Dukungan Danantara Perkuat Akselerasi Pemulihan Krakatau Steel - Koran Mandalika

Dukungan Danantara Perkuat Akselerasi Pemulihan Krakatau Steel

Minggu, 30 November 2025 - 22:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / (IDX: KRAS) telah sukses menggelar Public Expose secara daring pada Selasa (25/11). Disampaikan bahwa Perseroan terus melakukan langkah pembenahan melalui peningkatan efisiensi produksi, optimalisasi rantai pasok, penguatan tata kelola, serta restrukturisasi bisnis. Sejalan dengan langkah tersebut, dukungan dari Danantara menjadi katalis yang memungkinkan Krakatau Steel meningkatkan utilisasi fasilitas produksi, stabilitas pemenuhan kebutuhan bahan baku, percepatan siklus produksi, serta penguatan daya saing harga dan delivery terhadap kebutuhan pelanggan.

Komitmen Danantara bagi Industri Baja Nasional

Krakatau Steel menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Danantara, sebagai mitra strategis Pemerintah dalam program penyehatan BUMN, atas komitmen pemberian dukungan modal kerja yang signifikan untuk mendorong percepatan pemulihan kinerja Krakatau Steel. Dukungan ini menjadi fondasi penguatan struktur finansial dan operasional Perseroan, sehingga Krakatau Steel dapat kembali berada pada jalur produktivitas dan profitabilitas berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perseroan meyakini bahwa dukungan dari Danantara sebagai wujud penguatan BUMN strategis sebagai pilar industri nasional. Juga, keberlanjutan operasional Krakatau Steel sejatinya merupakan kepentingan strategis bagi kemandirian industri baja Indonesia.

Managing Director Business-3 Danantara Asset Management, Febriany Eddy, memastikan Krakatau Steel menjadi industri strategis nasional yang perlu disehatkan dalam waktu dekat. Hal ini mengingat proyeksi terkait kebutuhan baja domestik dan regional yang terus meningkat seiring perkembangan sektor konstruksi, transportasi, dan manufaktur.

“Pertumbuhan industri baja selalu selaras dengan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, melihat industri baja tidak bisa hanya dari kondisi hari ini,” ujar Febriany Eddy pada keterangan resmi, Selasa (18/11).

Baca Juga :  Rene Babyshop Siap Hadir di Info Franchise Expo 2024, Tawarkan Peluang Kemitraan Menarik

Menurutnya, sektor baja merupakan investasi jangka panjang. Prioritas saat ini adalah membuat industri baja BUMN lebih efisien, sehingga penyehatan Krakatau Steel dinyatakan tepat masuk pada agenda tersebut.

“Investasinya bersifat jangka panjang 10 sampai 15 tahun ke depan. You invest for tomorrow, not today. Tetapi hari ini industrinya tetap harus efisien dan efektif,” jelas Febriany Eddy.

Dukungan Danantara kepada Krakatau Steel memiliki relevansi strategis dengan agenda pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kemandirian industri nasional, mempercepat hilirisasi manufaktur dalam negeri, memastikan kedaulatan rantai pasok baja untuk pembangunan infrastruktur dan pertahanan, serta memperbesar kapasitas produksi industri strategis bangsa.

Optimis Cetak Laba di Tahun 2025

Sejalan dengan dukungan yang diberikan oleh Danantara, Krakatau Steel telah menunjukkan komitmennya dalam melakukan pembenahan. Perseroan berhasil membukukan laba sebesar Rp401 miliar pada kuartal III 2025.

Krakatau Steel pun memberikan apresiasi kepada beberapa Kreditur yang telah menyetujui program Penyelesaian Kewajiban Dipercepat dengan Keringanan atau (“Haircut”), sehingga Perseroan dapat mencatatkan kinerja baik tersebut. Diketahui, haircut tahap pertama telah dilakukan pada bulan September 2025 dengan empat bank swasta.

Dari total kewajiban sebesar USD 200 juta (termasuk utang bunga dan denda), Perseroan melakukan pembayaran sebesar USD 35 juta. Dengan demikian, PTKS memperoleh discount atau haircut sekitar 82,5% dari total kewajiban tersebut. Dari transaksi ini PTKS membukukan laba haircut USD 157 Juta.

Total dari transaksi haircut ini adalah Perseroan akan membukukan laba sebesar USD 295 juta dan menurunkan kewajiban pokok restrukturisasi hingga 20% (berkurang USD 290 juta). Selain itu, transaksi ini juga memberikan penghematan beban bunga sekitar USD 3,5 juta per tahun.

Baca Juga :  Film "Bukan Jodoh Biasa Nih", Aksi Kocak dan Petualangan Seru

“Krakatau Steel menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi menyeluruh. Tujuannya adalah agar perusahaan tidak hanya dapat keluar dari tekanan finansial, tetapi juga tumbuh sebagai perusahaan yang kompetitif, berkelanjutan, dan mampu mendukung pembangunan nasional,” jelas Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Dengan struktur permodalan yang lebih sehat dan produktivitas yang kembali optimal, Perseroan optimis menutup tahun 2025 dalam posisi kinerja positif, sekaligus memperkuat peran Krakatau Steel dalam rantai pasok baja nasional.

Tentang Krakatau Steel Tbk

Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel dan Group mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyedia air industri maupun penyediaan energi dalam bentuk power plant serta beberapa ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang. Krakatau Steel saat ini berkomitmen kuat untuk melakukan transformasi dengan semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform” yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, membangun kepercayaan dan transparansi dengan pemangku kepentingan, serta menarik investor. Transformasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk perbaikan Human Capital, pengembangan bisnis hilir, dan peningkatan bisnis infrastruktur.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia
Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas
Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220
Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall
Melalui PT Enero, Holding Perkebunan Nusantara Sukses Produksi 32 Juta Liter Bioetanol
Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra
Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman
5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:17

Profesor BINUS Masuk Top 50 Most Influential People in Tacit Knowledge Dunia

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:13

Binusian Hadir di Art Jakarta Papers 2026: Mengangkat Eksplorasi Seni Berbasis Kertas

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:40

Emas Masih di Jalur Penguatan, Kombinasi Sentimen Safe-Haven dan Sinyal Teknikal Buka Peluang Menuju $5.220

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:53

Hero Masa Depan Lahir di Sini: Pororo Star Chajgi Final Show Siap Cetak Hero Masa Depan di Pondok Indah Mall

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:23

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 9 Jember Perkuat Infrastruktur dan Siagakan Petugas Ekstra

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:24

Optimalkan Nilai Kendaraan, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai Cepat dan Aman

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:46

5 Pemimpin Global Pengiriman Internasional dan Rahasia Kesuksesan Mereka

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:34

Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Berita Terbaru