5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika - Koran Mandalika

5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua, 21 Juli 2026 – Upaya menyelamatkan generasi
muda Papua dari ancaman narkotika kembali dibuktikan Komando Operasi (Koops)
TNI Habema. Melalui Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi, prajurit
berhasil menemukan sekitar 5.000 batang tanaman ganja yang ditanam di
dua lokasi di Kabupaten Yahukimo. Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa menjaga
Papua tidak hanya dilakukan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga dengan
memutus ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan masyarakat.

Keberhasilan tersebut berawal dari informasi masyarakat
mengenai dugaan adanya ladang ganja di pedalaman Yahukimo. Menindaklanjuti
laporan itu, prajurit segera melaksanakan penyelidikan dan patroli keamanan
dengan menyisir kawasan pegunungan yang terjal, hutan lebat, serta akses yang
sangat terbatas. Operasi dilakukan secara terukur untuk memastikan informasi
tersebut sekaligus mengantisipasi potensi ancaman lain di sekitar lokasi.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M.Wirya Arthadiguna
, S.H, M.Si,
mengatakan, “Prajurit kami
mempertaruhkan tenaga dan keselamatan dengan menembus medan yang sangat berat
demi memastikan ancaman ini tidak berkembang. Setiap batang ganja yang berhasil
ditemukan merupakan langkah nyata untuk melindungi generasi muda Papua dari
bahaya penyalahgunaan narkotika. Kami juga menemukan satu busur dan 26 anak
panah di sekitar lokasi kedua. Temuan tersebut kini masih didalami bersama
aparat terkait untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas
keberadaan ladang ganja tersebut.”

Hasil patroli kemudian mengungkap sekitar 3.000 batang
tanaman ganja
di kawasan Kampung Kima Kompleks. Pengembangan operasi
dilanjutkan hingga prajurit kembali menemukan sekitar 2.000 batang tanaman
ganja
di Kampung Air Garam. Dengan demikian, total sekitar 5.000 batang
tanaman ganja
berhasil ditemukan dan diamankan dari dua lokasi berbeda.

Selain ribuan batang
ganja, prajurit juga mengamankan satu busur dan 26 anak panah yang
ditemukan di sekitar lokasi kedua. Seluruh barang bukti telah didokumentasikan
dan diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan. Temuan tersebut menjadi
petunjuk penting yang kini terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan maupun
pihak yang bertanggung jawab.

Selanjutnya, penanganan kasus dilakukan melalui koordinasi
dengan Polri dan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing. Sinergi
antar lembaga ini diharapkan dapat mempercepat proses penegakan hukum sekaligus
mempersempit ruang gerak pelaku peredaran narkotika di wilayah Papua Pegunungan.

Baca Juga :  LindungiHutan Raih Penghargaan Eco-Resilient Agent di EPSA 2025

Keberhasilan operasi ini kembali menegaskan bahwa kehadiran
TNI Habema tidak hanya berfokus menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga
melindungi masyarakat dari berbagai ancaman yang dapat merusak kehidupan.
Setiap operasi yang dilaksanakan selalu diarahkan untuk menciptakan situasi
yang aman agar masyarakat dapat beraktivitas, belajar, dan bekerja dengan
tenang.

Bagi TNI Habema, setiap informasi dari masyarakat merupakan
bagian penting dalam menjaga Papua. Karena itu, setiap laporan akan
ditindaklanjuti secara cepat, profesional, dan terukur sebagai bentuk komitmen
menghadirkan rasa aman serta melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman
narkotika maupun kejahatan lainnya.

Keberhasilan mengungkap
sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini bukan sekadar capaian operasi, tetapi wujud nyata keberpihakan
kepada masa depan Papua. Di balik langkah prajurit yang menembus pegunungan
Yahukimo, tersimpan tekad untuk memastikan tidak ada ruang bagi narkotika
merampas mimpi anak-anak Papua. Selama ancaman itu masih ada, TNI Habema akan
terus hadir di garis terdepan, menjaga tanah Papua dengan keberanian,
pengabdian, dan aksi nyata demi masa depan yang lebih aman dan penuh harapan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen
Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang
Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%
Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”
HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+
The Pawciety Club Bawa Dunia Dog Lovers ke PIK Avenue
BINUS @Semarang Hadirkan SEWUNARA 2026, Ruang Kolaborasi Global untuk Membayangkan Kota Masa Depan
Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:02

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:20

Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:02

BINUS @Semarang Hadirkan SEWUNARA 2026, Ruang Kolaborasi Global untuk Membayangkan Kota Masa Depan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:02

Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:02

Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging

Berita Terbaru