Warga Leneng Keluhkan Distribusi Air PDAM Loteng: Meski di Musim Hujan Tetap Mati - Koran Mandalika

Warga Leneng Keluhkan Distribusi Air PDAM Loteng: Meski di Musim Hujan Tetap Mati

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Warga Lingkungan Tebero, Kelurahan Leneng, Kabupaten Lombok Tengah, mengeluhkan distribusi PDAM Tirta Ardhia Rinjani yang dinilai kurang maksimal lantaran aliran air yang sering mati di waktu sore dan sudah berlangsung lama.

Tidak hanya di musim kemarau saja, tapi juga pada saat musim penghujan pun kejadian itu tetap berulang di waktu yang sama.

Salah seorang warga yakni Muhamad Ilmi mengaku bingung dengan kejadian tersebut. Pasalnya, tidak ada pemberitahuan yang jelas dari PDAM terkait apa penyebab matinya aliran air di lingkungan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jam 5 sore itu sudah mulai menyusut atau sudah mulai mati. Saya kurang tau apa penyebabnya, tapi beberapa informasi katanya kebocoran atau mingkin perbaikan pipa. Itu aja alasan dari PDAM,” katanya, Rabu (17/6).

Baca Juga :  HIMPAUDI dan IGTKI Pujut Keberatan atas Unggahan Amaq Ketujur, Bantah Pencatutan Kabid dan Bupati

Ia melanjutkan, matinya aliran air itu berdurasi lama, dari sekitar pukul 15.00 hingga pukul 03.00 Wita.

“Mau hujan atau tidak kalau udah jam 5 atau jam 6 sampai jam 3 atau 4 pagi, air PDAM itu mati,” lanjut Ilmi.

Ilmi menjelaskan pihak PDAM hanya melakukan pengecekan meteran dan tagihan air saja tanpa memastikan aliran air lancar atau tidak.

“Sejauh ini saya tidak pernah melihat teman-teman PDAM turun. Hanya saja mungkin petugas lapangan setiap bulan mengecek kilometer,” jelasnya.

Sebagai alternatif, kata Ilmi, warga memanfaatkan sumur-sumur terdekat. Selain itu, warga juga selalu menyediakan ember untuk menampung air.

“Kalau di sini ada beberapa yang memakai sumur, dan itu bukan sumur bor. Dan untuk kami yang tidak punya sumur terpaksa nitip mandi ke warga yang punya sumur,” ucap Ilmi.

Baca Juga :  Kejari Loteng Musnahkan Barang Bukti 51 Perkara, Ada Narkoba Hingga Sajam

Dengan kondisi seperti ini, Ilmi berpesan kepada pihak PDAM Lombok Tengah untuk lebih memperhatikan warga yang masih kekurangan air. Jangan hanya fokus pada tagihan saja.

“PDAM harus memperhatikan warga yang masih kekurangan air, dan kami khususnya warga leneng rata-rata memakai PDAM. Itu menjadi catatan untuk pak Direktur PDAM, bahwa kita butuh air bersih. Kita jangan dituntut untuk bayar saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah, Bambang Supratomo, saat dihubungi belum memberikan jawaban apapun. (dik)

Berita Terkait

InJourney Siapkan Camping Ground dan 66 Extra Flight, Akomodasi Lombok Nyaris Penuh Jelang MotoGP
Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia
27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi
PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani
Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas
Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

Berita Terbaru