terus berlanjut.

Survei daring terhadap 2.067 responden dewasa di Indonesia menunjukkan bahwa masyarakat semakin berhati-hati dalam mengambil keputusan finansial, lebih melek digital, dan mencari alternatif investasi yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi. Emas masih mendominasi sebagai pilihan utama, namun minat terhadap aset kripto juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.

Pernyataan tersebut sejalan dengan hasil survei Consensys dan YouGov pada 2024 yang menunjukkan tingginya keterbukaan masyarakat Indonesia terhadap aset kripto. Survei terhadap 1.041 responden berusia 18–65 tahun itu mengungkap meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kripto di tengah menurunnya kepercayaan terhadap layanan keuangan tradisional. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyatakan bahwa perubahan kondisi ekonomi turut mendorong masyarakat untuk lebih proaktif dalam mengelola keuangan pribadi. Alih-alih hanya mengandalkan tabungan konvensional, masyarakat kini mulai mencari alternatif yang dapat memberikan imbal hasil dan pertumbuhan nilai aset dalam jangka panjang.

Baca Juga :  30+ Creators Meriahkan Acara Ikan Galau Sports Day Pound Fit Session 2025!

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Sumber: Tokocrypto.

“Kami melihat perubahan signifikan dalam mindset keuangan masyarakat. Di tengah tekanan biaya hidup, semakin banyak orang yang mulai mencari cara untuk mengembangkan aset, bukan hanya menyimpannya. Ini momentum penting untuk memperkuat edukasi finansial dan pemahaman tentang instrumen investasi, termasuk kripto,” kata Calvin.

“Situasi ekonomi saat ini membuat masyarakat mencari alternatif yang bisa membantu mereka menjaga dan menumbuhkan nilai kekayaan. Aset digital seperti kripto menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan karena bisa diakses lebih luas dan menawarkan potensi pertumbuhan yang menarik,” tambahnya.

Bitcoin Bagian Zero-sum Game?

Seiring meningkatnya adopsi kripto sebagai bagian dari strategi keuangan masyarakat, perdebatan tentang peran Bitcoin dalam sistem ekonomi kembali mencuat. Di media sosial, muncul anggapan bahwa Bitcoin adalah permainan zero-sum, di mana keuntungan satu pihak setara dengan kerugian pihak lain. Namun, pandangan ini dinilai tidak tepat, terutama jika melihat perkembangan ekosistem kripto yang terus menciptakan nilai baru di luar sekadar aktivitas jual-beli.

Calvin menegaskan bahwa Bitcoin bukanlah zero-sum game, melainkan positive-sum game, sebuah sistem yang memungkinkan semua pihak mendapatkan manfaat melalui partisipasi, inovasi, dan kolaborasi dalam ekosistem terbuka.

Baca Juga :  Transgo Jakarta: Solusi Sewa Mobil dan Motor Tanpa Ribet

Ilustrasi pergerakan harga Bitcoin (BTC). Sumber: Tokocrypto.

“Bitcoin bukan zero-sum game karena nilainya tidak hanya datang dari spekulasi, tapi dari kepercayaan, adopsi teknologi, dan fungsinya sebagai alternatif sistem keuangan. Dalam zero-sum, tidak ada penciptaan nilai. Tapi di kripto, ada inovasi, infrastruktur, edukasi, dan inklusi yang terus berkembang,” kata Calvin.

Menurutnya, pertumbuhan nilai dalam dunia kripto terjadi karena kontribusi kolektif dari para pengguna, pengembang, dan institusi yang terus membangun solusi berbasis teknologi blockchain. Hal ini menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari sistem keuangan digital yang bersifat positive-sum, semakin banyak partisipan, semakin besar potensi nilai yang tercipta untuk semua pihak.

Calvin juga menyoroti bahwa ekosistem kripto memberikan peluang lebih luas, mulai dari pengembangan teknologi, adopsi DeFi (decentralized finance), hingga peningkatan literasi keuangan digital yang inklusif dan merata.

“Yang paling penting bukan hanya membeli kripto, tapi memahami prinsipnya. Kripto adalah tools. Kalau digunakan dengan benar dan bijak, ini bukan soal menang atau kalah, tapi soal menciptakan nilai baru,” tutup Calvin.

Berita Terkait

Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi
Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur
WGS dan Mavvrik jalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi FinOps generasi baru di Indonesia dan Asia Tenggara
Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan
Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia
5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika
Retail Multi Cabang Makin Efisien Berkat Integrasi Odoo Accounting dan Inventory

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:33

Beri Materi di PKN, Gubernur Iqbal Tegaskan Kualitas Pemerintahan Ditentukan oleh Sistem yang Dibangun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:26

Lobar dan Loteng Sabet Medali Emas pada Porprov NTB 2026 Cabor Voli Indoor

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:10

Gubernur NTB Ajak Masyarakat Nobar Final Piala Dunia

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:08

Porprov XII NTB 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Iqbal: Persiapan Menuju PON

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:34

Rakor GTRA NTB 2026, Pemprov NTB Dorong Penyelesaian Masalah Agraria dengan Cepat

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:06

Fakultas Bisnis LSPR Tingkatkan Nilai Tambah Hasil Perikanan Desa Persiapan Blongas melalui Pelatihan Pembuatan Abon Ikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:38

Membaca Postur APBD NTB 2027: Optimisme Fiskal di Tengah Tantangan Kemandirian Daerah

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30

Buruan Cek! Pemprov NTB Lelang 29 Mobil Dinas, Pengumuman Segera Terbit

Berita Terbaru