MIND ID Dorong 10.000 UMK Naik Kelas, Wujudkan Ekonomi Kerakyatan di Daerah - Koran Mandalika

MIND ID Dorong 10.000 UMK Naik Kelas, Wujudkan Ekonomi Kerakyatan di Daerah

Jumat, 17 Oktober 2025 - 10:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di berbagai wilayah operasional.

Hingga pertengahan 2025, lebih dari 10.000 UMK binaan telah menjadi bagian dari rantai pasok industri pertambangan Grup MIND ID. Dari jumlah tersebut, ratusan di antaranya berhasil naik kelas menjadi motor bagi penguatan ekonomi di daerahnya.

Langkah ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden, yang menempatkan penciptaan lapangan kerja berkualitas, penguatan kewirausahaan, serta pengembangan industri kreatif yang merata di seluruh daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menegaskan bahwa keberpihakan terhadap UMK merupakan wujud nyata peran sektor pertambangan dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah.

“Bagi kami, tambang bukan hanya soal produksi mineral. Lebih dari itu, tambang adalah penggerak ekonomi kerakyatan di daerah yang menjadi sumber energi untuk membuka lebih banyak kesempatan bagi usaha masyarakat untuk tumbuh, berkembang, dan ikut berkontribusi bagi ekonomi nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Hisense Tampilkan Inovasi AI dan Solusi Smart Living di AWE 2026, Perkuat Komitmen pada Pengalaman Pengguna

Melalui berbagai program pemberdayaan, MIND ID menghadirkan pendampingan menyeluruh bagi pelaku UMK, mulai dari pelatihan manajemen, inovasi produk, digitalisasi, hingga perluasan akses pasar.

Pendekatan ini efektif untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, terutama di sekitar wilayah operasional pertambangan.

Salah satu contoh sukses datang dari Haiedi Ulandari, pendiri Pempek Hudi di Palembang, UMK binaan PT Bukit Asam Tbk. Usaha rumahan yang dulunya beromzet sekitar Rp30 juta per bulan kini mampu meraih hingga Rp300 juta per bulan dan menyerap 13 tenaga kerja lokal.

Keberhasilan ini menunjukkan bagaimana program Pendampingan yang konsisten dapat mendorong UMK naik kelas sekaligus menempatkan mereka sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Dampak positif serupa juga dirasakan oleh pelaku UMK Sambal Lumako, Nata de Coco, dan Ikan Asap di wilayah operasional PT Vale Indonesia, anggota MIND ID.

Baca Juga :  ISEN Interns Bridge Cultures and Technology with Digital Wayang

Berkat pelatihan pengembangan produk, pendampingan bisnis, dan dukungan promosi, usaha lokal ini kini telah berhasil menjalankan usahanya secara mandiri memperluas penjualan ke berbagai daerah dan menjadi sumber lapangan kerja bagi ratusan masyarakat sekitar tambang.

Keberhasilan tersebut menunjukkan bagaimana kolaborasi antara industri dan komunitas lokal dapat menumbuhkan ekonomi kreatif di daerah.

Pria menuturkan inisiatif ini memperlihatkan bahwa industri pertambangan juga dapat menjadi penggerak ekonomi rakyat, sejalan dengan cita-cita pemerintah dalam memperluas lapangan kerja, memperkuat wirausaha lokal, serta menumbuhkan ekonomi kreatif daerah.

MIND ID memastikan program pendampingan UMK akan berkelanjutan hingga pada akhirnya mereka mampu secara mandiri membangun kapasitasnya untuk bersaing dan berkontribusi lebih optimal bagi daerahnya.

“Keberhasilan mereka adalah kebanggaan bagi keluarga MIND ID, sehingga ke depan kita bisa bersama-sama membangun peradaban masa depan Indonesia yang lebih cerah,” pungkas Pria.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar
PLN NPC Catatkan Milestone Baru, PLTMG Sekupang 50 MW Resmi Capai COD
PLN NPC dan PLN UIP Nusra Teken Kontrak Penyiapan Infrastruktur PLTP Atadei
Sanct Social Bergabung dalam Delegasi Bisnis Indonesia ke Global Digital Trade Expo 2026 di Hangzhou, Jajaki Kemitraan dan Pelajari Kacamata Pintar serta Model AI Tiongkok
SUCOFINDO BERSAMA DISPERINDAG JATIM PERKUAT SINERGI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN KEADAAN DARURAT BAHAN KIMIA
Pertamina melalui Elnusa Petrofin Perkuat Ketahanan BBM Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
FLOQ Perkenalkan KOL Watchlist, Apa Saja Aset Kripto yang Dipantau?
KAI Daop 2 Bandung Fokus Keselamatan Perjalanan Kereta di Perlintasan Sebidang

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:29

Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01

Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:41

Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:31

Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:19

Wagub Umi Dinda Hadiri Sidang DPD RI, Aspirasi Daerah Diperkuat di Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:13

Bank NTB Syariah Pegang Layanan Keuangan 54.395 Guru di NTB

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:45

BPR NTB Resmi Menuju Bank Syariah, DPRD NTB Beri Lampu Hijau

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:51

NTB Perkuat SDM, Data Berkualitas Jadi Dasar Keputusan Pembangunan

Berita Terbaru

Teknologi

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:02