Sade Terbakar, Lelontar Kuno Bangkit dari Sisa Abu - Koran Mandalika

Sade Terbakar, Lelontar Kuno Bangkit dari Sisa Abu

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Pasca kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah beberapa waktu lalu, warga mulai membersihkan puing-puing rumah mereka.

Tidak sedikit barang-barang prasasti yang ditemukan, salah satunya lelontar. Lelontar merupakan tulisan kuno yang berisi sejarah pewayangan dan filosofi yang ditulis diatas daun siwalan kering.

Kondisi saat ditemukan, lelontar tersebut sudah tidak utuh lagi. Banyak bagian yang tidak bisa diselamatkan lantaran sudah mejadi abu.

Staf Ahli Bupati Lombok Tengah, Lalu Sungkul, mengatakan selain sejarah dan filosofi, lelontar juga berisikan mantra-mantra kuno.

“Ini kan pensilnya yang beda-beda, tapi di pujut ini banyak (lelontar). Tapi ada juga yang mantra isinya, itu yang langka,” katanya, Senin (24/8).

Namun, kata Sungkul, belum diketahui pasti isi dari lelontar yang di temukan di Desa Adat Sade itu.

“Kalau ini orang yang ini (paham) dengan satu bait aja dia sudah tahu apa (isinya),” ucap Sungkul.

Baca Juga :  ‎Full Senyum! Prajurit Kodim 1620/Loteng Dapat Kaporlap

Lelontar ini jelas Sungkul, selalu dibaca pada saat masyarakat menggelar acara-acara adat.

“Setiap ada acara, itu sembilan hari sembilan malam dibaca,” jelasnya.

Ia menuturkan, lelontar yang sudah terbakar tersebut rencananya akan dipajang pada meseum Desa Adat Sade setelah dilakukan perbaikan oleh pemerintah.

Sungkul menambahkan, banyak peninggalan bersejarah yang ikut terbakar pada peristiwa memilukan itu. Namun, tidak sedikit pula yang berhasil diselamatkan.

“Banyak yang kebakar, cuma ada juga yang diselamatkan,” imbuhnya. (dik)

Berita Terkait

27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi
PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani
Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas
Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI
Diangkat Kembali, Ini Deretan Prestasi Direksi PDAM Lombok Tengah Selama 2021–2026
Mandalika Naik Level: Nonton MotoGP Sambil Camping, Glamping, sampai Naik Campervan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KAI Daop 2 Bandung Dorong Masyarakat Gunakan Kereta Api untuk Mobilitas

Selasa, 15 September 2026 - 18:02

Menabung buat Self Reward, Boleh Kah? Ini Cara Menyiapkannya Tanpa Mengganggu Keuangan

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Permintaan Kendaraan Terjangkau Menguat, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

Selasa, 15 September 2026 - 17:02

Didorong oleh Permintaan yang Tinggi, Enago Meluncurkan Situs Web Terlokalisasi untuk Memperkuat Ekosistem Riset Akademik Indonesia

Selasa, 15 September 2026 - 16:02

Sasar Peluang Kemitraan dan Investasi Strategis, Sanggabiz Tampil Memukau Lewat Business Showcase dan Pitching di Capital Room GIK UGM

Selasa, 15 September 2026 - 16:02

Pasar Crypto Semakin Dinamis, Bittime Hadirkan Program Berhadiah $HYPE hingga Sepuluh Juta Rupiah

Selasa, 15 September 2026 - 16:02

Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun

Berita Terbaru