Polres Loteng Ungkap Penyebab Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg - Koran Mandalika

Polres Loteng Ungkap Penyebab Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Minggu, 21 September 2025 - 20:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, ‎Lombok Tengah – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG 3 Kg di Kabupaten Lombok Tengah, Sat Reskrim Polres Lombok Tengah lakukan inspeksi mendadak ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT. Permata Indah Dewata.

‎Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, IPTU Lukluk Il Maqnun, S.Tr.K., S.I.K.,M.H, mengatakan bahwa pengecekan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat.

‎”Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan oleh anggota Unit Tipidter di SPPBE Labulia, ditemukan bahwa ketersediaan stok di tingkat agen atau SPPBE berada dalam kondisi normal dan aman,” kata IPTU Lukluk Il Maqnun, S.Tr.K., S.I.K., M.H, saat dikonfirmasi, Minggu.

‎Namun, hasil temuan di lapangan mengidentifikasi akar permasalahan kelangkaan di tingkat konsumen. Menurut laporan yang kami terima, penyebab utama kelangkaan gas LPG 3 kg adalah ditiadakannya pasokan stok tambahan dari Pertamina ke pangkalan-pangkalan.

‎”Akibat ditiadakannya stok tambahan tersebut, terjadi ketidakseimbangan antara tingginya permintaan masyarakat dengan jumlah stok yang tersedia di pangkalan. Inilah yang menjadi penyebab utama kelangkaan,” jelasnya lebih lanjut.

‎Ia menyampaikan pihaknya akan terus melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi terbaik agar pasokan gas LPG 3 kg kembali stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

‎”Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang dan serta tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan (panic buying) supaya masyarakat yang lain yang lain bisa tercover untuk mendapatkan gas LPG 3 kg,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Usai Dilantik Jadi DPRD, Amrullah PDIP Mengaku Gak Akan Lupakan Jasa Pemilihnya

Berita Terkait

Penambang Ilegal Meninggal di Gunung Pengolong Desa Tumpak
Pemerintah Kota Mataram Harapkan Jumlah Ogoh-ogoh Tahun Depan Sesuai Banjar
Pemkab Loteng Seleksi Calon Paskibraka, 3 Pencapaian Sempurna pada Tes Wawasan Kebangsaan
Jaga Stabilitas Harga, Babinsa Kodim 1620/Loteng Kawal Penyerapan Gabah Bulog
BIZAM Buka Posko Angkutan Udara, Pergerakan Pesawat Diproyeksikan Meningkat
‎Perkuat Solidaritas saat Ramadan, PKK Loteng Salurkan Sembako
PDAM Loteng Berlakukan Penghapusan Denda
Kades Ubung: Perdes jadi Acuan Pelaksanaan PTSL

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:00

Hari Ke-8 Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Catat Pelayanan Tertinggi Pada Arus Mudik

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

KAI Tetapkan Tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1–H2 Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

KAI Daop 2 Bandung Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Hari Ini, 18 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

Proses Order di Pasar Saham: Dari Open Order hingga Amend

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

KAI Daop 2 Bandung Bersama BNN Provinsi Jabar Sidak Petugas Pada Angkutan Lebaran 2026, Seluruh Petugas Dinyatakan Bebas Narkoba dan Siap Melayani Pelanggan

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:00

One Way Lokal di Tol Semarang Masih Berlaku, Lalu Lintas Terpantau Lancar dan Terkendali

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:00

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:00

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Tetap Optimal Selama Periode Libur Lebaran 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Proses Order di Pasar Saham: Dari Open Order hingga Amend

Kamis, 19 Mar 2026 - 15:00