Ketua DPRD Soroti PJU di Lombok Tengah yang Belum Memadai  - Koran Mandalika

Ketua DPRD Soroti PJU di Lombok Tengah yang Belum Memadai 

Kamis, 10 April 2025 - 10:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Penerangan Jalan Umum (PJU) masih menjadi salah satu perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

Selain fokus pada penerangan di Kota Praya, DPRD juga menyoroti masih banyaknya jalan kcamatan/kelurahan/desa di Kabupaten Loteng yang belum memiliki fasilitas penerangan jalan yang memadai.

Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah Lalu Ramdan mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait minimnya penerangan di sejumlah kawasan di Loteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki, terutama saat malam hari.

Baca Juga :  Perkara Narkoba di Lombok Tengah Meningkat Setiap Tahun, Jaksa Edukasi Pelajar

Masih ada banyak titik di Loteng yang gelap, terutama di jalan khusus di Kota Praya bahkan di masing masing Kecamatan.

“Kami mendorong agar pemasangan lampu jalan menjadi perhatian pihak PLN,” kata Lalu Ramdan (9 April 2025).

Minimnya penerangan jalan tidak hanya berpengaruh pada kenyamanan warga, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminalitas.

Sehingga membuat warga merasa was-was saat harus melintas di jalan-jalan yang gelap, terutama di kawasan yang jauh dari pusat kota.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Mataram Harapkan Jumlah Ogoh-ogoh Tahun Depan Sesuai Banjar

Oleh karena itu, DPRD mendorong pemerintah Kabupaten Lombok Tengah untuk lebih aktif dalam pemerataan PJU di seluruh wilayah.

Program “Loteng Emas” yang Akan dijalankan Pemda diharapkan bisa diperluas cakupannya agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.

Ketua DPRD juga mengusulkan agar pemerintah dapat melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap titik-titik rawan yang membutuhkan penerangan tambahan.

Selain itu, pemeliharaan PJU juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan.

“Biaya yang dikeluarkan Pemda sangat banyak untuk PJU tersebut makanya kita berharap PLN harus konsisten,” sentilnya. (wan)

Berita Terkait

Dukung Mario Aji dan Veda Ega, Warga NTB Nikmati Diskon 50 Persen Tiket MotoGP Indonesia 2026
Raih Emas Porprov NTB 2026, Tim Voli Putri Loteng Berjuang di Tengah Minimnya Fasilitas Latihan
Matrik Data Consulting: Survei Kepuasan Pelanggan PERUMDAM Murni untuk Evaluasi Pelayanan, Bukan Kepentingan Politik
Indonesia Punya Jagoan! Mario Aji dan Veda Ega Siap Menggebrak Mandalika
LSPR, Poltekpar Lombok, dan STEC Latih Bahasa Inggris Digital Warga Desa Blongas
Wabup Nursiah Dorong Penguatan PPID di 88 SMP Negeri
MoU PT Narmada–ITDC Resmi Ditandatangani, Air Minum Lokal Kembali Hadir di MotoGP Mandalika
Sade Social Space Resmi Dibuka, ITDC Siapkan Mandalika Jadi Magnet Wisata Olahraga

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:02

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:02

Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:02

Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:02

Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:02

5.000 Batang Ganja Terungkap, TNI Habema Gagalkan Peredaran Narkotika

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:02

Retail Multi Cabang Makin Efisien Berkat Integrasi Odoo Accounting dan Inventory

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:02

BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 44,74% pada Semester I 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:02

Nikmati Perjalanan Lebih Maksimal, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

Berita Terbaru