Menghadapi Tantangan Pasca-Lebaran: Strategi Moladin untuk Pertumbuhan UMKM - Koran Mandalika

Menghadapi Tantangan Pasca-Lebaran: Strategi Moladin untuk Pertumbuhan UMKM

Rabu, 26 Maret 2025 - 15:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 26 Maret 2025 – Setelah periode puncak penjualan selama Ramadan dan Lebaran, banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengalami penurunan permintaan yang signifikan. Untuk menjaga stabilitas bisnis dan mempertahankan pertumbuhan, diversifikasi pendapatan menjadi strategi yang sangat penting. Moladin Group, melalui platform terintegrasi yang mencakup Moladin dan Moladin Finance Indonesia, menawarkan solusi inovatif guna membantu UMKM menghadapi tantangan ini dengan lebih efektif. Moladin Finance Indonesia (MOFI), sebagai perusahaan multifinance yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyediakan layanan keuangan fleksibel yang memberdayakan pelaku usaha untuk mendiversifikasi sumber pendapatan serta mengakses modal yang diperlukan untuk pertumbuhan di periode pasca-Lebaran.

Dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menegaskan peran penting sektor keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional, UMKM membutuhkan solusi keuangan yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan mereka agar dapat menghadapi dinamika pasar pasca-Lebaran secara efektif. Moladin Finance Indonesia berada di garis depan dalam menghadirkan solusi ini, memastikan bahwa UMKM memiliki akses terhadap alat yang diperlukan untuk tetap tangguh dalam menghadapi perubahan pasar.

Baca Juga :  Kolaborasi BINUS UNIVERSITY, Ekraf RI, dan AGI Dukung Talenta Game Tanah Air melalui Gameseed 2025

Mulyadi, Direktur Utama MOFI, menekankan pentingnya adaptasi dalam menjaga momentum bisnis setelah Lebaran: “Periode pasca-Lebaran menjadi tantangan krusial bagi UMKM. Mengandalkan model bisnis tradisional saja dapat membatasi potensi pertumbuhan. Diversifikasi pendapatan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis. MOFI berkomitmen untuk menyediakan solusi keuangan fleksibel yang memungkinkan UMKM berkembang dalam lanskap pasar yang terus berubah,” ujar Mulyadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunci UMKM untuk Tetap Bertumbuh

Agar tetap kompetitif dan tangguh, UMKM dapat menerapkan strategi berikut. Di bawah kepemimpinan MOFI, penyedia solusi keuangan fleksibel yang tepercaya bagi UMKM, bisnis dapat menemukan dukungan yang dibutuhkan untuk beradaptasi dan berkembang di periode pasca-Lebaran.

Perluas Lini Produk atau LayananJangan hanya mengandalkan produk utama! Tambahkan variasi yang sesuai dengan tren pasar. Contohnya, pelaku bisnis kuliner bisa mulai menawarkan menu sehat atau paket katering harian untuk menjaga arus pendapatan tetap stabil.

Baca Juga :  Fanbo dan Priska Sahanaya Bahas Content System di SMK Bina Putra

Maksimalkan Saluran DigitalMengoptimalkan platform e-commerce, media sosial, dan pemasaran digital dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan, sehingga membuka peluang pendapatan baru bagi UMKM.

Membangun Kemitraan StrategisBerkolaborasi dengan bisnis yang saling melengkapi—seperti promosi silang atau penawaran bundling—dapat menarik lebih banyak pelanggan dan menciptakan nilai tambah bagi kedua belah pihak. 

Akses Pembiayaan yang FleksibelPendanaan yang memadai sangat penting untuk ekspansi bisnis dan inovasi. MOFI, bagian dari Moladin Group, menyediakan solusi keuangan yang mudah diakses, transparan, dan disesuaikan dengan kebutuhan UMKM guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan.  

MOFI, bagian dari Moladin Group, telah berizin dan diawasi oleh OJK, memastikan layanan keuangan yang aman dan andal bagi UMKM.

Untuk informasi lebih lanjut tentang solusi pembiayaan MOFI, kunjungi https://mofi.id.

Berita Terkait

Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS
Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan
Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT
Telkom AI Center Usung Human-in-the-Loop dalam Penguatan Talenta AI melalui Workshop METC
Harga Bitcoin Rebound, Tokocrypto Ingatkan Investor Tetap Disiplin Lewat DCA
Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kramat Berlomba Tampilkan Pakaian Nasional Terbaik
Prediksi Semakin Akurat, Tapi Keputusan Masih Sulit: Ini Sorotan Prof. Tuga Mauritsius dalam Pengukuhan Guru Besar di BINUS University

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 19:00

Bittime Catatkan Lonjakan Swap USDT/IDR Hingga 57% Di Tengah Tekanan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS

Rabu, 22 April 2026 - 18:00

Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global

Rabu, 22 April 2026 - 17:00

Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

Rabu, 22 April 2026 - 17:00

Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT

Rabu, 22 April 2026 - 16:00

Harga Bitcoin Rebound, Tokocrypto Ingatkan Investor Tetap Disiplin Lewat DCA

Rabu, 22 April 2026 - 16:00

Semarak Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kramat Berlomba Tampilkan Pakaian Nasional Terbaik

Rabu, 22 April 2026 - 16:00

Prediksi Semakin Akurat, Tapi Keputusan Masih Sulit: Ini Sorotan Prof. Tuga Mauritsius dalam Pengukuhan Guru Besar di BINUS University

Rabu, 22 April 2026 - 15:00

Blaize dan Datacomm Jalin Kolaborasi Teknologi untuk Eksplorasi Solusi AI Inference di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru