Optimalisasi Prasarana Dorong Percepatan Waktu Tempuh Commuter Line Basoetta - Koran Mandalika

Optimalisasi Prasarana Dorong Percepatan Waktu Tempuh Commuter Line Basoetta

Jumat, 27 Juni 2025 - 20:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Lanjutkan Uji Coba untuk Dukung Perjalanan Lebih Cepat dan Nyaman Menuju Bandara

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama anak usahanya KAI Commuter terus berupaya meningkatkan kualitas layanan Commuter Line Basoetta sebagai moda andalan konektivitas darat-udara menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hari ini (26/6), KAI kembali melanjutkan rangkaian uji coba peningkatan kecepatan perjalanan sebagai bagian dari program percepatan waktu tempuh yang telah berlangsung secara bertahap.

Direktur Pengelolaan Prasarana KAI Heru Kuswanto menyampaikan bahwa sejumlah peningkatan teknis pada jalur telah dilakukan melalui kegiatan perawatan dan peningkatan infrastruktur secara menyeluruh. “Kami terus memastikan jalur berada dalam kondisi prima agar dapat menunjang kecepatan perjalanan tanpa mengorbankan aspek keselamatan,” ujar Heru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pendekatan ini merupakan cara yang paling efektif dan berkelanjutan, mengingat jalur eksisting melintasi area padat penduduk dan memiliki tantangan tersendiri. Fokus peningkatan dilakukan melalui optimalisasi jalur yang ada, tanpa perlu perubahan trase secara besar-besaran.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba pada kesempatan terpisah menyampaikan bahwa peningkatan kecepatan perjalanan ini menjadi elemen penting dalam memperkuat posisi Commuter Line Basoetta sebagai moda pilihan utama menuju bandara. Menurutnya, waktu tempuh yang lebih cepat akan sangat membantu pelanggan, terutama mereka yang memiliki jadwal penerbangan dan membutuhkan perjalanan yang terukur dan bebas hambatan.

Baca Juga :  Melalui SPBUN–SGN, Holding Perkebunan Nusantara Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

Anne juga menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap layanan ini terus tumbuh dari tahun ke tahun. Pada 2023, jumlah pelanggan Commuter Line Basoetta tercatat sebanyak 1.970.531 orang dan meningkat menjadi 2.242.536 pada 2024. Sementara itu, selama periode Januari hingga Mei 2025, layanan ini telah melayani 883.512 pelanggan. KAI optimistis bahwa percepatan waktu tempuh yang sedang diujicobakan akan mendorong pertumbuhan pengguna yang lebih besar di masa mendatang.

Selain dari sisi kecepatan, KAI juga memperkuat kualitas layanan dan kemudahan akses bagi pelanggan. Tiket Commuter Line Basoetta dapat dipesan secara daring melalui aplikasi Access by KAI dan situs reservation.kci.id mulai H-7 sebelum keberangkatan, serta tersedia juga pemesanan langsung di stasiun. Fasilitas pendukung di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta juga terus ditingkatkan, termasuk ruang tunggu yang dilengkapi sofa, charger station, musala, ruang menyusui, toilet, tenant makanan dan minuman, serta galeri ATM, yang membuat pengalaman pelanggan semakin nyaman.

Namun demikian, Anne menggarisbawahi bahwa keberhasilan peningkatan layanan tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi dengan berbagai pihak, terutama terkait penyelesaian masalah perlintasan sebidang aktif di jalur Commuter Line Basoetta. Saat ini, masih terdapat 41 perlintasan, terdiri atas 18 perlintasan resmi dan 23 perlintasan tidak resmi yang menjadi tantangan dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api di lintas tersebut. Untuk mengatasi tantangan tersebut, dibutuhkan kolaborasi erat dengan berbagai pihak, termasuk dukungan dari pemerintah daerah dan pusat.

Baca Juga :  Perkuat Jangkauan Proyek Indonesia Timur, WSBP Suplai Produk Precast untuk Pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan

Selain melakukan optimalisasi prasarana, KAI juga aktif menjaga keselamatan perjalanan melalui berbagai upaya preventif. Di jalur Commuter Line Basoetta yang melintasi kawasan permukiman padat, KAI secara konsisten mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di sekitar rel dan tidak membuang sampah ke jalur kereta, karena dapat mengganggu bahkan membahayakan perjalanan. Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan, disertai kegiatan pembersihan lintas secara rutin untuk menjaga keamanan operasional.

“Kami mengapresiasi sinergi yang telah terjalin selama ini dalam menjaga keselamatan perjalanan. KAI berharap isu perlintasan sebidang dapat menjadi perhatian bersama dan masuk dalam agenda prioritas lintas instansi,” ujar Anne.

Ia menambahkan bahwa KAI mendukung penuh rencana pembangunan flyover dan underpass di titik-titik strategis, sebagai bagian dari solusi jangka panjang yang akan sangat membantu kelancaran dan keamanan operasional kereta api.

“Dengan kolaborasi yang kuat dan sinergi antara optimalisasi prasarana, kesiapan operasional, peningkatan fasilitas, serta keterlibatan masyarakat, KAI yakin Commuter Line Basoetta akan terus berkembang sebagai moda transportasi masa depan yang praktis, tepat waktu, dan nyaman untuk konektivitas darat-udara menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” tutup Anne.

Berita Terkait

Meluncur di IIMS 2026, AEROX ALPHA Pamerkan Warna & Grafis Anyar yang Anti-Mainstream
Inovasi Untuk IKN Dari IA-ITB Kaltim Hadirkan Ganesha Hub
FLOQ Dukung Bulan Literasi Kripto 2026 dan Penguatan Literasi Aset Digital di Indonesia
Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun
Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan
Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen, Layanan Tetap Optimal
Promo Hadiah Miliaran Kian Ramai, Pemenang Baru Terus Bermunculan
IA-ITB Kaltim Luncurkan Ganesha Hub untuk Akselerasi Inovasi , Teknologi & Ekonomi Kreatif , Persiapan Untuk Kaltim Pasca Migas & Batubara

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:05

Gubernur Iqbal Dorong MUI Lebih Sensitif Terhadap Kasus Kekerasan Seksual

Sabtu, 11 April 2026 - 10:49

Rapat dengan Menteri ATR/BPN, Gubernur Iqbal Singgung Aset Daerah yang Belum Bersertifikat

Jumat, 10 April 2026 - 10:57

Anjlok ke Peringkat 22, Pemprov NTB Tancap Gas Benahi Keterbukaan Informasi

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Selain Sekda, Gubernur Iqbal Lantik Puluhan Pejabat NTB: Langkah Besar Isi Kekosongan dan Perkuat Kinerja Daerah

Rabu, 8 April 2026 - 18:58

Mi6 Dukung Kebijakan Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Rabu, 8 April 2026 - 18:53

Pemprov NTB Bentuk Satgas, Antisipasi Penumpukan Angkutan Ternak saat Idul Adha

Rabu, 8 April 2026 - 08:34

NTB Petakan Destinasi Wisata Terbaik

Selasa, 7 April 2026 - 22:01

Disperindag NTB Sebut Belum Terima Laporan Soal Kenaikan Harga Plastik

Berita Terbaru

Teknologi

Inovasi Untuk IKN Dari IA-ITB Kaltim Hadirkan Ganesha Hub

Minggu, 12 Apr 2026 - 21:00