Pemprov NTB Bentuk FKP2KS, Bukti Keseriusan Cegah Kekerasan Seksual - Koran Mandalika

Pemprov NTB Bentuk FKP2KS, Bukti Keseriusan Cegah Kekerasan Seksual

Senin, 16 Juni 2025 - 15:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Kominfotik NTB Yusron Hadi (kanan). Kabid pada Kanwil Kemenag NTB (kiri)

Kadis Kominfotik NTB Yusron Hadi (kanan). Kabid pada Kanwil Kemenag NTB (kiri)

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merumuskan pembentukan Forum Kolaborasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (FKP2KS).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Yusron Hadi menjelaskan pembentukan forum ini merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi NTB dalam menyikapi berbagai peristiwa kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

“Pada hari ini Bapak gubernur mengajak kita untuk berdiskusi dan beliau memutuskan untuk mendukung segera terbentuknya lembaga ini,” jelas Yusron.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua LPA Mataram, Joko Jumadi mendukung langkah yang diambil Pemerintah Provinsi NTB dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

“LPA sangat mendukung forum ini, supaya kerja-kerja untuk pencegahan, pengurangan risiko, penanganan kekerasan seksual ini, dan kekerasan secara umum terhadap perempuan dan anak bisa dilakukan secara kolaboratif, integratif, dan tuntas,” kata Joko,

Baca Juga :  Yuk Galang Dana untuk Palestina Bersama Ustaz Zacky Mirza di Ponpes NW Mispalah

Joko menekankan setiap OPD yang terlibat nantinya bisa bersinergi. Dengan begitu, tiap OPD tidak lagi bekerja secara terpisah.

“Kita berharap OPD ini tidak lagi bicara ini Dinsos, ini DP3A, ini pendidikan. Ini harus menjadi satu kerja bareng. Ini adalah daerah Provinsi NTB yang bekerja,” tegas Joko.

Satgas yang sudah dibentuk nantinya akan dijadikan satu dalam forum tersebut.

“Satgas-satgas yang dibentuk nanti bisa kita elaborasi. Kalau bisa kita jadikan terpadu di situ jadi satu wadah supaya jangan kesannya ini parsial-parsial gitu,” ujar Joko.

Baca Juga :  YGSI-Pemprov NTB Kolaborasi Cegah Kekerasan Seksual dan Perkawinan Anak

Sementara itu, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag NTB, Ali Fikri mengatakan Gubernur NTB meminta langkah strategi pencegahan dan penanganan serta pengurangan kasus kekerasan seksual di NTB.

“Tentu inilah yang akan kami rumuskan. Langkah-langkah apa yang akan kami lakukan ke depan,” kata Ali.

Ali menuturkan, satgas yang sudah ada di setiap internal pondok pesantren perlu dikaji kembali serta dilakukan revisi.

“Kita sudah ada PMA (Peraturan Menteri Agama) 73 tahun 2022. Di situ sudah ada pencegahan dan sebagainya, dan semuanya sudah kita lakukan,” ujar Ali.

Artinya, lanjut dia, satgas di tiap internal pondok itu sudah ada, tetapi perlu dikaji yang lebih mendalam dengan melakukan revisi-revisi. (dik)

Berita Terkait

Yek Agil Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Ponpes: Jangan Generalisasi Semua Pesantren
PPPK Tak Perlu Khawatir, BPR NTB Tegaskan Tak Ada Kendala dalam Pengambilan Gaji
Muzihir Bantah Isu Pemecatan Dirinya dari Kepengurusan PPP NTB
Yek Agil Tekankan Solusi Adil dalam Kasus Penutupan Ritel Modern di Loteng
3 Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Diusulkan Pemberhentian Sementara, Isvie: Sedang Dalam Proses
WFH di Lingkungan Pemprov NTB Belum Maksimal
Pemprov NTB Sebut Flyer Penculikan Anak di Lombok Hoax, Masyarakat Diminta Tenang
Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:00

Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20%, Rayakan Bitcoin Pizza Day

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:00

Bukti Nyata Keberhasilan Transformasi Digital Lalu Lintas, Jasa Marga Raih Penghargaan Kapolri Atas Kontribusi Sukseskan Pelayanan Operasi Nataru 2025/2026 dan Operasi Ketupat 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00

Bersiap! BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Jakarta, Hadirkan Promo KKB Mulai 1,59%

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00

Indonesia Mulai Dipandang sebagai Pusat Pertumbuhan Web3 di Asia Tenggara

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

KAI dan BSI Resmikan Kerja Sama Naming Rights Stasiun LRT Jabodebek “Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia”

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:00

Mid-Year Sale Boleh, Over Budget Jangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:00

Apa Itu Akumulasi dalam Trading untuk Pemula

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:00

KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun Jelang Pertandingan Bola Persib Bandung

Berita Terbaru