Musrenbang RKPD 2027 Lombok Tengah Soroti Pengangguran di Tengah Perbaikan Indikator Makro - Koran Mandalika

Musrenbang RKPD 2027 Lombok Tengah Soroti Pengangguran di Tengah Perbaikan Indikator Makro

Kamis, 9 April 2026 - 11:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musrenbang RKPD 2027 Lombok Tengah Soroti Pengangguran di Tengah Perbaikan Indikator Makro

Koran Mandalika, Lombok Tengah (NTB) – Kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2027 menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah, sekaligus menyoroti berbagai capaian dan tantangan yang masih dihadapi. Forum perencanaan tahunan ini digelar pada Rabu (8/4/2026) di Swiss Bellcourt Hotel Lombok.

Musrenbang tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Lombok Tengah H.L. Pathul Bahri dan dihadiri Wakil Bupati H. M. Nursiah, Ketua DPRD H. L. Ramdhan, anggota Forkopimda, perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta kalangan akademisi.

Dalam sambutannya, Bupati Pathul Bahri menyampaikan bahwa kondisi makro Kabupaten Lombok Tengah menunjukkan tren yang positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan, angka stunting berada di 9,81 persen, dan angka kemiskinan sebesar 10,14 persen yang dinilai semakin membaik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dilihat dari indikator makro, angka harapan hidup di Lombok Tengah berada di angka 74,” ujarnya.

Baca Juga :  Pembukaan MTQ NTB Sukses Digelar, Gubernur Iqbal: Sebagai Warga Loteng Saya Bangga

Selain itu, ia juga menyoroti keberhasilan kebijakan sosial yang telah dirasakan masyarakat, seperti jaminan tunjangan kematian bagi seluruh RT, kepala dusun, petani, petani tembakau, serta kader posyandu—yang belum sepenuhnya diterapkan di daerah lain.

Namun demikian, Bupati Pathul Bahri mengakui masih adanya tantangan yang perlu segera diatasi, terutama meningkatnya angka pengangguran yang dipengaruhi oleh pembangunan yang belum optimal.

“Hanya saja untuk angka pengangguran semakin bertambah, karena faktor pembangunan yang kurang,” ucapnya.

Sementara itu, dalam forum Musrenbang tersebut, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB telah menetapkan 17 desa di Lombok Tengah sebagai lokasi prioritas percepatan penanganan kemiskinan ekstrem tahun 2025.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur NTB Nomor 100.3.3.1-569 Tahun 2025 tentang lokasi prioritas pelaksanaan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Provinsi NTB.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Tengah Peringati Maulid, Bupati: Miliki Nilai Religi Luar Biasa

Menurutnya, penetapan desa prioritas ini merupakan bagian dari strategi pemerintah agar intervensi program lebih tepat sasaran, terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

Sebanyak 17 desa tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Batukliang, Batukliang Utara, Jonggat, Praya Barat, Praya Barat Daya, Praya Tengah, Pringgarata, hingga Pujut. Desa-desa yang masuk kategori prioritas meliputi Barabali, Beber, Tanak Beak, Labulia, Sukarara, Ubung, Kateng, Penjajak, Selong Belanak, Kabul, Pandan Indah, Kelebuh, Pemepek, Bangket Parak, Sengkol, Tanak Awu, dan Tumpak.

Baiq Nelly menegaskan bahwa keberhasilan program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, baik dari pemerintah daerah, perangkat desa, maupun dukungan masyarakat, dengan berbagai intervensi mulai dari peningkatan layanan dasar hingga penguatan ekonomi masyarakat. (wan)

 

Berita Terkait

Panitia Pastikan Keabsahan Ijazah Kepala Desa Bunut Baok Terpilih, Terverifikasi di PKBM Dianda
DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027
MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi
Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari
Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Sinergi DP3AP2KB guna Tekan Angka Pernikahan Dini dan Stunting
Tekan Risiko Stunting Sejak Dini, Pemkab Loteng Petakan 35 Ribu Pasangan Usia Subur secara By Name By Address
Optimisme Lombok Tengah Bebas Stunting: Intervensi Berkelanjutan Menyasar Sanitasi Hingga Pernikahan Dini

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:02

SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan

Senin, 2 November 2026 - 15:02

Kembangkan Usaha Toko Pakaian dan Layani Kebutuhan Transaksi Masyarakat melalui BRILink

Senin, 2 November 2026 - 15:02

OJK Amankan Rp 825 Miliar Dana Korban Penipuan, Investor Kripto Waspadai Modus Scam

Senin, 2 November 2026 - 14:02

Bukan Sekadar Toko Resmi, Ini Alasan Hoops Indonesia Beda dari yang Lain

Senin, 2 November 2026 - 13:02

Punya Kemampuan Bahasa Jepang atau Mandarin? Cek 3 Peluang Kerja di Bidang Customer Experience

Senin, 2 November 2026 - 13:02

Mahasiswi Visual Communication Design BINUS @Bandung Tekuni Passion Kreatif Lewat Study Abroad di Korea Selatan

Senin, 2 November 2026 - 12:02

Salurkan Kredit untuk Pedagang Sayur 24 Jam di Pasar Lontar Kramat Jaya, Bukti Nyata Dukungan BRI terhadap UMKM

Senin, 2 November 2026 - 12:02

Kaya Aset Belum Tentu Kaya Kas: Pelajaran Likuiditas dari Barang Mewah

Berita Terbaru