Mengenal Omnichannel dan Peran Telemarketing di Era Digital - Koran Mandalika

Mengenal Omnichannel dan Peran Telemarketing di Era Digital

Kamis, 5 Juni 2025 - 08:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelaskan bagaimana Omnichannel dan strategi telemarketing bisa saling melengkapi untuk meningkatkan penjualan dan kepuasan pelanggan.

Pernah gak sih kamu merasa ribet harus pindah-pindah aplikasi cuma buat balas pesan pelanggan? WhatsApp di HP, email di laptop, komentar di Instagram belum sempat dibaca. Nah, di sinilah konsep Omnichannel jadi penyelamat.

Omnichannel adalah strategi yang menyatukan semua saluran komunikasi bisnis kamu—baik online maupun offline—dalam satu platform terintegrasi. Jadi kamu bisa layani pelanggan dari berbagai channel (WhatsApp, email, Instagram, Facebook, telepon, dll) tanpa perlu buka-tutup aplikasi satu per satu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan Omnichannel, kamu bisa:

1. Memberikan pengalaman pelanggan yang konsisten di semua platform

2. Menjawab pesan lebih cepat karena semua channel terpantau dalam satu dashboard

3. Mengurangi risiko kehilangan chat penting karena sudah tercatat otomatis

4. Meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan

Ini penting banget terutama kalau kamu punya banyak pelanggan aktif di berbagai media. Dengan strategi Omnichannel, pelayanan jadi lebih rapi, cepat, dan profesional.

Baca Juga :  CONCERT LYFE: Istilah Baru di 2025

Telemarketing Adalah Strategi Lama yang Masih Relevan

Meski dunia digital terus berkembang, jangan salah, telemarketing adalah salah satu metode penjualan yang masih terbukti efektif sampai hari ini. Tapi tentu saja, cara mainnya sudah beda dibanding zaman dulu.

Telemarketing adalah strategi penjualan yang dilakukan melalui panggilan telepon, biasanya untuk menawarkan produk, mengonfirmasi pemesanan, atau menjaga hubungan dengan pelanggan.

Beberapa keuntungan utama dari telemarketing:

1. Interaksi langsung dengan calon pelanggan

2. Bisa menyesuaikan penawaran sesuai kebutuhan lawan bicara

3. Cocok untuk pendekatan personal dalam penjualan

4. Efektif untuk follow-up prospek yang sudah tertarik

Tapi agar hasilnya maksimal, telemarketing sekarang gak bisa berdiri sendiri. Perlu dikombinasikan dengan sistem yang lebih modern—dan di sinilah Omnichannel berperan penting.

Omnichannel + Telemarketing = Strategi Penjualan Lebih Maksimal

Sekarang bayangin ini: tim telemarketing kamu nelpon calon pelanggan, tapi sebelumnya sudah tahu riwayat obrolan pelanggan di WhatsApp atau email. Jadi, obrolannya bisa lebih relevan dan personal.

Baca Juga :  Omada Pro Resmi Hadir! Solusi Jaringan Enterprise Andal dari TP-Link

Dengan mengintegrasikan telemarketing ke dalam sistem Omnichannel:

1. Data pelanggan bisa diakses langsung saat menelepon

2. Tim sales tahu histori chat, komplain, atau pertanyaan sebelumnya

3. Koordinasi antar divisi (marketing, CS, sales) jadi lebih efisien

4. Peluang closing meningkat karena pendekatan lebih tepat sasaran

Ini bukan cuma soal teknologi, tapi soal meningkatkan kualitas komunikasi dan mempercepat proses penjualan.

Kesimpulan: Gabungkan untuk Hasil Lebih Baik

Kalau kamu ingin bisnis kamu makin berkembang dan pelanggan makin puas, sekarang saatnya berinvestasi di sistem yang tepat. Omnichannel bikin komunikasi lebih terpusat dan rapi, sementara telemarketing tetap jadi senjata ampuh untuk pendekatan langsung yang personal.

Dua strategi ini saling melengkapi. Jadi jangan pilih salah satu—gabungkan keduanya untuk hasil yang lebih maksimal.

Untuk informasi lebih lanjut kunjungi Barantum dan coba produk secara gratis selama 7 hari!

Berita Terkait

Program Psikologi BINUS UNIVERSITY Bahas Dinamika Konflik dan Relasi Sosial di Era Digital melalui Dialog Psikologi Nusantara XIV
Caturwulan I 2026, Volume Penumpang KAI Divre IV Tanjungkarang Meningkat 15 Persen
KAI Daop 2 Bandung Jalankan 2 KA Tambahan Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Krakatau Steel Perkuat Daya Saing di Tengah Penurunan Produksi Baja Global dan Meningkatnya Tekanan Perdagangan
Libur Panjang Akhir Pekan, KAI Operasikan 270 Perjalanan LRT Jabodebek Per Hari, Tarif Maksimal Rp10.000
KAI Tegaskan Tidak Ada Kebocoran, Material Cairan di Belakang Depo Tanjungkarang Merupakan Residu Yang Terbawa Hujan
Angkutan Penumpang KAI Bandara Januari–April 2026 Tumbuh 2,96 Persen
Siloam Menutup Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2025

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:40

Poltekpar Lombok Satu Dekade: Cetak SDM Siap Kerja, Siap Wirausaha, Siap Mendunia

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:14

Abdul Hadi Wujudkan Jembatan Gantung Darmaji–Kerembong, Warga Sambut Antusias Proyek Bersejarah

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:02

ITDC Perkuat The Mandalika Lewat Festival Wellness & Budaya yang Diminati Ratusan Peserta

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:37

Miskinkan Koruptor, Kuatkan Rakyat: Kejari Lombok Tengah Selamatkan Rp1,4 Miliar

Senin, 4 Mei 2026 - 16:03

Perpisahan atau Pungli? Ketua DPRD Lombok Tengah Buka Suara Soal Iuran Jumbo di SMPN 1 Praya

Senin, 4 Mei 2026 - 10:10

Haji Harmaen Tegaskan 3 Pilar Pembenahan RSUD Praya untuk Pelayanan Optimal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:17

Sekolah Jadi Perjuangan: Tastura Mengajar Soroti Akses Pendidikan di Pelosok Lombok Tengah

Jumat, 17 April 2026 - 12:43

FP4 NTB Soroti Kebijakan Anggaran Bupati Lombok Tengah terkait Nakes

Berita Terbaru