Koran Mandalika, Lombok Tengah – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Lombok Tengah mengirimkan delegasi khusus untuk mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) tingkat wilayah. Sebanyak enam kader terpilih diberangkatkan menuju lokasi pelatihan di Taman Nuraksa, Kabupaten Lombok Barat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Nusa Tenggara Barat ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Kamis (25/12/2025) hingga Minggu (28/12/2025).
Ketua PDPM Lombok Tengah, Samsul Hadi, menjelaskan bahwa keikutsertaan anggotanya dalam Diksar ini merupakan wujud kepatuhan terhadap alur kaderisasi formal di lingkungan organisasi otonom (Ortom) Pemuda Muhammadiyah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Kami mengirimkan enam personel untuk mengikuti pelatihan intensif ini. Bagi kami, Diksar KOKAM adalah proses vital untuk mencetak kader yang tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki ideologi kuat sebagai pelopor di persyarikatan,” ujar Samsul Hadi, Kamis (25/12/2025).
Samsul menambahkan, para peserta diharapkan mampu menyerap esensi tema kegiatan, yakni “KOKAM sebagai Pejuang Kemanusiaan, Kebencanaan, dan Ekologi”. Hal ini dinilai penting agar kader Pemuda Muhammadiyah Lombok Tengah siap terjun merespons isu-isu sosial dan lingkungan di daerahnya.
Keseriusan PDPM Lombok Tengah dalam proses kaderisasi ini juga mendapatkan atensi penuh dari pimpinan induk. Hal ini terlihat dari kehadiran Wakil Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lombok Tengah, Muhamad Hairi, yang turun langsung mengawal keberangkatan para peserta hingga ke lokasi acara.
Muhamad Hairi menegaskan, pendampingan yang dilakukan oleh unsur PDM merupakan bentuk dukungan moral dan struktural. Menurutnya, kesinambungan kepemimpinan Muhammadiyah di masa depan sangat bergantung pada kualitas perkaderan di tingkat angkatan muda saat ini.
”Kehadiran kami mengantar langsung para peserta adalah bukti bahwa Muhammadiyah Lombok Tengah memandang proses ini sangat penting. Sinergi antara PDM dan Pemuda Muhammadiyah harus terus dijaga demi melahirkan kader yang tangguh dan berkemajuan,” tutur Hairi.
Melalui Diksar ini, keenam kader asal Lombok Tengah tersebut akan digembleng bersama puluhan peserta lain se-NTB untuk membentuk karakter kesiapsiagaan, solidaritas kemanusiaan, dan loyalitas terhadap organisasi. (*)












