Koran Mandalika, Mataram – Proyek Hub Seaplane atau pesawat amfibi di Kawasan Bendungan Batujai, Lombok Tengah, masih terkendala berbagai izin.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTB, Ervan Anwar, mengatakan Seaplane ini akan menghubungkan 3 provinsi, yakni Bali, NTB, dan NTT. Jadi, izin-izin tersebut tidak diurus di satu tempat.
“Kan banyak izin-izin, kayak Amdal dan sebagainya. Sedang berproses, karena tidak di satu tempat, di Bali juga kita urus,” kata Ervan, Senin (29/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ervan menjelaskan proyek ini ditargetkan mulai akhir tahun. Namun, ia berharap bisa terlaksana pada Agustus mendatang.
“Kemarin targetnya akhir tahun tapi mudah-mudahan lah di 17 Agustus bisa,” ucapnya.
Sebelumnya, proyek ini ditargetkan April lalu, tetapi mundur karena berbagai macam pertimbangan.
“Ya ada revisi, melihat terlalu banyak yang diurus,” jelas Ervan.
Ervan menjelaskan tidak ada yang sulit dalam proses perizinan ini. Tetapi, lanjut Ervan, harus diselesaikan secara bertahap, tidak bisa sekaligus.
“Tidak ada yang ribet. Kan banyak yang diurus dan bertahap, tidak bisa semua,” jelasnya. (dik)






