Padukan Ilmu Sastra China dengan Bisnis Internasional, Inilah Jurusan Terbaru BINUS University - Koran Mandalika

Padukan Ilmu Sastra China dengan Bisnis Internasional, Inilah Jurusan Terbaru BINUS University

Senin, 26 Agustus 2024 - 15:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

China telah
menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi yang cukup signifikan.
Misalnya, per tahun 2023, China menyumbang 33,42% dari total impor produk
non-migas ke Indonesia, sehingga mereka menjadi salah satu sumber pemasukan
yang cukup besar. Selain itu, jumlah perusahaan asal China yang beroperasi di
Indonesia juga sudah semakin bertambah, dan karena itulah tenaga kerja di era
digital saat ini perlu menguasai keterampilan berbahasa Mandarin dan budaya
kerja China.

Untuk menjawab
tantangan tersebut, BINUS University meresmikan salah satu dari keempat program
studi terbarunya, yaitu Global Business Chinese (GBC). Program ini akan
menggabungkan ilmu bahasa Mandarin, budaya, serta bisnis di China agar
lulusannya dapat beradaptasi dengan pesatnya globalisasi saat ini.

Apa yang Akan
Dipelajari di Program Global Business Chinese?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Global Business Chinese adalah
program yang berfokus pada pengembangan kemampuan bahasa Mandarin bagi para profesional
industri. Selain itu, mereka juga berkesempatan mempelajari ilmu tentang bisnis
dan perdagangan internasional. Terutama, dalam ruang lingkup China-Indonesia.

Selama durasi
kuliah, peserta studi akan mempelajari dasar-dasar bahasa Mandarin untuk
sehari-hari dan korespondensi bisnis. Mereka juga akan mendalami ilmu bisnis
dan perdagangan secara langsung dari ahli yang berpengalaman di bidang ekspor
impor, e-commerce, marketing, perbankan dan perhotelan.

Untuk semakin
mendukung daya saing mahasiswa di dunia kerja, mahasiswa akan memperoleh
sertifikasi HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi), HSKK, dan Business Chinese Test
(BCT). Dengan demikian, mereka bisa langsung magang di perusahaan yang berfokus
pada perdagangan dengan China selama berkuliah, atau bekerja di badan usaha
dalam bidang tersebut setelah lulus. Selain itu, mahasiswa juga akan
berkesempatan mengunjungi China secara langsung untuk pertukaran mahasiswa, internship,
atau bekerja. 

Baca Juga :  Memperingati Hari Bumi, KAI Dorong Tren ESG di Transportasi: Langkah Nyata untuk Menjaga Bumi

Semua keuntungan
ini juga tersedia dalam berbagai enrichment track BINUS University
selama berkuliah, sehingga mahasiswa dapat memilih program yang paling sesuai
dengan minat dan rencana karier jangka panjang mereka.

Image

Prospek
Karier Lulusan Program Global Business Chinese BINUS University

Setelah
menyelesaikan program kuliah Global Business Chinese, alumni akan mendapatkan
gelar S.S dan dapat berkarier sebagai penerjemah, konsultan bisnis
internasional, diplomat, atau manajer proyek di perusahaan multinasional.
Mereka akan berkesempatan menjalin kerja sama dengan pihak-pihak di China dan
negara lain yang menggunakan bahasa tersebut secara resmi. 

Tak sampai di
sana saja, keahlian mereka dalam bidang bahasa Mandarin serta bisnis juga akan
membuka berbagai peluang pekerjaan seperti spesialis pemasaran internasional,
dan staf manajerial di berbagai sektor industri dan bidang, contohnya SDM, marketing,
operasional, serta keuangan. 

Image

Peluang Lulus
Lebih Cepat dengan Beasiswa

Untuk menjawab
kebutuhan industri yang terus berkembang, BINUS University juga menawarkan
peluang untuk menggapai karir lebih awal melalui enrichment program. BINUS kini
memiliki program  “2,5 Tahun
Kuliah, Langsung Gapai Karirmu”
, mahasiswa dapat gapai karir lebih awal
dengan bisa memilih 7 track dari enrichment program. Lulusan program Global
Business Chinese akan mempunyai kesempatan karier yang luas di perusahaan
multinasional dalam dan luar negeri.

Baca Juga :  Perbedaan Pasar Bullish Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Kemudian, dalam
rangka meningkatkan aksesibilitas pendidikan tinggi di semua lapisan masyarakat
kepada calon mahasiswa berprestasi, BINUS University juga menyediakan beasiswa
100%. Beasiswa ini berlaku untuk prestasi akademik seperti menjadi juara olimpiade,
memiliki nilai rapor bagus selama mengenyam pendidikan di bangku SMA,
mendapatkan skor TPKS tinggi, serta kemampuan berbahasa Mandarin yang baik.

Selain itu,
calon mahasiswa yang berprestasi di bidang non-akademik seperti olahraga atau
aktif di dunia content creation juga berkesempatan mendapatkan beasiswa.
Sebab, ada beasiswa Student Athlete untuk atlet basket dan Scholarship
Influencer untuk calon mahasiswa yang memiliki lebih dari 10.000 pengikut di
Instagram dan TikTok atau subscriber di YouTube.

BINUS University
memahami bahwa kuatnya kerja sama China dan Indonesia akan menjadi salah satu
kunci utama penggerak ekonomi nasional, sehingga generasi muda perlu menguasai
bahasa Mandarin dan seluk-beluk perdagangan internasional. 

Oleh sebab itu,
BINUS University meluncurkan program Global Business Chinese yang tersedia di
kampus BINUS @Kemanggisan dan BINUS @Alam Sutera. Melalui program ini,
mahasiswa dapat menguasai bahasa Mandarin untuk bisnis, serta aspek bisnis di
bidang ekspor-impor, e-commerce, serta finansial.

Berita Terkait

Menjembatani Kemewahan Eropa dan Real Estat Asia Tenggara: Jasmine Chau Memimpin Grand Finale di IFFINA+ 2026
Membentuk Masa Depan Hospitality: Wawasan dari THINC Indonesia 2026 dan Potensi Destinasi Leisure Baru yang Belum Tergali
55 Tahun Bersama Dunia Otomotif Indonesia, Pylox Hadirkan Generasi Baru Lewat Pylox Premium
Bathymetry Survey dengan ROV: Cara Memetakan Dasar Perairan Secara Akurat
KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas
Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan
Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Kamis, 10 September 2026 - 21:35

TNGR Sampaikan Situasi Gunung Rinjani Masih Aman, Jangan Termakan Isu Tak Jelas

Kamis, 10 September 2026 - 11:46

Dari Pembiayaan hingga Remitansi, Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia Perkuat Layanan PMI

Rabu, 9 September 2026 - 08:51

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK

Berita Terbaru