UNESA Gandeng Industri, Luncurkan Program Kewirausahaan BONEK untuk Mahasiswa: Mendorong Semangat Wirausaha Mahasiswa - Koran Mandalika

UNESA Gandeng Industri, Luncurkan Program Kewirausahaan BONEK untuk Mahasiswa: Mendorong Semangat Wirausaha Mahasiswa

Selasa, 24 September 2024 - 22:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Negeri Surabaya (UNESA) meresmikan program BONEK (Bootcamp UNESA dan Kewirausahaan) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah perusahaan terkemuka pada Senin, 23 September 2024. Acara bertajuk “Grand Launching Penandatanganan MoU Wirausaha BONEK UNESA 2024” ini digelar di Auditorium Lantai 11 Rektorat UNESA dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari dunia pendidikan dan industri.

Kolaborasi UNESA dan Industri untuk Cetak Wirausaha Muda

Program BONEK merupakan inisiatif UNESA untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan praktis di bidang kewirausahaan. Melalui program ini, mahasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para praktisi bisnis berpengalaman, serta mengembangkan ide bisnis mereka sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penandatanganan MoU dilakukan antara UNESA dengan beberapa perusahaan terkemuka, termasuk PT Kinobi Technologies Indonesia, Baba Rafi, Mafia Pentol, TBN Indonesia dan Maxy Academy. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan kewirausahaan di kalangan mahasiswa UNESA.

Baca Juga :  PTPP Bangun Generasi Unggul Lewat Bekal PPintar: Makan Bergizi, Selaras dengan Program Asta Cita dan SDGs

Image

Acara ini dilengkapi dengan seminar oleh 3 narasumber yakni Andy Febrico Bintoro (CTO dan Co-Founder MAXY Academy), Hegi Harjoyo (Founder Harjoyo Corporate Center), serta Hendra (CEO Mafia Pentol), yang kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab dari mahasiswa.

Dalam sesi seminar, Andy Febrico Bintoro, CTO dan Co-Founder MAXY Academy, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam membentuk model bisnis masa kini. Menurutnya, “Bisnis modern sekarang tidak lagi sekadar mengandalkan pendekatan konvensional. Dengan adanya AI, perusahaan dapat menganalisis data secara lebih mendalam, memahami perilaku konsumen secara real-time, dan meningkatkan efisiensi operasional. Para mahasiswa harus mulai beradaptasi dan memanfaatkan teknologi ini untuk tetap kompetitif di dunia bisnis.”

Baca Juga :  Perkuat Pengawasan Koperasi, Kemenkop Percayakan Teknologi AV Command Center kepada MLV Teknologi

Ia juga menambahkan bahwa keunggulan AI memungkinkan pelaku usaha untuk lebih cepat berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan pasar yang semakin dinamis. “Bagi yang siap bertransformasi, teknologi akan menjadi salah satu faktor kunci yang mendorong keberhasilan,” ujarnya.

Dengan adanya kolaborasi ini, UNESA melalui program BONEK diharapkan dapat menjadi katalis bagi lahirnya wirausaha-wirausaha muda yang siap menghadapi tantangan global. Program ini tidak hanya membuka pintu bagi mahasiswa untuk belajar dari para ahli industri, tetapi juga mendorong mereka untuk menciptakan solusi bisnis yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Peresmian program ini menjadi langkah awal bagi UNESA dan mitra industrinya untuk bersama-sama membangun masa depan wirausaha Indonesia.

Berita Terkait

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang
Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Instagram dan TikTok Jadi Layanan dengan Permintaan Tertinggi di Katalog SMM Panel Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02