5 Kader Diduga Jadi Korban Penganiayaan, HMI Badko Nusra Desak UIN Mataram Ambil Tindakan Tegas - Koran Mandalika

5 Kader Diduga Jadi Korban Penganiayaan, HMI Badko Nusra Desak UIN Mataram Ambil Tindakan Tegas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Ketua Bidang Hukum dan HAM HMI Badko Nusra, Rivaldi Pulungan, menyoroti konflik antar organisasi yang terjadi di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.

Pulungan, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa pihak kampus seharusnya tidak membiarkan tragedi seperti itu terjadi.

“Hal itu terjadi di Kampus, artinya tidak mencerminkan budaya kampus terlebih labelnya Islam,” ujarnya, Jumat (21/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, konflik tersebut pecah akibat adanya kesalahpahaman antar organisasi.

Baca Juga :  20.000 Mangrove untuk Satu Misi: Menjaga Masa Depan The Mandalika

Diketahui pula, dari konflik tersebut 5 orang kader dari HMI diduga menjadi korban penganiayaan. Namun, dari kelima korban tersebut satu orang mendapat luka di kepala akibat benda tajam.

Pulungan menyebut sangat ironis ada mahasiswa yang membawa senjata tajam ke kampus.

“Untuk itu kami meminta pihak kampus mengusut tuntas para pelaku,” ungkap Pulungan.

Pulungan menegaskan, bahwa Mahasiswa yang menjadi korban adalah kader dan anggota HMI komisariat di UIN. Maka, sebagai langkah konkret, pihaknya terlibat dalam peristiwa pelaporan dan dibuktikan dengan surat hasil visum melalui RS. Bhayangkara ke Reskrim Polresta Mataram.

Baca Juga :  Selamat! Apriyan Nahkodai PMII Lombok Tengah, Fokus Majukan Organisasi

“Kami akan melaporkan, anggota kami sebanyak 5 orang yang terluka, pihak kampus tidak boleh diam membiarkan ini terjadi tanpa kepastian,” tegasnya.

Ia meminta pihak UIN Mataram mengambil langkah tegas terhadap pelaku.

“Kami juga meminta jika kampus abai akan peristiwa ini maka kami juga menduga pihak kampus mendukung adanya kejahatan terjadi di lingkungan perguruan tinggi yang dikenal sebagai kawah candradimuka,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

LSM LIDIK NTB Desak Kejari Praya Panggil Dinas Perkim Lombok Tengah Terkait Dugaan Kegiatan Siluman
27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi
PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani
Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas
Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI
Diangkat Kembali, Ini Deretan Prestasi Direksi PDAM Lombok Tengah Selama 2021–2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 01:02

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02