Koran Mandalika, Lombok Tengah – Maskapai Wings Air akan membuka layanan domestik yang menghubungkan Lombok-Malang dan Lombok-Banyuwangi. Pengoperasian jaringan baru dimulai 15 Desember 2025.
Masing-masing rute ini akan melayani penumpang selama empat hari dalam sepekan.
Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menyampaikan bahwa apa yang menjadi harapan masyarakat yakni bertambahnya jalur penerbangan dari Lombok ke berbagai daerah di Indonesia saat ini akhirnya terealisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihaknya mengaku bahwa pembukaan dua rute ini setelah dilakukan diskusi yang cukup panjang dan saat ini bisa terealisasi.
“Pada 15 Desember ada penerbangan langsung Lombok-Malang selama empat kali dalam seminggu yakni Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Begitu juga Lombok-Bayuwangi selama empat kali juga mulai 21 Desember, karena memang para wali murid di alumni di Sukerejo-Situbondo cukup besar hampir 8.000 maka ini menjadi perhatian,” ungkap H Lalu Pathul Bahri saat bertemu dengan manajemen Lion Grup, Senin kemarin (8/12)
Pihaknya memastikan bahwa kehadiran rute baru ini akan membawa dampak yang cukup besar untuk transportasi udara untuk mempermudah berbagai kepentingan mulai dari sektor pendidikan dan lain sebagainya.
“Tentu ini juga akan berdampak terhadap sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya,”terangnya.
Pathul menyampaikan bahwa Bandara Lombok dijadikan sebagai rumah yang terkoneksi ke berbagai daerah. Sehingga dengan adanya rute baru ini maka pihaknya meyakini bahwa masyarakat yang ada di luar daerah akan berlomba-lomba datang ke Lombok, karena saat ini sudah ada kemudahan akses transfortasi.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak maskapai, mudah-mudahan bandara Lombok bisa memberikan corak dan warna serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan,”terangnya.
Corporate Communication Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro menyampaikan bahwa Lombok sebagai rumah yang artinya semua tersentral dari dan menuju Lombok. Disatu sisi, Lombok terhubung dengan Pulau Jawa melalui Kota lain yang ada kaitannya dengan sektor pendidikan, wisata dan lainnya.
“Jadi konektivitas bisa lebih luas melalui Lombok, contoh dari kualalumpur mau ke banyuwangi sekarang bisa melalui Lombok, kemudian dari Kupang, Labuan Bajo dan lainnya bisa transit di Lombok. Jadi semua orang dikumpulkan di Lombok dan manfaat ekonomi akan berdampak besar,”terangnya.
Untuk penerbangan Lombok-Malang maupun Lombok-Bayuwangi dihargakan Rp 900.000 dan setelah dua rute ini maka kedepan mereka akan mendiskusikan dengan Pemerintah untuk mencari tau rute mana saja yang perlu dikembangkan. “Jadi kami membuka rute harus mempertimbangkan dari kepentingan pengembangan daerah. Termasuk dari masyarakat, pelaku bisnis dan lainnya,”tambahnya.(wan)












