‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai - Koran Mandalika

‎Tinjau Lokasi Banjir Obel-Obel, Gubernur NTB Soroti Pendangkalan Sungai

Sabtu, 21 Februari 2026 - 20:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Timur- Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Obel-Obel, Kabupaten Lombok Timur, Jumat 20 Februari 2026.

‎Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan warga sekaligus memantau langsung proses pemulihan penghidupan masyarakat pascabencana.

‎Dalam tinjauannya, Iqbal beserta rombongan mengidentifikasi penyebab banjir yang diketahui dipicu sedimentasi lumpur dan batuan di alur sungai.

‎Pendangkalan yang cukup parah membuat elevasi dasar sungai hampir sejajar dengan lahan sekitar, sehingga saat debit air meningkat, luapan cepat masuk ke permukiman warga.

‎Sebagai langkah mitigasi, pemerintah menilai perlu segera dilakukan normalisasi sungai melalui pengerukan sedimen yang kemudian dimanfaatkan untuk meninggikan tanggul kanan dan kiri sepanjang aliran sungai. Upaya ini diharapkan dapat mencegah luapan air kembali terjadi saat hujan deras.

‎Dalam kesempatan tersebut, Pemprov NTB melalui BPBD, Baznas, dan Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan logistik tanggap darurat berupa paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar warga serta makanan ringan bagi anak-anak.

‎Selain itu, Iqbal memberikan bantuan khusus berupa perbaikan tempat pengolahan tempe di Dusun Batumpak yang rusak akibat banjir, disertai dukungan modal pembelian bahan baku kedelai guna membantu memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

‎Di sela peninjauan, Iqbal menerima laporan darurat dari perwakilan warga Desa Madayin yang datang langsung ke lokasi.

‎Warga melaporkan adanya sumbatan aliran sungai akibat tumbangnya beberapa pohon besar yang tersangkut di jembatan dan berpotensi memperparah banjir bila hujan kembali turun.

‎Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Provinsi NTB segera menerjunkan tim ke Desa Madayin untuk melakukan pembersihan material kayu dan sampah menggunakan gergaji mesin (genset chainsaw) agar aliran air kembali lancar.

‎Iqbal menegaskan bahwa banjir di Desa Obel-Obel merupakan kejadian dengan pola berulang hampir setiap tahun.

‎Karena itu, ia memerintahkan BPBD dan perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur guna merumuskan solusi jangka menengah dan jangka panjang.

‎“Kita tidak bisa hanya menangani saat bencana terjadi. Harus ada langkah mitigasi yang lebih komprehensif, mulai dari normalisasi sungai, penguatan tanggul, hingga penataan kawasan hulu. Saya minta BPBD dan OPD terkait berkoordinasi erat dengan Pemkab Lombok Timur agar pencegahan ke depan lebih optimal,” tegas Iqbal.

‎Pemprov NTB berharap, melalui penanganan terpadu lintas sektor dan dukungan pemerintah kabupaten, risiko banjir di wilayah tersebut dapat ditekan, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan pemulihan yang berkelanjutan. (*)

Baca Juga :  Pemprov NTB: Laporan Gubernur ke Polda Murni Urusan Pribadi, Bukan Anti Kritik

Berita Terkait

Perluas Ekosistem Digital, Pojok Bank NTB Syariah Resmi Sapa Pedagang Pasar Pagesangan
Sambut Puncak HKG PKK ke-54 : TP PKK NTB Gelar Berbagai Aksi Sosial Bagi Masyarakat
Pemprov NTB Bahas Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana
Oarfish Nongol, Gempa Menyusul? DKP NTB: Jangan Keburu Percaya Mitos
Rapim Pemprov NTB: Gubernur Miq Iqbal Benahi Mesin Pemerintahan NTB
Bank NTB Syariah Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Desa Adat Sade
Pulang dari NTT, Gubernur Iqbal Langsung Pantau Kebakaran Sade
Gubernur Miq Iqbal Tunda Pulang, Pilih Lanjutkan Solidaritas di Manggarai Timur

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02

Kripto Makin Populer, OJK Ingatkan Investor Tak Sekadar Kejar Cuan

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02

The 12th IndoEBTKE ConEx 2026: Dorong Eksekusi Proyek Strategis dan Percepatan Investasi Energi

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02

Fundamental Kokoh, Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:02

iFLYTEK Mempercepat Ekspansi AI Tiongkok di Asia Tenggara melalui Partisipasi Ketiga Berturut-turut di Techsauce

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:02

Dari Cek Laboratorium hingga Layanan Klinik, Kebutuhan Masyarakat terhadap Layanan Kesehatan Terus Berkembang

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Berada di Sekitar Area Operasional KA

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02

Sudah Respon Cepat, Tapi Pelanggan Masih Kecewa? Ini Alasannya

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:02

Scam Makin Marak, Ini 5 Cara Sederhana agar Tidak Mudah Tertipu

Berita Terbaru