Pelantikan Trump Bisa Jadi Pendorong Harga Bitcoin ke Titik Tertinggi Baru - Koran Mandalika

Pelantikan Trump Bisa Jadi Pendorong Harga Bitcoin ke Titik Tertinggi Baru

Kamis, 16 Januari 2025 - 14:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 16 Januari 2025 – Bitcoin kembali menarik perhatian dunia setelah berhasil menembus angka psikologis $100.000 atau Rp1,63 miliar kembali pada hari Kamis (16/1). Lonjakan ini terjadi di tengah optimisme pasar yang dipicu oleh data inflasi yang lebih baik dari perkiraan dan perkembangan positif dalam regulasi kripto di Amerika Serikat.

Laporan terbaru Inflasi Amerika Serikat (AS) pada Desember 2024 dilaporkan mencapai 0,4%. Tingkat inflasi secara tahunan atau year on year mencapai 2,9% sesuai ekspektasi pasar. Sementara itu inflasi inti 3,2%, turun dari bulan sebelumnya. Besaran tersebut sedikit lebih baik dari perkiraan sebesar 3,3%. Data ini mengindikasikan potensi pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed, yang membuat investor semakin percaya diri untuk beralih ke aset berisiko seperti Bitcoin.

Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, memberikan pandangannya terkait hal ini. “Penurunan suku bunga yang diantisipasi oleh pasar telah memberikan angin segar bagi aset kripto. Dengan inflasi yang terkendali, investor melihat Bitcoin sebagai salah satu aset yang menjanjikan untuk lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain data inflasi, perubahan kepemimpinan di Securities and Exchange Commission (SEC) turut memberikan sentimen positif. Menurut laporan Reuters, SEC berencana merombak kebijakan kripto dengan memberikan panduan yang lebih jelas terkait status aset kripto sebagai sekuritas. Langkah ini dianggap sebagai upaya untuk menciptakan regulasi yang lebih ramah bagi industri kripto.

Baca Juga :  Volume Penumpang KA Pangrango Capai Lebih dari 790 Ribu Orang di Semester Pertama 2025

Fyqieh menambahkan, “Kejelasan regulasi akan menjadi katalis utama dalam menarik minat institusi besar untuk masuk ke pasar kripto. Jika kebijakan ini terealisasi, kita bisa melihat lonjakan lebih lanjut pada harga Bitcoin.”

Fluktuasi Harga Antisipasi Pelantikan Donald Trump

Ilustrasi pergerakan Bitcoin. Sumber: Tokocrypto.

Bitcoin sebelumnya mengalami volatilitas yang cukup tajam, turun di bawah $90.000 (Rp1,47 miliar) pada hari Senin, sebelum akhirnya melonjak kembali. Momentum ini didorong oleh data Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang juga berada di bawah ekspektasi, memberikan harapan bagi investor bahwa inflasi sedang menuju tren penurunan.

Para analis memproyeksikan Bitcoin dapat terus mempertahankan tren kenaikannya hingga mencapai $103.000 atau sekitar Rp1,68 miliar dalam waktu dekat. Fyqieh memprediksi bahwa Bitcoin dapat mencapai kisaran $101.000 hingga $102.000 dalam beberapa minggu ke depan, didukung oleh data ekonomi yang solid dan antisipasi terhadap pelantikan Presiden Donald Trump pada 20 Januari mendatang.

“Bitcoin tampaknya siap melanjutkan tren positifnya di awal tahun 2025. Jika momentum ini terus berlanjut, target berikutnya di $103.000 bukanlah hal yang mustahil. Namun, investor harus tetap memperhatikan risiko pasar untuk mengoptimalkan peluang di tengah fluktuasi yang tinggi,” jelas Fyqieh.

Baca Juga :  Makin Diminati Masyarakat, KAI Layani Dua Juta Pengguna LRT Jabodebek di Bulan April

Proyeksi pergerakan harga Bitcoin hingga pelantikan Presiden Trump akan sangat bergantung pada kombinasi sentimen makroekonomi dan katalis pasar kripto. Saat ini, Bitcoin telah menembus level resistensi kunci di $100.000, yang membuka peluang untuk melanjutkan tren bullish menuju target berikutnya di $103.000.

Momentum ini didukung oleh optimisme pasar terhadap rencana kebijakan pro-kripto dari pemerintahan baru, seperti inisiatif untuk membangun cadangan Bitcoin strategis nasional yang dapat memperkuat narasi Bitcoin sebagai aset strategis. 

Namun, beberapa risiko tetap ada. Pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan datang dapat memengaruhi sentimen pasar. Probabilitas bahwa suku bunga target federal tetap berada di kisaran 425-450 basis poin mencapai 88,8%, menurut alat FedWatch CME Group. Hal ini dapat membatasi laju kenaikan harga Bitcoin.

“Meski optimisme tinggi, investor perlu tetap waspada terhadap dinamika pasar global. Bitcoin memiliki potensi besar, namun volatilitasnya harus dikelola dengan strategi yang tepat,” tutup Fyqieh.

Berita Terkait

Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap
IDstar dan Tencent Cloud Perkuat Kemitraan Strategis untuk Akselerasi Transformasi Cloud di Indonesia
KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Ritel, Layani Lebih dari 2 Juta Kiriman hingga Juli 2026
MoraRepublic dan Huawei Indonesia Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Transformasi Digital Sektor Enterprise
MoraRepublic dan 1ENGAGE Tampilkan WhatsApp Voice untuk Layanan Pelanggan di WhatsApp Business Summit Indonesia 2026
SCANDIA Resmi Membuka Toko Kedua di Makassar, Grand Opening di TSM Meriah dengan Beragam Promo Spesial
MoraRepublic Dukung Konektivitas Duel Chelsea vs AC Milan di Jakarta
Musim Dingin di Huis Ten Bosch Hadir dengan Konsep Baru: “The Starlight Million” & “European Holy Christmas”

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:53

ITDC Perkuat Identitas The Mandalika melalui Mandalika Art & Culture Performance

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:24

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:04

Mandalika Makin Berisik, The Dudas Ikut Bilang: “Ini Luar Biasa”

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:57

Duta Lingkungan NTB Goes to School, Pelajar SMAN 1 Pringgarata Diajak Jadi Agen Perubahan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:45

5 Kader Diduga Jadi Korban Penganiayaan, HMI Badko Nusra Desak UIN Mataram Ambil Tindakan Tegas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:44

Pol PP Tertibkan Lapak Pedagang di Leneng

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:36

Meja Desa Mulai Panas, Dugaan ADD/DD dan RTLH Selong Belanak Dibedah Jaksa

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:36

Warga Tenggelam Saat Mencari Ikan di Bendungan Batujai Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru