7 Pekan Bullish Beruntun! Bitcoin Bikin Optimis tapi Analis Kasih Warning - Koran Mandalika

7 Pekan Bullish Beruntun! Bitcoin Bikin Optimis tapi Analis Kasih Warning

Selasa, 19 Agustus 2025 - 21:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin kembali mencuri perhatian dengan memasuki minggu ketujuh tren kenaikan harga pasca-halving 2024. Fase ini sering disebut sebagai price discovery uptrend, yaitu momen ketika pasar mencoba mencari level harga baru setelah peristiwa halving. Dalam sejarah siklus sebelumnya, periode kenaikan yang cukup panjang setelah halving biasanya tidak berjalan mulus, karena sering kali diikuti oleh fase koreksi jangka pendek sebelum melanjutkan reli yang lebih kuat.

Analis populer Rekt Capital menjadi salah satu sosok yang menyoroti fenomena ini. Menurut catatannya, dalam setiap bull market Bitcoin setelah halving, tren kenaikan harga umumnya memiliki rentang waktu terbatas. Biasanya, fase kenaikan yang intens berakhir antara minggu kelima hingga minggu ketujuh. Saat ini, Bitcoin berada tepat di minggu ketujuh dari tren bullish terbarunya, sehingga kondisi pasar semakin menarik untuk diamati.

Menariknya, jika melihat ke belakang, pada tahun 2025 lalu pola yang sama juga terjadi. Koreksi signifikan justru dimulai tepat di minggu ketujuh setelah tren bullish berlangsung. Hal ini membuat banyak pelaku pasar bertanya-tanya apakah sejarah akan kembali terulang kali ini. Meskipun demikian, para analis menekankan bahwa pola historis bukanlah jaminan, karena dinamika pasar kripto sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk sentimen global dan kondisi makroekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, potensi koreksi bukan berarti akhir dari tren bullish. Justru dalam beberapa siklus sebelumnya, koreksi singkat menjadi bahan bakar untuk melanjutkan reli yang lebih panjang. Investor yang cermat biasanya melihat fase koreksi sebagai kesempatan untuk melakukan akumulasi di harga lebih rendah sebelum pasar kembali menguat. Dengan kata lain, koreksi bisa dianggap sebagai bagian alami dari perjalanan menuju level harga yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Pemanfaatan Drone LiDAR untuk Survei Hutan Primer di Sumbawa

Jika pola historis tetap berlanjut, maka ada kemungkinan besar Bitcoin masih memiliki ruang untuk mencetak all-time high (ATH) baru di kuartal keempat tahun ini. Walaupun ketidakpastian pasar tidak bisa diabaikan, banyak analis tetap optimis bahwa siklus pasca-halving 2024 bisa membawa Bitcoin ke level yang belum pernah dicapai sebelumnya. Dengan kombinasi optimisme investor, aliran modal baru, dan faktor fundamental yang mendukung, tren bullish ini berpotensi menjadi salah satu yang paling bersejarah dalam perjalanan aset kripto terbesar di dunia tersebut.

Beberapa trader juga menyoroti pola pergerakan harga Bitcoin yang cukup menarik pada tahun ini. Mereka mencatat bahwa berbeda dengan tren historis sebelumnya, Bitcoin belum mampu mencetak bulan “hijau” secara beruntun pada Agustus dan September. Dalam siklus-siklus sebelumnya, dua bulan tersebut sering kali menjadi momentum penguatan harga yang konsisten, sehingga absennya reli beruntun kali ini menjadi perhatian tersendiri bagi para pelaku pasar.

Namun, ketiadaan tren hijau berturut-turut bukan berarti sinyal negatif sepenuhnya. Justru dalam banyak kasus sebelumnya, koreksi mendadak yang terjadi di pertengahan tahun sering menjadi pemicu bagi reli yang lebih eksplosif di akhir tahun. Para trader berpengalaman menilai bahwa pergerakan harga yang tampak melemah sesaat dapat menjadi semacam “jebakan” pasar sebelum Bitcoin melanjutkan langkah lebih tinggi.

Baca Juga :  Olivia Valentina, Lulusan Cumlaude BINUS UNIVERSITY Turut Serta dalam Lomba Bergengsi Clash of Champions

Koreksi jangka pendek ini bahkan sering dianggap sebagai fase alami yang memberikan kesempatan bagi pasar untuk melakukan konsolidasi. Dengan demikian, harga dapat membentuk dasar yang lebih kuat sebelum kembali melanjutkan tren bullish. Banyak analis percaya, jika pola historis ini kembali terulang, maka penurunan yang terjadi saat ini justru bisa membuka peluang besar bagi reli signifikan menjelang penutupan tahun.

Pada akhirnya, meskipun volatilitas jangka pendek masih membayangi, sentimen pasar jangka menengah hingga panjang tetap condong ke arah optimis. Para trader yang jeli biasanya menjadikan momen ini sebagai kesempatan untuk menyusun strategi, dengan harapan bahwa Bitcoin kembali menunjukkan performa terbaiknya di kuartal keempat, sebagaimana yang sering terjadi dalam siklus-siklus sebelumnya.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena, Karena cuma di aplikasi ini aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas
Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220
Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall
Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra
Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka
Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:13

Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:40

Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:53

Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:35

Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:24

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:46

5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:55

Kunjungan Kapal Pesiar Meningkat, Pelindo Multi Terminal Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru