KAI Daop 1 Jakarta Konsisten Tingkatkan Keselamatan Perjalanan KA Lewat Cek Lintas Jalan Kaki - Koran Mandalika

KAI Daop 1 Jakarta Konsisten Tingkatkan Keselamatan Perjalanan KA Lewat Cek Lintas Jalan Kaki

Kamis, 15 Mei 2025 - 13:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas KAI Daop 1 Jakarta saat melakukan pengukuran untuk memastikan seluruh prasarana telah sesuai teknis, untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan KA.

Jakarta, 15 Mei 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta KAI terus berkomitmen dalam menjaga keselamatan dan keamanan operasional perjalanan kereta api dengan melaksanakan kegiatan cek lintas jalan kaki pada Kamis (15/5), di petak jalan Kampung Bandan – Rajawali – Kemayoran.

Hal ini sebagai bagian dari upaya preventif KAI dalam mengidentifikasi potensi risiko serta memastikan infrastruktur dan fasilitas pendukung perjalanan KA tetap dalam kondisi andal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan kali ini melibatkan berbagai unit di lingkungan Daop 1 Jakarta, Jajaran Manajemen antara lain Manager Jalan Rel dan Jembatan, Manager Listrik Aliran Atas, Manager Bangunan Dinas, Quality Control, Kepala Stasiun dan KUPT terkait serta Tim Pengamanan, SDM dan Kesehatan.

Baca Juga :  Dukung Kreativitas Lokal! Board Game Indonesia Kini Hadir di Loko Cafe dan Stasiun KAI

Kegiatan dipimpin oleh Manager Jalan Rel dan Jembatan KAI Daop 1 Jakarta, Zulfan Suhendra . Ia menegaskan kepada seluruh peserta cek lintas terkait pentingnya melaksanakan 5 Budaya Keselamatan dan Budaya 5R dalam setiap aktivitas pekerjaan.

Petugas Listrik Aliran Atas (LAA)  KAI Daop 1 Jakarta, saat melakukan pemeriksaan secara teknis terkait prasarana kereta api.

5 Budaya Keselamatan PT KAI (Persero) yaitu :

1. Setiap pekerja wajib mematuhi prosedur kerja (SOP);

2. Melaksanakan briefing sebelum memulai pekerjaan;

3. Selalu menggunakan alat pelindung diri;

4. Setiap pekerja harus peduli terhadap kondisi lingkungan kerjanya; dan

5. Setiap pekerja wajib melaporkan adanya potensi bahaya.

Baca Juga :  ASEAN Economic Forum Gelar Diskusi Roundtable: Menyatukan Visi Kawasan Melalui Cloud dan DEFA

Budaya 5R yaitu : Rapi, Ringkas, Resik, Rawat, dan Rajin.

Sementara itu dari Jakarta, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan bahwasanya, “5 Budaya Keselamata dan 5R bukanlah formalitas semata yang harus dihapalkan oleh seluruh pekerja (Insan KAI) melainkan konsistensi dalam menerapkannya untuk menjaga performa operasional KA.”

Manager Jalan Rel dan Jembatan KAI Daop 1 Jakarta, Zulfan Suhendra, saat memberikan instruksi kepada Polsuska terkait keamanan dan keselamatan jalur KA.

Dijelaskan pula bahwa selama inspeksi, tim melakukan pemeriksaan terhadap kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset PT KAI, perlintasan liar, petugas penjaga pintu lintas (PJL), serta sistem drainase di sepanjang jalur.

“Melalui kegiatan ini, KAI Daop 1 Jakarta berharap dapat terus memitigasi risiko dan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan perjalanan KA bagi masyarakat,” pungkas Ixfan.

Pekerja KAI Daop 1 Jakarta saat berjalan menyusuri rel di jembatan untuk memastikan jalur KA tidak tergenang akibat adanya sampah dibawah jalur KA.

Berita Terkait

Mitra10 Resmikan Gerai Ke-61 di Bandung, Perluas Akses Solusi Home Improvement
Banyak Orang Salah Fokus Saat Memilih Motor, Padahal Fitur Ini yang Dipakai Hampir Setiap Hari
Film ‘Baby Udon’ Rilis Trailer dan Poster Resmi, Angkat Kisah Nyata Viral Perjuangan Cinta Fanny Kondoh dan Mendiang Suami
Waskita Beton Precast Matangkan Kesiapan Gedung Baru Jurusan Kesehatan POLTERA, Ditargetkan Rampung Akhir Agustus 2026
VRITIMES Hadirkan Solusi SEO, AIO, dan Brand Awareness di IBW 2026
VRITIMES Dorong Inovasi Brand Awareness, SEO, dan AIO Perusahaan Melalui Kehadirannya di INTI Asia 2026
Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45
IDX, BRIDS, dan IIX Perkuat Ekosistem Obligasi Tematik untuk Mengembangkan Potensi Pasar Senilai Rp7.800 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:00

Audiensi ke Wabup Lobar, KAMMI Soroti Krisis Air Penanggak dan Gagas “Energi Muda”

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:44

Eksekusi Hotel Arianz Mataram Tuai Protes Ahli Waris

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:03

Pengamat Nilai Miq Hul Miliki Sejumlah Keunggulan Jika Terpilih Pimpin KONI NTB

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:27

Dewan Muazzim Bakal Perjuangkan Iuran BPJS bagi Pekerja Informal

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:19

Pedagang Beberkan Harga Bahan Pokok Pasca MBG beroperasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:14

Kelangkaan BBM Mulai Terasa, Antrian Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU Lombok Tengah

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:08

Belum Dipasarkan, Harga Paving Block Plastik Belum Masuk Perda Kota Mataram

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:47

Empat Wisatawan Alami Insiden di Pantai Semeti, Satu Meninggal

Berita Terbaru