Mentor FEC Kumpulkan Rp 3 Miliar, Ngaku Belum Sempat Ditarik - Koran Mandalika

Mentor FEC Kumpulkan Rp 3 Miliar, Ngaku Belum Sempat Ditarik

Kamis, 14 September 2023 - 16:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentor berhasil mengumpulkan Rp 3 miliar dalam aplikasi bodong Future E-Commerce atau FEC (tangkapan layar)

Mentor berhasil mengumpulkan Rp 3 miliar dalam aplikasi bodong Future E-Commerce atau FEC (tangkapan layar)

Koran Mandalika – Bisnis online Future E-Commerce Shopping Indonesia memakan banyak korban di Lombok, NTB. Selain member, para mentor juga mengaku dirugikan bisnis bodong tersebut.

Pengakuan mengejutkan datang dari mentor kehormatan FEC cabang Lombok, Lalu Surya Wirawan melalui kuasa hukumnya, yakni Yudian Sastrawan.

Yudian menyebut saldo di akun FEC kliennya yang tidak kurang dari Rp 3 miliar juga mengendap atau hangus sebagaimana para member atau korban lainnya.

“Benar bahwa klien kami adalah salah satu member yang bergabung di awal dengan FEC. Secara kebetulan, dia paling pesat perkembangan jaringannya di NTB,” kata Yudian, Kamis (14/9).

Yudian menegaskan, kliennya itu tidak sama sekali tidak menjadi bagian pengurus maupun direksi PT. FEC Shoping Indonesia.

“Klien kami tidak lebih dari sekadar member yang tertarik dengan iming-iming keuntungan dari bisnis di FEC ini,” ujar Yudian.

Baca Juga :  Polisi Bisa Terapkan Asas Kemanusiaan dalam Kasus Bisnis FEC

Dia menegaskan keuntungan yang diperoleh kliennya selama menjalankan bisnis online ini hanya berputar di akun FEC.

“Klien saya menggunakan kembali keuntungannya itu sebagai tambahan modal untuk
menyelesaikan pesanan barang pada aplikasi FEC,” jelas Yudian.

Dengan kata lain, keuntungan yang kliennya peroleh hanya bersifat fiktif karena masih berupa uang virtual.

“Saldonya belum sempat ditarik ke rekening. Aplikasi FEC keburu scam,” ucap Yudian. (Wan)

Berita Terkait

Tingkatkan Kapasitas Pelayanan, KAI Services Gelar Training Untuk Prama Prami di Rangkaian Compartment
Peluang Saham Batu Bara Pada 2026 di Tengah Tekanan Permintaan Hingga Kebijakan Pemerintah
Kementerian PU Pulihkan Alur Sungai Krueng Meureudu, Geliat Nelayan Pidie Jaya Kembali Bangkit
KAI Daop 2 Bandung Catat 5 KA Favorit Pelanggan Selama Angkutan Nataru 2025/2026
Cara Bisnis Ditemukan di Mesin Pencari & Media Sosial Lewat Konsep “Topical Authority”
Berikut Tanda Wet Food Kucing Sudah Tidak Layak Dikonsumsi
Libur Akhir Tahun, Pengguna LRT Jabodebek Naik 8,76 Persen
Asa Kembali Menyala, Pemulihan Aceh Tamiang Terus Berjalan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:53

Peluang Saham Batu Bara Pada 2026 di Tengah Tekanan Permintaan Hingga Kebijakan Pemerintah

Senin, 12 Januari 2026 - 11:55

Kementerian PU Pulihkan Alur Sungai Krueng Meureudu, Geliat Nelayan Pidie Jaya Kembali Bangkit

Senin, 12 Januari 2026 - 09:59

KAI Daop 2 Bandung Catat 5 KA Favorit Pelanggan Selama Angkutan Nataru 2025/2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:39

Cara Bisnis Ditemukan di Mesin Pencari & Media Sosial Lewat Konsep “Topical Authority”

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:42

Berikut Tanda Wet Food Kucing Sudah Tidak Layak Dikonsumsi

Senin, 5 Januari 2026 - 03:50

Libur Akhir Tahun, Pengguna LRT Jabodebek Naik 8,76 Persen

Senin, 5 Januari 2026 - 02:53

Asa Kembali Menyala, Pemulihan Aceh Tamiang Terus Berjalan

Senin, 5 Januari 2026 - 02:07

Drone untuk Inspeksi Ruang Terbatas yang Lebih Aman dan Efisien

Berita Terbaru