KAI Logistik Dorong Transformasi Logistik Hijau melalui Moda Kereta Api di ALFI Convex 2025 - Koran Mandalika

KAI Logistik Dorong Transformasi Logistik Hijau melalui Moda Kereta Api di ALFI Convex 2025

Senin, 17 November 2025 - 21:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Logistik turut ambil bagian dalam ajang ALFI Convex 2025, pameran dan konferensi logistik di Indonesia yang diselenggarakan oleh Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) pada 12–14 November 2025 di ICE BSD, Tangerang. Dengan mengusung tema “Indonesia in Motion: Transformasi Logistik Menuju Indonesia Emas 2045”, KAI Logistik memperkenalkan moda kereta api sebagai solusi logistik yang efisien dan ramah lingkungan, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap penerapan prinsip green logistics di Indonesia.

Dalam partisipasinya, KAI Logistik memperkenalkan berbagai layanan logistik berbasis kereta api yang menjadi keunggulan utama perusahaan, mulai dari pengiriman barang berskala besar, konektivitas layanan dengan kawasan strategis, hingga sistem pelacakan digital yang mendukung efisiensi rantai pasok nasional.

Dwi Wulandari, VP of Corporate Secretary KAI Logistik menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan di ALFI Convex 2025 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar pelaku logistik dalam mewujudkan sistem distribusi nasional yang efisien dan berkelanjutan. “Kereta api adalah moda logistik masa depan yang efisien, berkapasitas besar, dan rendah emisi. Melalui platform ALFI Convex ini, kami ingin menegaskan bahwa transformasi logistik menuju Indonesia Emas 2045 harus dimulai dari adopsi moda transportasi yang berkelanjutan dan terintegrasi,” ujar Dwi.

Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, KAI Logistik juga menegaskan komitmen penerapan green logistics yang semakin diperkuat dengan inisiatif pelaporan dan perhitungan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Tier 3, sesuai dengan kerangka ISO 14083. Selain itu, KAI Logistik juga memperkenalkan terobosan dalam pencantuman informasi emisi karbon pada invoice pelanggan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap dampak lingkungan dari kegiatan logistik sekaligus mendorong penerapan supply chain hijau (green supply chain) di berbagai sektor industri.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan. Pencantuman data emisi karbon pada invoice pelanggan bukan sekadar bentuk transparansi, tetapi juga ajakan kepada seluruh pelanggan untuk bersama-sama mengukur dan mengelola dampak lingkungan. Dengan cara ini, setiap pelanggan memiliki peran langsung dalam perjalanan menuju rantai pasok yang lebih hijau dan bertanggung jawab,” tambah Dwi.

Baca Juga :  5 Tantangan Besar di Balik Bisnis Sewa Motor di Indonesia

Kehadiran KAI Logistik di ALFI Convex 2025 juga menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah menuju program Zero ODOL (Over Dimension Over Loading) pada tahun 2027. KAI Logistik menilai bahwa optimalisasi angkutan barang berbasis kereta api merupakan salah satu kunci untuk mencapai keseimbangan antara efisiensi biaya logistik, keselamatan transportasi, dan keberlanjutan.

Langkah ini sejalan dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono pada pembukaan ALFI Convex 2025, yang menyebutkan bahwa kebijakan Zero ODOL berdampak positif pada potensi investasi senilai Rp48,9 triliun. Selain itu bagaimana moda kereta api juga harus dikembangkan, untuk memastikan kesimbangan yang lebih baik untuk semua sektor industri dan juga perdagangan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Studium Generale BINUS University @Semarang Hadirkan Praktisi Industri VFX untuk Mahasiswa
BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Melalui PalmCo, Holding Perkebunan Nusantara Perluas Akses Digital bagi Sekolah di Pelosok
BINUS Book Review: Menguatkan Kewirausahaan sebagai Proses Membina dan Memberdayakan di Era Perubahan
Apa Itu Saham Gorengan? Kenali Ciri dan Risikonya
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Kunjungan Wapres RI ke Proyek Bendungan Bagong, PTPP Percepat Pembangunan untuk Dukung Ketahanan Air dan Pangan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 12:00

Pertamina Foundation Tunjukkan Komitmen Keberlanjutan di Pertamina Goes to Campus

Senin, 25 Mei 2026 - 12:00

Bank Rakyat Indonesia BO Kelapa Gading Supervisi Region 6 Hadirkan Layanan Weekend Banking untuk Layani Nasabah di Hari Libur

Senin, 25 Mei 2026 - 12:00

Cara Mengatur Stop Loss dan Take Profit untuk Trading Emas

Senin, 25 Mei 2026 - 11:00

Perkuat Inovasi dan Layanan Nasabah Berkualitas, Bank Raya Raih Penghargaan The Best Bank in Customer Experience 2026 dan Digital Innovation Award 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 11:00

napocut Hadirkan 100+ Pilihan Hijab Paris untuk Setiap Undertone Kulit Perempuan Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 11:00

Naniura, “Sashimi Nusantara” Warisan Sakral dari Tanah Batak

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00

Dolar Perkasa Tekan Minyak WTI, Harga Berisiko Lanjutkan Penurunan

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00

BRI Insurance Tebar Promo Spesial di Event BRI Consumer Expo 2026 di JICC

Berita Terbaru

NTB Terkini

Bank NTB Syariah Tegaskan Komitmen Perlindungan Nasabah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:53