Setelah 14 Tahun Menikah, Ini Pelajaran Terbesar Regi Datau dan Ayu Dewi Tentang “Happy Wife, Happy Life” - Koran Mandalika

Setelah 14 Tahun Menikah, Ini Pelajaran Terbesar Regi Datau dan Ayu Dewi Tentang “Happy Wife, Happy Life”

Senin, 29 Juni 2026 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagi Ayu Dewi dan Regi Datau, kebahagiaan rumah tangga ternyata tidak selalu datang dari hal besar. Justru sering kali dimulai dari perhatian sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Jakarta — Ungkapan “Happy Wife, Happy Life” mungkin sudah sering terdengar. Namun setelah 14 tahun menjalani pernikahan bersama Ayu Dewi, Regi

Datau memiliki pemaknaan yang sedikit berbeda mengenai kalimat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, membahagiakan pasangan bukan berarti selalu memberikan hadiah mahal atau kejutan besar.

Sebaliknya, kebahagiaan sering kali lahir dari kesediaan untuk mendengarkan, memahami, dan mendukung hal-hal yang dianggap penting oleh pasangan.

“Menurut saya happy wife bukan berarti harus selalu menuruti semua keinginan istri. Tapi memahami apa yang membuat dia merasa nyaman, bahagia, dan menjadi dirinya sendiri,” ujar Regi.

Pandangan tersebut juga diamini oleh Ayu Dewi.

Di tengah kesibukannya sebagai public figure, entrepreneur, ibu, dan istri, Ayu mengaku bahwa bentuk perhatian yang paling ia hargai justru bukan sesuatu yang mewah. Melainkan ketika orang-orang terdekat memahami hal-hal yang penting baginya.

“Kadang perempuan itu nggak selalu butuh sesuatu yang besar. Kadang cuma ingin didengarkan dan diperhatikan,” kata Ayu.

Baca Juga :  Apa Saja Risiko Kesehatan Rimming? Yuk, Waspada!

Menurut Ayu, salah satu bentuk perhatian terhadap diri sendiri yang selama ini ia jaga adalah meluangkan waktu untuk melakukan self-care.

Bukan semata karena tuntutan pekerjaan, melainkan karena ia percaya bahwa ketika seseorang merasa nyaman dengan dirinya sendiri, ia akan lebih mudah menjalani berbagai peran dalam hidupnya.

“Aku percaya kalau kita happy dengan diri sendiri, energi itu juga akan terasa ke keluarga, pekerjaan, dan orang-orang di sekitar kita,” ujarnya.

Bagi Ayu, self-care tidak selalu harus identik dengan kemewahan.

Kadang sesederhana menyediakan waktu untuk beristirahat, menjaga kesehatan tubuh, berolahraga, atau melakukan perawatan yang membantu dirinya merasa lebih segar dan percaya diri.

Pandangan tersebut sejalan dengan tren yang kini semakin banyak dianut perempuan modern.

Menurut dr. Dara Ayuningtyas, Chief Clinical Officer ZAP, semakin banyak perempuan yang melihat perawatan diri sebagai bagian dari wellbeing, bukan sekadar urusan penampilan.

“Dulu banyak orang datang untuk treatment karena ingin mengubah penampilan. Sekarang alasannya lebih luas. Mereka ingin merasa lebih nyaman dengan diri sendiri, menjaga kesehatan kulit, dan meningkatkan rasa percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” jelas dr. Dara.

Baca Juga :  Arah Bitcoin Masih Kabur: Stabil di $87K, Tapi Sinyal Penguatan Belum Kembali

Karena itu, konsep self-care tidak lagi hanya berbicara mengenai bagaimana seseorang terlihat. Tetapi juga bagaimana seseorang merasa.

Bagi Regi dan Ayu, perjalanan 14 tahun pernikahan mereka mengajarkan bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak dibangun melalui satu momen besar.

Melainkan melalui banyak perhatian kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari menyediakan waktu untuk keluarga, mendukung aktivitas satu sama lain, hingga memahami hal-hal sederhana yang membuat pasangan merasa dihargai.

Ketika ditanya apa rahasia menjaga hubungan tetap hangat setelah 14 tahun menikah, Ayu menjawab dengan sederhana.

“Kita sama-sama belajar untuk terus bertumbuh. Karena yang berubah bukan cuma usia, tapi juga kebutuhan, prioritas, dan cara kita melihat hidup.” Regi pun menambahkan bahwa pada akhirnya setiap pasangan memiliki definisi kebahagiaannya masing-masing.

Namun satu hal yang menurutnya selalu relevan adalah kesediaan untuk terus saling mendukung.

“Karena kalau pasangan kita merasa bahagia, nyaman, dan percaya diri, biasanya rumah juga ikut terasa lebih hangat.”

Mungkin itulah makna sebenarnya dari Happy Wife, Happy Life. Bukan tentang siapa yang paling banyak memberi, tetapi tentang siapa yang paling sungguh-sungguh berusaha memahami.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPP Raih Proyek Pembangunan Tower 4 ITS Senilai Rp151,9 Miliar
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Terima Kasih Kepada Gubernur Jawa Barat atas Atensi Penuh Keselamatan Perjalanan Kereta Api
Wall Street Melesat Berkat AI, Investor Kini Waspadai Tiga Katalis Besar
Cek Hadiah Apa Saja yang Bisa Ditukar dengan Neo Koin
Jelajahi Dunia Roblox Lebih Seru dengan Top Up Robux Sesuai Kebutuhan
Nikmati Event Free Fire dengan Top Up Diamond yang Cepat dan Praktis
Ingin Koleksi Skin Baru? Top Up Mobile Legends Kini Bisa Dilakukan Lebih Mudah
Laba Melonjak, Valuasi Makin Murah? Nvidia Kembali Jadi Sorotan Investor

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:11

MoU PT Narmada–ITDC Resmi Ditandatangani, Air Minum Lokal Kembali Hadir di MotoGP Mandalika

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:57

Sade Social Space Resmi Dibuka, ITDC Siapkan Mandalika Jadi Magnet Wisata Olahraga

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:12

Paving Block Berbahan Sampah Plastik Produksi TPST Sandubaya Masih Menunggu Lampu Hijau

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:30

Kuasa Hukum Ahli Waris Soroti Dugaan Penguasaan Sepihak 4 Hektare Lahan oleh Kades Kuripan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:06

The Mandalika Dibanjiri Pelari, Hotel Penuh Jelang Pocari Sweat Run Lombok 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:08

Turunkan Kemiskinan Ekstrem hingga 0,72 Persen, Wabup Lombok Tengah Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:54

Blokade Jalan di Jalur Wisata Lombok Tengah Disorot, DPRD: Jangan Rusak Iklim Investasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:10

Marak Modus Penipuan COD Mengatasnamakan J&T Cargo, Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru

Teknologi

Cek Hadiah Apa Saja yang Bisa Ditukar dengan Neo Koin

Selasa, 14 Jul 2026 - 17:02