Melalui Program Study Abroad BINUS UNIVERSITY, Ashley Patricia Menemukan Perspektif Global Interior Design - Koran Mandalika

Melalui Program Study Abroad BINUS UNIVERSITY, Ashley Patricia Menemukan Perspektif Global Interior Design

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Program Interior Design BINUS University kembali membuktikan kesiapan mereka untuk belajar dan berkembang di kancah global melalui pengalaman study abroad. Salah satunya adalah Ashley Patricia Hawindy, mahasiswa Interior Design BINUS @Kemanggisan, yang berkesempatan mengikuti program study abroad di Nagoya University of Foreign Studies (NUFS), Jepang.

Selama menjalani satu semester perkuliahan di NUFS, Ashley tidak hanya mengikuti mata kuliah yang berfokus pada budaya dan bahasa Jepang, tetapi juga terlibat dalam berbagai program ekskursi yang diselenggarakan oleh kampus. Melalui kegiatan tersebut, ia dapat melihat dan merasakan langsung kehidupan masyarakat Jepang—mulai dari kebiasaan sehari-hari, etika sosial, pola komunikasi, hingga nilai-nilai budaya yang dianut. Pengalaman belajar ini membuat proses akademik terasa lebih utuh karena terintegrasi dengan pemahaman kontekstual di lapangan.

Ketertarikan Ashley terhadap budaya Jepang telah tumbuh sejak kecil. Keinginannya untuk merasakan langsung kehidupan dan sistem pendidikan di Jepang, serta tantangan untuk hidup mandiri di luar negeri, menjadi motivasi utama mengikuti program study abroad. Kesempatan ini semakin terbuka berkat dukungan BINUS University yang menyediakan berbagai jalur pengalaman internasional bagi mahasiswanya.

Dalam proses adaptasi, Ashley sempat merasakan kekhawatiran harus tinggal sendiri di negara asing. Namun, pertemuan dengan mahasiswa internasional dari berbagai negara, serta keramahan mahasiswa domestik Jepang, dosen, dan staf kampus NUFS, membantunya melewati fase tersebut. Lingkungan yang suportif membuatnya perlahan merasa nyaman dan mampu beradaptasi dengan budaya serta sistem pembelajaran yang baru.

Tantangan terbesar yang dihadapi Ashley selama di Jepang adalah keterbatasan bahasa. Dengan kemampuan bahasa Jepang yang masih dasar, ia harus berusaha lebih keras dalam berkomunikasi dan mengikuti perkuliahan. Meski demikian, sikap terbuka dan kemauan untuk terus mencoba berinteraksi, ditambah kesabaran lingkungan sekitarnya, menjadi kunci utama dalam proses adaptasi tersebut.

Salah satu momen paling berkesan bagi Ashley adalah welcome party yang diselenggarakan oleh kampus. Sambutan hangat dari mahasiswa Jepang dan komunitas internasional membuat rasa takutnya perlahan hilang dan menjadi titik awal tumbuhnya kepercayaan diri untuk menghadapi tantangan selama tinggal dan belajar di luar negeri.

Pengalaman study abroad ini turut membuka wawasan Ashley mengenai rencana masa depannya. Ia kini tengah mengeksplorasi berbagai kemungkinan, termasuk peluang untuk kembali ke Jepang guna memperdalam ilmu interior design atau mencoba kesempatan kerja. Pengalaman di NUFS menjadi pelengkap penting dari pembelajaran yang telah ia peroleh selama berkuliah di BINUS University.

Baca Juga :  Polda NTB Berkolaborasi bersama Aikrut Gunakan Teknologi AI dalam Proses Rekrutmen dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Selain pengetahuan akademik dan budaya, Ashley mengaku mendapatkan pembelajaran personal yang sangat berharga. Sebagai pribadi yang cenderung introvert, ia terdorong untuk keluar dari zona nyaman, belajar beradaptasi, berani berinteraksi, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru yang sangat berbeda. Pengalaman ini membentuknya menjadi individu yang lebih mandiri, terbuka, dan percaya diri.

Melalui kisahnya, Ashley menyampaikan pesan bagi calon mahasiswa dan siswa SMA yang ingin merasakan pengalaman kuliah di luar negeri agar tidak takut mencoba. Menurutnya, study abroad bukan hanya tentang belajar di negara lain, tetapi juga tentang mengenal diri sendiri dan memperluas cara pandang terhadap dunia. BINUS University, melalui berbagai program internasionalnya, terus berkomitmen memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang secara akademik, profesional, dan personal di tingkat global.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

CLEAR Gandeng Shin Tae-yong untuk Kembangkan Talenta Muda Sepak Bola Indonesia
Dari Energi hingga Pendidikan, Waskita Beton Precast Perkuat Fondasi Infrastruktur Strategis di Berbagai Wilayah Indonesia
Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan
BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026
Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia
Drone Kargo untuk Lokasi Sulit Dijangkau: Cara Baru Mengirim Barang ke Tempat yang Tak Terhubung Jalan
Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP
Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

CLEAR Gandeng Shin Tae-yong untuk Kembangkan Talenta Muda Sepak Bola Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

Dari Energi hingga Pendidikan, Waskita Beton Precast Perkuat Fondasi Infrastruktur Strategis di Berbagai Wilayah Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

Merdeka Menentukan Tujuan Finansial, BRI Finance Hadirkan Fasilitas Dana Tunai hingga 90% Nilai Kendaraan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:02

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Dana Tunai 44,74% hingga Semester I-2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Omzet Naik tapi Laba Menipis? Sering Terlewat Sebelum Beralih ke Odoo ERP

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:02

Beda Re-Key dan Daftar Ulang Sertifikat Elektronik yang Hampir Kedaluwarsa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Berita Terbaru