‎Pemprov NTB Siapkan Dua Skema Penanganan Sampah di TPA Kebon Kongok - Koran Mandalika

‎Pemprov NTB Siapkan Dua Skema Penanganan Sampah di TPA Kebon Kongok

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Pemprov NTB Siapkan Dua Skema Penanganan Sampah di TPA Kebon Kongok

Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan langkah terukur untuk menyelesaikan persoalan persampahan yang melibatkan Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, khususnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok.
‎
‎Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan penanganan dilakukan melalui dua skema utama, yakni solusi jangka pendek berupa perluasan landfill dan solusi jangka panjang melalui penerapan teknologi waste to energy (WTE).
‎
‎Langkah jangka pendek dinilai mendesak untuk memastikan layanan persampahan tetap berjalan hingga sistem pengelolaan permanen terwujud.
‎
‎“Untuk jangka pendek, kita tidak punya pilihan selain memperluas landfill. Ini harus segera dikerjakan agar tidak terjadi krisis sampah berulang,” ujar Iqbal dalam rapat koordinasi penanganan persampahan, Rabu (21/1).
‎
‎Pada pertemuan yang dihadiri Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dan Plh. Sekda Provinsi NTB itu, Ia menjelaskan, perluasan landfill akan dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan lahan yang telah siap secara teknis, sehingga mampu menambah daya tampung TPAR Kebon Kongok hingga sekitar dua tahun ke depan. Sementara itu, Pemprov NTB juga mendorong percepatan realisasi WTE sebagai solusi jangka panjang yang berkelanjutan.
‎
‎Menurut Iqbal, sejumlah perusahaan telah mengajukan proposal WTE dan pemerintah provinsi tengah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian PUPR untuk menyelaraskan regulasi, mengingat TPAR Kebon Kongok melayani dua daerah sekaligus, yakni satu kota dan satu kabupaten.
‎
‎Dalam skema pembiayaan penanganan jangka pendek, disepakati pembagian beban anggaran dengan proporsi 40 persen Pemerintah Provinsi NTB, 40 persen Pemerintah Kota Mataram, dan 20 persen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Pemerintah provinsi juga memastikan anggaran pembebasan lahan pendukung telah disiapkan.
‎
‎“Target kita jelas, penyelesaian jangka pendek harus tuntas tahun ini, sehingga tidak perlu lagi menetapkan status darurat sampah ke depan,” katanya. (*)

Baca Juga :  Pemprov NTB Kirim Bantuan untuk Banjir Sumbawa

Berita Terkait

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Menggerakkan Ekonomi Rakyat
Sapo Development Jadi Donatur Terbesar Pemulihan Desa Adat Sade, Kontribusi 40 Persen dari Total Dana
Bank NTB Syariah Perkuat Likuiditas Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan Rumah melalui ISEF 2026
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM hingga Pupuk Aman, Distribusi Terus Dipantau
Cegah Risiko Korupsi, Pokir yang Terindikasi Anomali Tidak Dapat Dilaksanakan
Lewat Program CERAH, NTB Perluas Akses Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas
Ironi di Jalur Rinjani, Fasilitas untuk Pendaki Malah Raib
Pariwisata Ramah Muslim, NTB Konsisten di Tiga Besar Nasional

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:02

70 tahun mengabdi, SUCOFINDO hadir melalui penyediaan Sarana Air Bersih di Sulawesi Selatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:02

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani Tekankan Manajemen Risiko Finansial Dalam Kolaborasi Edukasi di Universitas Sahid

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:02

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:02

Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:02

Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:02

SQUEEZE SUNDOWN VOL.8 BLEND BEYOND BOUNDARIES; Merayakan Kolaborasi dan Kreativitas Tanpa Batas dalam Ekosistem Hospitality

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:02

Mahasiswa BINUS @Bandung Ini Bangun Bisnis Pertanian yang Kini Jangkau 59 Mitra Toko di 9 Kota

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:02

SUCOFINDO Dorong Pengelolaan Minyak Jelantah Bernilai Tambah melalui Peresmian UCOllect Box

Berita Terbaru

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Teknologi

Cara Buat Nabung Emas Lebih Menyenangkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:02