KAI dan Yayasan Tarakanita Yogyakarta Gelar Kampanye Lingkungan Hidup: “Rel Perjalanan, Jogja Bergerak Lindungi Ozon” - Koran Mandalika

KAI dan Yayasan Tarakanita Yogyakarta Gelar Kampanye Lingkungan Hidup: “Rel Perjalanan, Jogja Bergerak Lindungi Ozon”

Kamis, 11 September 2025 - 14:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Yayasan Tarakanita Yogyakarta menyelenggarakan kampanye peduli lingkungan bertajuk “Rel Perjalanan: Jogja Bergerak Lindungi Ozon” di Stasiun Yogyakarta, Kamis (11/9). Kegiatan ini diikuti 40 siswa Tarakanita dan menjadi momentum kolaborasi dalam memperkuat komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) sekaligus memperingati Hari Ozon Sedunia.

Berbagai kegiatan ramah lingkungan digelar untuk mengedukasi pelanggan kereta api mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Para siswa berpartisipasi dalam pameran karya, membagikan eco-enzyme berupa hand sanitizer dan benih tanaman, serta tas ramah lingkungan. Tak hanya itu, kampanye penggunaan transportasi berbasis rel yang rendah emisi juga digaungkan, dilengkapi dengan pertunjukan seni dan musik bertema lingkungan.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. “Kegiatan ini membuktikan bahwa isu lingkungan bisa disuarakan secara kreatif dengan melibatkan generasi muda. KAI percaya keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama, sehingga kami menghadirkan inovasi ramah lingkungan seperti face recognition boarding, e-boarding pass, pemanfaatan panel surya, penanaman tumbuhan asli di stasiun, hingga fitur carbon footprint pada tiket. Dengan kereta api, mobilitas bukan hanya soal perjalanan, tapi juga kontribusi nyata untuk bumi yang lebih sehat,” ujar Anne.

Kepala Kantor Yayasan Tarakanita, Suster Pauleta CB, M.Pd, menambahkan, “Kami menyambut baik kolaborasi ini. Kepedulian KAI terhadap lingkungan sejalan dengan visi Tarakanita untuk mendidik pribadi yang cerdas, berintegritas, dan peduli lingkungan. Harapannya, semakin banyak pihak yang tergerak menjaga kelestarian bumi demi masa depan generasi mendatang.”

Dukungan juga datang dari masyarakat. Yudi, penumpang KA Manahan (KA 61) relasi Yogyakarta–Gambir, mengungkapkan bahwa kegiatan ini relevan dan inspiratif. “Menurut saya, ini langkah bagus sekali. Penumpang jadi diingatkan pentingnya peduli lingkungan. Apalagi kereta api sendiri sudah terbukti lebih ramah lingkungan dibanding moda lain. Saya mendukung penuh inisiatif seperti ini karena manfaatnya nyata, baik untuk bumi maupun masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :  Gema Dongeng Anak di Stasiun Cawang, LRT Jabodebek Meriahkan Hari Anak Nasional 2025

Antusiasme juga terlihat dari para siswa. Iora, salah satu peserta dari Tarakanita, menyampaikan, “Rasanya seru sekali bisa ikut kegiatan langsung di stasiun. Belajar tentang lingkungan sambil melihat kereta itu pengalaman berharga,” ujarnya penuh semangat.

Kampanye ini sejalan dengan program penghijauan KAI yang konsisten dijalankan sejak 2021. Hingga 2025, KAI Group telah menanam 106.757 pohon di berbagai lokasi strategis. Dari jumlah tersebut, 42.092 pohon ditanam di area stasiun dan kantor, 59.927 pohon untuk masyarakat eksternal, dan 4.738 pohon di lingkungan internal KAI Group. Khusus periode Januari–Juni 2025, sudah ada 5.738 pohon ditanam, mulai dari pohon buah hingga mangrove untuk menjaga ekosistem pesisir.

“Semua inisiatif ini kami arahkan untuk memberi manfaat ekologis sekaligus sosial-ekonomi bagi masyarakat. KAI optimistis, kolaborasi dengan lembaga pendidikan maupun komunitas akan terus diperluas demi mewariskan bumi yang lebih sehat bagi generasi mendatang,” tutup Anne.

Berita Terkait

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir
Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026
Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026
Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai
5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026
Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek
Kemendag dan Nestlé Indonesia Teken MoU Dorong Ekspor dari Hulu di TEI 2026

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:47

Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40

Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:05

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:11

Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:07

Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:02

Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44

MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:21

275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama

Berita Terbaru