The MINDJourney Upaya Ubah Stigma Industri Tambang - Koran Mandalika

The MINDJourney Upaya Ubah Stigma Industri Tambang

Senin, 6 April 2026 - 14:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

The MINDJourney Upaya Ubah Stigma Industri Tambang

JAKARTA — Stigma negatif terhadap industri pertambangan masih kerap muncul di ruang publik. Banyak orang menilai sektor ini semata identik dengan kerusakan lingkungan atau konflik sosial, sementara praktik-praktik perbaikan, standar keberlanjutan, serta dampak ekonomi yang dirasakan sebagian komunitas tidak selalu terlihat utuh. Film dokumenter The MINDJourney karya Alenia Picture hadir untuk membuka ruang pemahaman yang lebih transparan dengan menghadirkan cerita yang jujur langsung dari masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.

Pendekatan film ini sengaja ditempatkan sebagai antitesis dari komunikasi yang sering dianggap satu arah. Alih-alih menyodorkan klaim sepihak, The MINDJourney berupaya memperlihatkan realitas di lapangan secara terbuka, termasuk hal-hal yang masih menjadi catatan dan perlu terus ditingkatkan. Dengan cara ini, film diharapkan menjadi jembatan informasi antara publik dengan dunia pertambangan yang selama ini terasa jauh.

Sebagai produser film, Nia Sihasale Zulkarnaen menjelaskan bahwa proses produksi dilakukan dengan metode yang membiarkan cerita tumbuh dari observasi lapangan. Tim hadir untuk melihat, mendengar, dan menangkap dinamika yang terjadi—bukan mengarahkan narasi sesuai kebutuhan tertentu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukan untuk menggurui, tapi supaya masyarakat bisa melihat langsung. Kami datang, melihat, dan membiarkan cerita itu muncul sendiri,” ujar Nia.

Baca Juga :  Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, KAI Bandara Siapkan 361 Ribu Kursi di Sumatera Utara

Dalam prosesnya, tim produksi film The MINDJourney mengunjungi berbagai wilayah operasional pertambangan yang berada di bawah naungan MIND ID. Namun, perusahaan tidak ditempatkan sebagai “narator” yang menjelaskan semuanya. Kamera justru mengikuti interaksi yang muncul dari aktivitas di lapangan, percakapan dengan warga, pekerja, dan pihak-pihak yang bersinggungan langsung dengan kegiatan pertambangan.

Para talent yang terlibat didorong untuk berinteraksi secara spontan. Mereka bertanya langsung kepada masyarakat dan pekerja, tanpa daftar pertanyaan baku dan tanpa respons yang diarahkan, sehingga percakapan yang terekam terasa lebih alami.

Dari perjalanan itulah cerita-cerita hadir secara natural. Sejumlah warga menyampaikan pengalaman tentang perubahan yang mereka rasakan, mulai dari peluang ekonomi, munculnya usaha kecil, sampai bentuk pendampingan sosial yang mereka temui di sekitar operasi.

“Ada yang bilang mereka bisa mulai usaha, ada yang merasa dibimbing. Bahkan ada yang berharap program-program ini terus berlanjut,” kata Nia.

Di sisi lain, film ini juga tidak menutup ruang untuk menunjukkan bahwa pekerjaan rumah bagi sektor pertambangan Indonesia. Dalam beberapa bagian, penonton diajak melihat bahwa realitas lapangan selalu kompleks, yakni ada hal yang sudah berjalan baik, dan ada juga hal lain yang masih dapat diperbaiki.

Baca Juga :  Jadi Alternatif di Tengah Dinamika Daya Beli, BRI Finance Perkuat Pembiayaan Mobil Bekas

“Tidak ada yang ditutup-tutupi. Justru dari situ kita bisa melihat secara utuh—mana yang sudah baik, mana yang masih perlu ditingkatkan,” jelasnya.

Selain aktivitas industri, The MINDJourney juga menyoroti kehidupan sosial masyarakat di sekitar wilayah tambang. Interaksi yang ditampilkan memperlihatkan relasi yang dinamis antara perusahaan dan komunitas: bukan hanya soal kerja dan ekonomi, tetapi juga soal harapan, kebutuhan, dan proses membangun kepercayaan dari waktu ke waktu.

Sutradara program, Arie, menambahkan bahwa proses di lapangan dibiarkan mengalir apa adanya.

“Kami tidak pernah mengarahkan harus bicara apa. Semua mengalir dari apa yang dilihat dan dirasakan,” ujarnya.

Dengan format tersebut, The MINDJourney diharapkan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarana edukasi publik mengenai praktik pertambangan yang bertanggung jawab—sekaligus membuka ruang dialog yang lebih sehat tentang industri tambang di Indonesia.

Sebagai informasi, The MINDJourney ditayangkan di Metro TV dan hadir secara berkala setiap akhir pekan, memberikan kesempatan bagi publik untuk mengikuti langsung perjalanan dan cerita dari berbagai wilayah pertambangan di Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh
“Takut Jarum Suntik? Body’s Secret Perkenalkan Inovasi Perawatan Estetika Lebih Nyaman di Usia ke-15.”
FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit
Menyusun Rencana Finansial Setahun ke Depan, Mulai Siapkan Dana untuk Target 2027
Mendorong Pengembangan Usaha UMKM, Tangguh Perwira Mantri BRI Unit Ciracas Mendukung Usaha Roti dan Donat Milik Ujang di Ciracas Melalui Bantuan Permodalan KUR BRI
Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas
Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 08:02

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Minggu, 8 November 2026 - 00:02

“Takut Jarum Suntik? Body’s Secret Perkenalkan Inovasi Perawatan Estetika Lebih Nyaman di Usia ke-15.”

Sabtu, 7 November 2026 - 23:02

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Sabtu, 7 November 2026 - 20:02

Menyusun Rencana Finansial Setahun ke Depan, Mulai Siapkan Dana untuk Target 2027

Sabtu, 7 November 2026 - 14:02

Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat

Sabtu, 7 November 2026 - 12:02

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas

Sabtu, 7 November 2026 - 12:02

Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya

Sabtu, 7 November 2026 - 10:02

DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

Berita Terbaru

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Teknologi

Kenali Keunggulan Charm Pantyliner Cooling Fresh

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:02

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Teknologi

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Sabtu, 7 Nov 2026 - 23:02