Perusahaan Teknologi Hikvision Rayakan Hari Lingkungan Hidup dengan Tanam Mangrove di Pulau Pari - Koran Mandalika

Perusahaan Teknologi Hikvision Rayakan Hari Lingkungan Hidup dengan Tanam Mangrove di Pulau Pari

Rabu, 5 Juni 2024 - 15:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hikvision bersama LindungiHutan melakukan aksi penanaman seribu mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Jakarta – Perusahaan Teknologi Hikvision turut berkontribusi dalam merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2024 dengan menanam 1.000 bibit mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. 

Penanaman mangrove ini adalah kolaborasi dengan LindungiHutan, platform kolaborasi untuk penghijauan Indonesia. Dengan penanaman mangrove di Pulau Pari tersebut, Hikvision menjadi satu dari 55 ribu mitra Sahabat Alam dengan titik penghijauan lebih dari 50 titik di seluruh Indonesia. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan penelitian The Center for International Forestry Research (CIFOR), hutan mangrove Indonesia disebut menyimpan lima kali karbon lebih banyak per hektar dibandingkan dengan hutan tropis dataran tinggi. Oleh karena itu, penanaman mangrove menjadi salah satu langkah strategis yang dapat dipilih pemangku kepentingan untuk mengurangi emisi karbon. 

Penanaman mangrove oleh karyawan Hikvision dan komunitas lokal di Pulau Pari.

Selain menyerap karbon, hutan mangrove juga berperan mengembalikan keseimbangan makhluk hidup di pesisir. Hutan mangrove memiliki peran sebagai tempat hidup berbagai macam biota laut seperti ikan-ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan. Selain binatang laut, bagi hutan mangrove yang ruang lingkupnya cukup besar sering terdapat jenis binatang darat di dalamnya seperti kera dan burung.

Baca Juga :  Saham Mining Bitcoin Melejit 24%! Teknologi AI dan Ekonomi Global Jadi Katalis Utama

Aksi mengurangi emisi karbon dengan menanam mangrove ini ditempuh Hikvision untuk berkontribusi bagi lingkungan dan masyarakat. “Penanaman mangrove ini dihadiri oleh tim kami dari Hikvision. Hadir pula pemangku kepentingan dan mitra kami, yakni perwakilan dari Zhejiang Chamber of Commerce, China Unicorn, dan Shan Hai Map, dan lainnya. Mereka sangat antusias dan ikut bangga dapat menjadi bagian dari kontribusi untuk lingkungan hidup di Pulau Pari,” ungkap Country Manager Hikvision Indonesia, Michael Chen, yang ditemui di Jakarta, Rabu (05/06). 

Kelompok Forum Peduli Pulau Pari.

Perusahaan teknologi yang juga mengembangkan AIoT atau penggabungan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) tersebut juga ingin penanaman pohon ini menjadi inspirasi bagi internal karyawan agar mendukung keberlanjutan. “Hikvision hadir untuk melayani masyarakat dan menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua orang. Oleh karenanya, kami terus mengambil upaya konkret untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Kami juga ingin memotivasi karyawan untuk bahu-membahu berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat,” tambah Michael Chen. 

Langkah ke depan, Hikvision mengaku akan mengintegrasikan tanggung jawab sosial perusahaan dengan filosofi pembangunan berkelanjutan. “Kedua upaya tersebut juga akan diformulasikan dengan inovasi teknologi, sehingga Hikvision dapat meraih reputasi sebagai perusahaan teknologi global yang disegani,” sebut Michael Chen.  

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Bersama Pemkab Karawang Lakukan Penertiban Bangunan Liar di Atas Aset KAI

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Fokus pada Restorasi

Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) diperingati tiap tahun dan digagas oleh UN Environment Program. Pada 2024 ini, pusat perayaan World Environment Day berlangsung di Saudi Arabia. Kampanye Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini berfokus pada restorasi lahan, penggurunan, dan ketahanan terhadap kekeringan dengan slogan “Tanah kami. Masa depan kita. Kami adalah #GenerationRestoration.”

Pertama kali diadakan pada tahun 1973, Hari Lingkungan Hidup Sedunia merupakan platform untuk meningkatkan kesadaran mengenai isu-isu lingkungan seperti pencemaran laut, kelebihan populasi, pemanasan global, pembangunan berkelanjutan dan kejahatan terhadap satwa liar. 

Kurang lebih,143 negara berpartisipasi pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia setiap tahunnya. Selain keikutsertaan banyak pihak dari berbagai negara, Hari Lingkungan Hidup Sedunia juga memiliki satu tema dan berbagai forum bagi dunia usaha, organisasi non-pemerintah, komunitas, politisi, dan bintang untuk mengadvokasi masalah lingkungan.

Berita Terkait

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026
Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia
Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02

Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka

Berita Terbaru