Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif Diharapkan Sejahterakan Masyarakat - Koran Mandalika

Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif Diharapkan Sejahterakan Masyarakat

Selasa, 24 Desember 2024 - 12:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif Diharapkan Sejahterakan Masyarakat

Komisi II DPRD Lombok Tengah gelar konsultasi publik terhadap ranperda pengembangan ekonomi kreatif (Ahmad Sakurniawan/Koran Mandalika)

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Komisi II DPRD Kabupaten Lombok Tengah menggelar konsultasi publik terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pengembangan ekonomi kreatif bersama sejumlah pihak.

Ketua Komisi II Lalu Muhamad Akhyar berharap ranperda ekonomi kreatif ini dapat membawa kebermanfaatan bagi masyarakat Lombok Tengah.

“Kami berharap perda ini nantinya tidak hanya jadi berkas, tetapi bisa diterapkan di Lombok Tengah sebagai cita-cita meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Lalu Akhyar, Selasa (24/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politikus Golkar itu memandang perda punya peran strategis dan sangat dibutuhkan oleh pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Lombok Tengah Minta MBG Sasar Wilayah Terpencil

“Melihat potensi daerah sangat bagus. Potensi ini sangat bisa dikembangkan untuk bisa mengangkat harkat martabat dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lombok Tengah, ujar Lalu Akhyar, dikenal secara nasional, bahkan internasional sebagai kawasan terfavorit dengan destinasi pariwisatanya.

“Ini peluang menangkap pesan tersebut. Salah satu upaya kami bagaimana nantinya bidang ekonomi kreatif bisa angkat peluang itu melalui perda,” jelasnya.

Menurut Lalu Akhyar, orang berinvestasi tentu butuh kepastian hukum. Selama ini, hal itu menjadi kelemahan. Oleh karena itu, produk butuh jaminan regulasi yang berbadan hukum.

Baca Juga :  DLH Lombok Tengah Tunggu Koordinasi Satgas Terkait Pengurusan IPAL Dapur MBG

“Dengan adanya perda ini diharapkan potensi yang ada, baik itu SDA maupun SDM bisa dimaksimalkan,” ungkapnya.

Dia menilai tidak sedikit warga Lombok Tengah punya keahlian yang belum tercover dalam menciptakan produk keunggulan.

“Sehingga tepat sekali hubungan ekonomi dan hukum itu. Tanpa kepastian hukum, nonsense orang mau tanam modal,” ucapnya.

Selain itu, tujuan dibentuknya perda pengembangan ekonomi kreatif ini sebagai wadah perlindungan hak cipta atas produk daerah yang diklaim orang luar. (wan)

 

Berita Terkait

Modal Silaturahmi dan Loyalitas, Lalu Basarudin Pimpin Perolehan Suara Sementara Pilkades Kateng
MotoGP Mandalika: Perputaran Rp5,2 Triliun dan Kisah 20 Srikandi NTB Jaga Lintasan MotoGP 2026
Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen, Kualitas Kesejahteraan Membaik
Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Praya Resmikan Instalasi Jantung Perdana
Pembangunan 6 Rumah Ibadah di KEK Mandalika Tanpa APBD, FKUB Loteng Buka-Bukaan!
Gebrakan Wabup Nursiah di Rakornas TPAKD 2026: Pasang Badan Buka Akses Modal untuk UMKM dan Petani Loteng!
Suhu Panas dan Debu Mengancam Kesehatan, Ini Imbauan Dinkes Loteng
Operasi 2 Hari di Loteng, Satpol PP dan Bea Cukai Garuk 26 Ribu Rokok Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:02

Antisipasi Perubahan Musim, KAI Daop 2 Bandung Perkuat Pengawasan Jalur KA untuk Jaga Keselamatan Perjalanan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:02

Bitcoin Terkoreksi Usai Keputusan The Fed, Bittime Soroti Peluang dan Risiko di Tengah Volatilitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:02

CjC Marketing Agency dan Italian Atelier Hadirkan Diskusi Industri serta Merek Vietnam, Tinh Mộc, ke IFFINA+ 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:02

5 Hal yang Bisa Membuat Perjalanan Batal, Sudah Siap Mengantisipasinya?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

KAI Logistik Hadirkan Promo Diskon Pengiriman Paket Hingga 50% Sampai Akhir Tahun

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02

KAI Logistik Perkuat Budaya Anti Penyuapan melalui Awareness Training SNI ISO 37001:2025

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:02

Maknai Hari Sumpah Pemuda, Jasa Marga Dorong Regenerasi Kepemimpinan dan Inovasi Digital

Berita Terbaru